Guru Penggerak adalah program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Indonesia. Tujuannya adalah untuk menciptakan pemimpin pembelajaran yang berfokus pada murid di lingkungan sekolah. Program ini dirancang untuk mengembangkan profesionalisme guru, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam komunitas pendidikan, serta mendukung dan mengembangkan sekolah serta komunitas di sekitarnya.
Tujuan dan Manfaat Program Guru Penggerak
Program ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi pedagogik dan kepemimpinan guru agar mampu:
- Merencanakan, menjalankan, merefleksikan, dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid.
- Berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas guna meningkatkan kualitas sekolah serta mendorong kepemimpinan murid.
- Mengembangkan komunitas belajar yang berkelanjutan di lingkungan sekolah, menciptakan ruang diskusi yang positif, serta memfasilitasi kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan.
Program ini memberikan pelatihan intensif yang mencakup pembelajaran daring, lokakarya, dan pendampingan individu. Guru yang mengikuti program diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang didapat secara langsung melalui praktik nyata di sekolah.
Tahapan dan Proses Menjadi Guru Penggerak
Untuk menjadi Guru Penggerak, terdapat beberapa tahapan seleksi dan pelatihan yang harus dilalui, yaitu:
- Seleksi Administrasi dan Tes: Calon guru penggerak harus mengisi formulir pendaftaran dan mengikuti serangkaian tes, termasuk esai dan simulasi mengajar. Setelah lolos seleksi awal, peserta akan menjalani pelatihan selama sekitar sembilan bulan.
- Pelatihan Daring dan Lokakarya: Pelatihan ini terdiri dari modul-modul pembelajaran daring serta lokakarya yang diadakan secara berkala. Program ini juga melibatkan pendampingan individu oleh fasilitator untuk membantu penerapan pengetahuan di sekolah.
- Pendampingan dan Praktik Langsung: Selama pelatihan, calon Guru Penggerak menerima pendampingan intensif untuk mengimplementasikan keterampilan yang telah dipelajari.
Kompetensi yang Dikembangkan
Guru Penggerak diharapkan memiliki kompetensi-kompetensi berikut:
- Pedagogik: Mampu memahami dan menerapkan metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid.
- Kepribadian: Memiliki integritas moral, emosional, dan spiritual yang tinggi.
- Sosial: Mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk siswa, orang tua, dan komunitas.
- Profesional: Menguasai materi pelajaran secara mendalam dan mengembangkan diri secara berkelanjutan melalui refleksi dan kolaborasi.
Peran dan Tanggung Jawab Guru Penggerak
Guru Penggerak tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran dan agen perubahan di sekolah. Mereka bertanggung jawab untuk:
- Menggerakkan komunitas belajar di sekolah dan wilayah sekitarnya.
- Berperan sebagai pengajar praktik bagi guru lain, membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan pembelajaran.
- Menciptakan ruang diskusi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pendidikan.