Menu Tutup

Apakah Harus Mandi Wajib Sebelum Puasa Senin Kamis?

Puasa Senin Kamis adalah salah satu puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Puasa ini memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik secara rohani maupun jasmani. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menjalankan puasa Senin Kamis, salah satunya adalah mandi wajib.

Mandi wajib adalah mandi untuk membersihkan diri dari hadas besar, yaitu keadaan yang mengharuskan seseorang untuk mandi sebelum melakukan ibadah seperti shalat atau puasa. Ada enam hal yang menyebabkan hadas besar, yaitu:

  1. Keluar mani (sperma) karena berbagai sebab, seperti mimpi basah, onani, atau hubungan intim.
  2. Berhubungan intim, baik sampai keluar mani atau tidak.
  3. Haid, yaitu darah yang keluar dari rahim wanita setiap bulan.
  4. Nifas, yaitu darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan.
  5. Murtad, yaitu keluar dari Islam.
  6. Mati, yaitu meninggal dunia.

Jika seseorang mengalami salah satu hal di atas, maka ia wajib mandi untuk menghilangkan hadas besar sebelum melakukan ibadah. Mandi wajib ini memiliki tata cara dan bacaan niat tertentu, sesuai dengan penyebab hadas besar.

Lalu, bagaimana hukum mandi wajib sebelum puasa Senin Kamis? Apakah wajib dilakukan sebelum imsak atau boleh dilakukan setelah imsak? Berikut penjelasannya:

Mandi Wajib Sebelum Imsak

Mandi wajib sebelum imsak adalah mandi yang dilakukan sebelum waktu imsak tiba. Waktu imsak adalah waktu yang ditetapkan sebagai batas akhir makan dan minum sebelum memulai puasa. Waktu imsak biasanya 10 menit sebelum waktu subuh.

Mandi wajib sebelum imsak adalah mandi yang disyariatkan bagi orang yang berpuasa Senin Kamis jika ia mengalami hadas besar pada malam harinya. Misalnya, ia bermimpi basah atau berhubungan intim dengan pasangannya pada malam hari.

Mandi wajib sebelum imsak ini bertujuan untuk membersihkan diri dari hadas besar dan memulai puasa dalam keadaan suci. Jika seseorang tidak mandi wajib sebelum imsak, maka puasanya tidak sah dan harus diganti di hari lain.

Cara mandi wajib sebelum imsak adalah sebagai berikut:

  1. Niat mandi wajib sesuai dengan penyebab hadas besar. Misalnya, jika hadas besar karena mimpi basah, maka niatnya adalah:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنْ جُنَابَةٍ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari min junubatin fardhan lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dari junub (keluar mani) karena Allah Ta’ala.

  1. Membaca basmalah dan berwudhu seperti biasa.
  2. Membasuh seluruh tubuh dengan air bersih dan menggosoknya dengan tangan atau sabun.
  3. Memastikan tidak ada bagian tubuh yang tertinggal basuhan air, termasuk lipatan-lipatan tubuh seperti telinga, ketiak, pusar, dll.
  4. Mengusap kepala dengan air bersih dan menyisir rambut jika perlu
  1. Membasuh kedua kaki dengan air bersih dan menggosoknya dengan tangan atau sabun.

Bacaan niat mandi wajib sebelum imsak ini berbeda-beda sesuai dengan penyebab hadas besar. Berikut beberapa contoh niat mandi wajib sebelum imsak untuk puasa Senin Kamis:

  • Jika hadas besar karena berhubungan intim, maka niatnya adalah:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنْ جِمَاعٍ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari min jima’in fardhan lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dari jima’ (berhubungan intim) karena Allah Ta’ala.

  • Jika hadas besar karena haid, maka niatnya adalah:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنْ حَيْضٍ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari min haizhin fardhan lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dari haizh (haid) karena Allah Ta’ala.

  • Jika hadas besar karena nifas, maka niatnya adalah:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنْ نِفَاسٍ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari min nifasin fardhan lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dari nifas (nifas) karena Allah Ta’ala.

Mandi Wajib Setelah Imsak

Mandi wajib setelah imsak adalah mandi yang dilakukan setelah waktu imsak berlalu. Waktu imsak adalah waktu yang ditetapkan sebagai batas akhir makan dan minum sebelum memulai puasa. Waktu imsak biasanya 10 menit sebelum waktu subuh.

Mandi wajib setelah imsak adalah mandi yang boleh dilakukan bagi orang yang berpuasa Senin Kamis jika ia mengalami hadas besar setelah imsak. Misalnya, ia bermimpi basah atau berhubungan intim dengan pasangannya setelah imsak.

Mandi wajib setelah imsak ini tidak membatalkan puasa, asalkan seseorang tidak makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya. Mandi wajib setelah imsak ini bertujuan untuk membersihkan diri dari hadas besar dan melanjutkan puasa dalam keadaan suci.

Baca Juga: