Menu Tutup

Apa Gunanya Kita Qurban? Berikut Penjelasannya

Qurban adalah ibadah yang dilakukan dengan menyembelih hewan tertentu pada hari raya Idul Adha dan tiga hari tasyrik sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah. Qurban memiliki dasar hukum dan keutamaan yang tinggi dalam Islam, serta mengandung hikmah dan manfaat sosial yang besar. Lalu, apa sebenarnya gunanya kita qurban?

Dasar Hukum Qurban

Qurban disyariatkan berdasarkan dalil-dalil dari al-Qur’an dan hadis Nabi. Beberapa dalil yang menjelaskan tentang qurban antara lain:

– Surat al-Kautsar (108): 1-2

> Sesungguhnya Kami (Allah) telah memberikan engkau (Muhammad) ni’mat yang banyak, maka shalatlah kamu karena Tuhanmu dan sembelihlah (kurbanmu).

– Surat al-Hajj (22): 36

> Dan unta-unta itu Kami jadikan untuk-mu bagian dari syi’ar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya. Maka sebutlah nama Allah (ketika kamu akan menyembelihnya) dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat). Kemudian apabila telah rebah (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang-orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (tidak meminta-minta) dan orang-orang yang meminta. Demikianlah Kami tundukkan (unta-unta itu) kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur.

– Hadis Nabi dari Jabir¹⁴

> Saya shalat ‘Idul Adlha bersama Rasulullah saw, kemudian setelah selesai, kepada beliau diberikan seekor kibasy (kambing yang besar) lalu beliau menyembelihnya seraya berdoa: Bismillahi wallahu akbar, Allahumma hadza ‘anniy wa ‘an man lam yudlahhi min ummatiy (Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, Wahai Allah, ini dariku dan dari orang yang tidak berqurban dari umatku).

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum qurban, ada yang mengatakan wajib dan ada pula yang berpendapat sunnah. Menurut Imam Abu Hanifah⁶, qurban bagi penduduk yang mampu dan tidak dalam keadaan safar (bepergian), hukumnya adalah wajib. Sedangkan menurut Imam Malik⁶ dan Imam al-Syafi’i⁶, qurban hukumnya adalah sunnah muakkad, atau sunnah yang dikuatkan. Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan ibadah qurban sejak disyariatkannya sampai beliau wafat.

Keutamaan Qurban

Qurban memiliki keutamaan yang sangat besar di sisi Allah. Beberapa keutamaan qurban antara lain:

– Qurban adalah amalan yang paling dicintai oleh Allah pada hari raya Idul Adha¹⁴

> Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.

– Qurban adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah⁶⁷

> Kata kurban menurut etimologi berasal dari bahasa Arab qariba – yaqrabu – qurban wa qurbanan wa qirbanan, yang artinya dekat. Maksudnya yaitu mendekatkan diri kepada Allah, dengan mengerjakan sebagian perintah-Nya.

– Qurban adalah ungkapan syukur kepada Allah yang telah memberikan nikmat yang banyak⁶⁷

> Sesungguhnya Kami (Allah) telah memberikan engkau (Muhammad) ni’mat yang banyak, maka shalatlah kamu karena Tuhanmu dan sembelihlah (kurbanmu).

– Qurban adalah realisasi ketakwaan seseorang kepada Allah⁶

> Tidaklah sampai kepada Allah daging-dagingnya dan tidak (pula) darah-darahnya, tetapi yang sampai kepada-Nya ialah ketakwaan dari kamu. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu, supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (Q.S. Al-Hajj: 37)

Hikmah dan Manfaat Sosial Qurban

Qurban tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi sesama manusia, terutama orang-orang yang membutuhkan. Beberapa hikmah dan manfaat sosial qurban antara lain:

– Qurban adalah teladan dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail⁶⁷

> Qurban mengingatkan kita akan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang rela mengorbankan harta dan jiwa mereka untuk Allah. Nabi Ibrahim bersedia menyembelih putranya Nabi Ismail sesuai perintah Allah, sedangkan Nabi Ismail bersedia dikorbankan oleh ayahnya. Keduanya menunjukkan kesabaran, ketaatan, dan kecintaan kepada Allah yang luar biasa.

– Qurban adalah sarana untuk berbagi nikmat dengan sesama⁶⁷⁸

> Qurban mengajarkan kita untuk berbagi nikmat dengan sesama, terutama dengan orang-orang yang tidak mampu. Daging qurban harus dibagikan kepada orang-orang fakir miskin, tetangga, kerabat, dan keluarga. Dengan demikian, qurban dapat mempererat tali persaudaraan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

– Qurban adalah sarana untuk menghilangkan egoisme dan keserakahan⁶⁷

> Qurban mengajarkan kita untuk menghilangkan egoisme dan keserakahan dalam diri kita. Qurban menuntut kita untuk mengeluarkan sebagian harta kita untuk menyembelih hewan demi Allah. Qurban juga menuntut kita untuk tidak menyimpan daging qurban untuk diri sendiri saja, tetapi harus membagikannya kepada orang lain.

– Qurban adalah sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat³⁸

> Qurban dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini. Qurban dapat membantu memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat yang kurang mampu. Qurban juga dapat membantu perekonomian peternak dan pedagang hewan kurban.

Kesimpulan

Qurban adalah ibadah yang memiliki dasar hukum, keutamaan, hikmah, dan manfaat sosial yang besar. Qurban adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, mengungkapkan syukur atas nikmat-Nya, merealisasikan ketakwaan kepada-Nya, meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, berbagi nikmat dengan sesama, menghilangkan egoisme dan keserakahan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, mari kita qurban sebagai bentuk pengabdian kita kepada Allah dan sesama manusia.

Sumber:
(1) Terbitkan Edaran Pelaksanaan Kurban, Menag: Panduan untuk Jaga …. https://kemenag.go.id/read/terbitkan-edaran-pelaksanaan-kurban-menag-panduan-untuk-jaga-kesehatan-masyarakat-ggyky.
(2) Tuntunan Qurban – Muhammadiyah. https://muhammadiyah.or.id/tuntunan-qurban/.
(3) Dasar Hukum dan Hikmah Perintah Kurban – Muhammadiyah. https://muhammadiyah.or.id/dasar-hukum-dan-hikmah-perintah-kurban/.
(4) Kurban untuk Orang yang sudah Meninggal, Bolehkah? – Muhammadiyah. https://muhammadiyah.or.id/kurban-untuk-orang-yang-sudah-meninggal-bolehkah/.
(5) Kurban, Berpahala dan Memberi Manfaat Sosial – NU Online. https://nu.or.id/daerah/kurban-berpahala-dan-memberi-manfaat-sosial-BjM8f.
(6) Kumpulan Artikel tentang Ibadah Kurban – Topik di NU Online. https://www.nu.or.id/topik/read/25/kumpulan-artikel-tentang-ibadah-kurban-.
(7) Hukum, Makna, Jenis Hewan, dan Ketentuan Ibadah Kurban | NU … – NU Online. https://islam.nu.or.id/haji-umrah-dan-kurban/hukum-makna-jenis-hewan-dan-ketentuan-ibadah-kurban-SSAkT.
(8) Ketentuan-ketentuan dalam Qurban | NU Online. https://islam.nu.or.id/post/read/25437/ketentuan-ketentuan-dalam-qurban.
(9) Berkurban Wajib atau Sunnah? – Suara Muhammadiyah. https://bing.com/search?q=muhammadiyah+qurban.
(10) Hakikat Kurban dalam Islam – Suara Muhammadiyah. https://suaramuhammadiyah.id/2021/07/05/hakikat-kurban/.
(11) Berkurban Wajib atau Sunnah? – Suara Muhammadiyah. https://suaramuhammadiyah.id/2021/06/08/berkurban-wajib-atau-sunnah/.
(12) . https://bing.com/search?q=kemenag+qurban.
(13) Kementerian Agama. https://sinadinejatim.kemenag.go.id.
(14) Kementerian Agama RI. https://kemenag.go.id.
(15) Kurban – Kemenag. https://kemenag.go.id/tag/kurban.
(16) Ibadah Qurban Merupakan Motivasi Untuk Lebih Peduli. https://sulteng.kemenag.go.id/berita/detail/ibadah-qurban-merupakan-motivasi-untuk-lebih-peduli.

Baca Juga: