LAMPUNG SELATAN – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Wilayah Lampung resmi menggelar prosesi Pelantikan dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) periode 2025-2027. Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Universitas Islam An Nur Lampung, Sidoharjo, Jati Agung, Lampung Selatan, pada Jumat (5/9/2025).
Mengusung tema besar “Revitalisasi Peran Koordinator Wilayah sebagai Pilar Gerakan Mahasiswa Nahdlatul Ulama yang Responsif dan Solutif dengan Talkshow Inovasi Ketahanan Pangan untuk Mendukung Kemandirian Umat,” kegiatan ini menjadi momentum bersejarah dengan dilantiknya Ibtihad Sabila Rusman sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) perempuan pertama dalam sejarah BEM PTNU Lampung.
Ketua Pelaksana, Syahrul Tanjung, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelantikan ini dihadiri oleh perwakilan dari 15 kampus yang terafiliasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang tersebar di 9 kabupaten di Provinsi Lampung.
“Ini adalah fase penguatan peran wilayah sebagai ujung tombak pergerakan mahasiswa NU. Revitalisasi ini bukan sekadar kata, tapi panggilan moral agar mahasiswa NU responsif dan solutif, tidak hanya menjadi penonton di tengah permasalahan bangsa yang kompleks,” ujar Syahrul.
Apresiasi Pemerintah dan Pesan Kebangsaan
Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kadis Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, S.E., M.AP., memberikan apresiasi tinggi atas pelantikan ini. Dalam keynote speech-nya, Ganjar menyoroti isu krusial mengenai ketahanan pangan yang menjadi tema acara.
“Perang global saat ini bukan lagi fisik, melainkan pangan, energi, dan data. Rata-rata usia petani kita di atas 48 tahun, anak muda mulai enggan bertani. Ini tantangan bagi mahasiswa NU untuk masuk ke sektor pertanian digital. Visi ‘Lampung Maju’ membutuhkan motor penggerak, dan salah satu yang terpenting adalah Nahdlatul Ulama,” tegas Ganjar.
Senada dengan hal tersebut, Kapolda Lampung yang diwakili oleh Karo SDM Polda Lampung, Kombes Pol. Ade Yaman, menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan aparat penegak hukum. Ia juga memuji terpilihnya pemimpin perempuan sebagai langkah progresif.
“Mahasiswa adalah jembatan dan corong masyarakat. Kami terbuka untuk koordinasi. Mari sampaikan aspirasi dengan bijak sesuai undang-undang, tanpa perlu ada tindakan anarkis yang merugikan kita bersama,” pesan Ade Yaman.
Struktural Baru dan Harapan Akademisi
Prosesi pelantikan dipimpin oleh perwakilan Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Muhammad Fauzi (Wakil Sekretaris Nasional) dan Afiful Hikam. Dalam Surat Keputusan yang dibacakan, ditetapkan struktur Badan Pengurus Harian BEM PTNU Wilayah Lampung 2025-2027, antara lain:
-
Koordinator Wilayah: Ibtihad Sabila Rusman
-
Sekretaris Wilayah: Muhammad Khairuddin Yusuf
-
Bendahara Wilayah: Syahrul Tanjung
Rektor Universitas Islam An Nur Lampung yang diwakili oleh Dr. K.H. Ahmad Rifai Abun, M.Hum, dalam sambutannya mengingatkan agar pengurus baru dapat menjaga stabilitas kampus dan mengedepankan cara-cara humanis dalam menyelesaikan masalah.
“BEM harus menjembatani kebijakan kampus dengan mahasiswa secara arif dan bijak. Konstruksi kembali nilai pergerakan yang inovatif dan inklusif, bukan dengan cara merusak fasilitas negara,” tuturnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung Dr. K.H. Abdul Adib, M.Pd.I, Anggota DPRD Provinsi Lampung H. Ahmad Basuki, M.Pd.I, jajaran Dekan Universitas Islam An Nur, serta perwakilan Badan Otonom NU seperti Muslimat dan Fatayat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Talkshow Inovasi Ketahanan Pangan dan doa bersama yang dipimpin oleh Dewan Pembina BEM PTNU Lampung, H. Muhammad Muslih, S.H., M.H., sebagai wujud ikhtiar mahasiswa NU dalam mendukung kemandirian bangsa.
TENTANG BEM PTNU: BEM PTNU adalah wadah berhimpunnya badan eksekutif mahasiswa dari perguruan tinggi di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang berfokus pada pengembangan intelektual, gerakan sosial, dan pengabdian masyarakat berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.