Ketika seseorang dihadapkan pada beberapa pilihan yang sulit dan tidak mampu menganalisisnya dengan jelas, sebagian orang biasanya mencari bantuan dari orang dengan kemampuan supranatural atau mencoba menemukan petunjuk dari alam. Dalam Islam, kebiasaan ini diarahkan ke cara yang lebih benar, yaitu melalui shalat Istikharah. Shalat Istikharah adalah ibadah untuk meminta petunjuk kepada Allah dalam memilih di antara beberapa opsi.
Mengapa Shalat Istikharah Disarankan?
Manusia memiliki banyak keterbatasan, termasuk ketidakmampuan untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Oleh karena itu, jika seseorang dihadapkan pada pilihan sulit, ia dianjurkan untuk meminta petunjuk dan pertolongan dari Allah. Hal ini sesuai dengan firman Allah:
“Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Tidak ada pilihan bagi mereka (jika Allah telah menentukan). Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan. Dan Tuhanmu mengetahui apa yang disembunyikan dalam dada mereka dan apa yang mereka nyatakan. Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Segala puji bagi-Nya di dunia dan di akhirat, dan kepada-Nya segala keputusan, dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan.โ (QS. Al-Qasas: 68-70)
Hukum Shalat Istikharah
Para ulama sepakat bahwa hukum shalat Istikharah adalah sunnah. Ketika seseorang menghadapi pilihan sulit, disarankan untuk melaksanakan shalat Istikharah agar mendapat keyakinan dan petunjuk dari Allah untuk memilih yang terbaik.
Dalil Shalat Istikharah
Dalil shalat Istikharah adalah
ุนู ุฌุงุจุฑ ุจู ุนุจุฏ ุงููู ุฑุถู ุงููู ุนููู ุง ูุงู: ( ูุงู ุฑุณูู ุงููู ( ูุนูู ูุง ุงูุงุณุชุฎุงุฑุฉ ูู ุงูุฃู ูุฑ ูููุง ูู ุง ูุนูู ูุง ุงูุณูุฑุฉ ู ู ุงููุฑุขูุ ูููู: (ุฅูุฐูุง ููู ูู ุฃูุญูุฏูููู ู ุจูุงููุฃูู ูุฑู ููููููุฑูููุนู ุฑูููุนูุชููููู ู ููู ุบูููุฑู ุงููููุฑููุถูุฉู ุซูู ูู ูููููููู ุงููููููู ูู ุฅููููู ุฃูุณูุชูุฎููุฑููู ุจูุนูููู ููู ููุฃูุณูุชูููุฏูุฑููู ุจูููุฏูุฑูุชููู ููุฃูุณูุฃููููู ู ููู ููุถููููู ููุฅูููููู ุชูููุฏูุฑู ููููุง ุฃูููุฏูุฑู ููุชูุนูููู ู ููููุง ุฃูุนูููู ู ููุฃูููุชู ุนููููุงู ู ุงููุบููููุจู ุงููููููู ูู ููุฅููู ููููุชู ุชูุนูููู ู ููุฐูุง ุงููุฃูู ูุฑู ุซูู ูู ุชูุณูู ููููู ุจูุนููููููู ุฎูููุฑูุง ููู ููู ุนูุงุฌููู ุฃูู ูุฑูู ููุขุฌููููู ููุงูู ุฃููู ููู ุฏููููู ููู ูุนูุงุดูู ููุนูุงููุจูุฉู ุฃูู ูุฑูู ููุงููุฏูุฑููู ููู ููููุณููุฑููู ููู ุซูู ูู ุจูุงุฑููู ููู ููููู ุงููููููู ูู ููุฅููู ููููุชู ุชูุนูููู ู ุฃูููููู ุดูุฑูู ููู ููู ุฏููููู ููู ูุนูุงุดูู ููุนูุงููุจูุฉู ุฃูู ูุฑูู ุฃููู ููุงูู ููู ุนูุงุฌููู ุฃูู ูุฑูู ููุขุฌููููู ููุงุตูุฑูููููู ุนููููู ููุงููุฏูุฑู ููู ุงููุฎูููุฑู ุญูููุซู ููุงูู ุซูู ูู ุฑูุถููููู ุจููู)
Artinya: Dari Jabir bin Abdullah r.a. berkata: Rasulullah saw mengajarkan kepada kami istiharah pada semua perkara sebagaimana beliau mengajarkan al-Quran. Beliau bersabda:โApabila salah satu dari kalian dihadapkan pada permasalahan maka hendaknya ia shalat dua rakaat selain shalat fardlu, kemudian hendaknya ia berdoa (artinya) Ya Allah sesungguhnya aku meminta pilihan-Mu dengan ilmu-Mu, dan meminta keputusan dengan ketentuan-Mu, Aku meminta kemurahan-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan aku tidak ada daya untuk menentukan, Engkaulah yang mengetahui dan aku tidaklah tahu apa-apa, Engkaulah yang Maha Mengetahui perkara gaib. Ya Allah sekiranya Engkau mengetahui bahwa perkara ini (lalu menyebutkan masalahnya) adalah baik bagiku saat ini dan di waktu yang akan datang, atau baik bagi agamaku dan kehidupanku serta masa depanku maka tentukanlah itu untukku dan mudahkanlah ia bagiku lalu berkatilah. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa perkara itu buruk bagiku untuk agamaku dan kehidupanku dan masa depan perkaraku, atau bagi urusanku saat ini dan di masa mendatang, maka jauhkanlah ia dariku dan tentukanlah bagiku perkara yang lebih baik darinya, apapun yang terjadi, lalu ridlailah ia untukkuโ. (H.R. Ahmad, Bukhari dan Ashabussunan).
Dalil lain shalat Istikharah adalah hadist riwayat Muslim yang menceritakan pada saat Zainab ra akan dipersunting oleh Rasulullah saw, beliau menjawab โAku belum bisa memberi jawaban hingga aku melakukan istikharah kepada Tuhanku. Lalu beliau memasuki tempat shalatnya dan turunlah Al-Qurโan.
Waktu Pengerjaan
Dalam Istikharah, Siapakah yang Memilih?
Setiap manusia diberi karunia oleh Allah akal dan nalar. Dengan kedua karunia tersebut, manusia bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan kedua karunia tersebut, manusia memiliki kemampuan untuk menganalisa dan menentukan pilihannya dalam urusan dunia.
Selain itu, Islam juga mengajarkan kepada manusia bagaimana menentukan apakah perkara tersebut baik atau buruk. Rasulullah saw bersabda,
โุงููุจูุฑูู ู ูุง ุงุทูู ูุฃูููู ุฅููููููู ุงููููููุจู ููุงุทูู ูุฃููููุชู ุฅููููููู ุงููููููุณู ููุงููุฅูุซูู ู ู ูุง ุญูุงูู ููู ุงููููููุจู ููุชูุฑูุฏููุฏู ููู ุงูุตููุฏูุฑูโ
Artinya: kebaikan adalah apa yang membuat hati tenang dan mejadikan nafsu tenang, keburukan adalah apa yang membuat hati gelisah dan menimbulkan keraguanโ (H.R. Ahmad)
Dalam masalah jodoh, Rasulullah saw bersabda,
โุชูููููุญู ุงููู ูุฑูุฃูุฉู ููุฃูุฑูุจูุนู ููู ูุงููููุง ููููุญูุณูุจูููุง ููููุฌูู ูุงููููุง ููููุฏููููููุง ููุงุธูููุฑู ุจูุฐูุงุชู ุงูุฏููููู ุชูุฑูุจูุชู ููุฏูุงููโ
Artinya: Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, yaitu karena hartanya, kedudukannya, kecantikannya, dan agamanya. Carilah yang mempunyai agama niscaya kamu beruntungโ (H.R. Muslim).
Hadits di atas menunjukkan bahwa memilih merupakan tugas manusia. Islam memberikan petunjuk rambu-rambu untuk memilih dengan baik.
Rasulullah saw juga mencontohkan dalam sebuah hadist,
โู ูุง ุฎููููุฑู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุจููููู ุฃูู ูุฑููููู ุฃูุญูุฏูููู ูุง ุฃูููุณูุฑู ู ููู ุงููุขุฎูุฑู ุฅููููุง ุงุฎูุชูุงุฑู ุฃูููุณูุฑูููู ูุง ู ูุง ููู ู ูููููู ุฅูุซูู ูุง ููุฅููู ููุงูู ุฅูุซูู ูุง ููุงูู ุฃูุจูุนูุฏู ุงููููุงุณู ู ูููููโ
Artinya: Rasulullah saw ketika dihadapkan dua pilihan, beliau selalu memilih yang termudah selama itu tidak mengandung dosa, apabila itu mengandung dosa maka beliau menjauhinyaโ (H.R. Muslim).
Pada Masalah Apa Disunnahkan Shalat Istikharah?
Shalat Istikharah disunnahkan untuk dikerjakan pada saat dihadapkan pada pilihan yang halal, sepertiย perdagangan, pekerjaan, pernikahan dan sebagainya.
Rasulullah saw bersabda,
โู ู ุณุนุงุฏุฉ ุงุจู ุขุฏู ุงุณุชุฎุงุฑุชู ุฅูู ุงููู ุ ูู ู ุดูุงูุฉ ุงุจู ุขุฏู ุชุฑูู ุงุณุชุฎุงุฑุฉ ุงูููโ
Artinya: termasuk kemuliaan bani Adam adalah ia mau beristikharah kepada Allah, dan termasuk kedurhakaannya adalah manakala ia tidak mau beristikharah kepada Allahโ (H.R. Hakim).
Jawaban Istikharah
Tidak ada aturan khusus atau dalil yang menjelaskan kapan dan bagaimana Allah menjawab doa setelah shalat Istikharah. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan tetap berada di tangan manusia. Allah tidak langsung menentukan pilihan untuk seseorang. Meski begitu, dianjurkan untuk memohon agar Allah memberikan kekuatan dalam membuat keputusan.
Menurut ulama besar seperti Syafii, Iz bin Abdussalam, setelah melaksanakan shalat Istikharah, seseorang sebaiknya mengambil keputusan berdasarkan keyakinannya. Kamaluddin Zamlakani juga berpendapat bahwa setelah shalat Istikharah, seseorang harus mengambil keputusan yang ia yakini benar, terlepas dari apakah itu sesuai dengan bisikan hatinya atau tidak. Sebab, kebaikan terletak pada keyakinan, bukan semata-mata pada apa yang terasa cocok di hati. Hal ini karena bisikan hati sering kali dipengaruhi oleh emosi atau perasaan pribadi.
Imam Qurtubi menekankan pentingnya membersihkan hati dari pengaruh-pengaruh yang dapat mengaburkan keputusan. Ibnu Hajar juga menyarankan agar seseorang tidak mengikuti kecenderungan hati yang mungkin telah terpengaruh sebelum melaksanakan shalat Istikharah.
Setelah memilih dengan analisis dan pertimbangan yang matang, sikap tawakkal sangat dianjurkan. Dengan menyerahkan hasilnya kepada Allah, semoga keputusan yang diambil menjadi yang terbaik dan diberi kemudahan dalam menjalankannya.
Sumber: https://satujam.com/shalat-istikharah/