Bagaimana Cara Menghitung Nilai Nisbah dalam Investasi Syariah?

Nisbah adalah perbandingan antara nilai nyata suatu investasi dengan nilai teoritis yang diharapkan. Dalam investasi syariah, nisbah dihitung untuk menentukan seberapa besar bagian dari keuntungan yang diinvestasikan akan diberikan kepada investor. Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung nilai nisbah dalam investasi syariah:

Tentukan jumlah keuntungan yang diharapkan dari investasi tersebut.

Misalnya, jika Anda menginvestasikan uang sebesar Rp 100.000.000 dan diharapkan akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 10.000.000 setelah satu tahun, maka jumlah keuntungan yang diharapkan adalah Rp 10.000.000.

Tentukan jumlah dana yang akan diberikan kepada investor.

Misalnya, jika nisbah yang diinginkan adalah 50%, maka jumlah dana yang akan diberikan kepada investor adalah Rp 5.000.000 (50% dari Rp 10.000.000).

Hitung nilai nisbah

Hitung nilai nisbah dengan menggunakan rumus: (jumlah keuntungan yang diharapkan – jumlah dana yang diberikan kepada investor) / jumlah dana yang diberikan kepada investor. Dengan contoh di atas, nilai nisbah adalah (Rp 10.000.000 – Rp 5.000.000) / Rp 5.000.000 = 1.

Perkirakan keuntungan

Nilai nisbah yang dihasilkan akan menunjukkan seberapa besar bagian keuntungan yang akan diberikan kepada investor. Nilai nisbah yang lebih besar menunjukkan bahwa investor akan mendapatkan bagian keuntungan yang lebih besar. Sebaliknya, nilai nisbah yang lebih kecil menunjukkan bahwa investor akan mendapatkan bagian keuntungan yang lebih kecil.

Perlu diingat bahwa cara menghitung nilai nisbah ini hanya merupakan contoh sederhana. Dalam praktiknya, ada banyak faktor lain yang perlu diperhitungkan dalam menentukan nilai nisbah, seperti biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk mengelola investasi, serta risiko yang terkait dengan investasi tersebut. Oleh karena itu, disarankan untuk meminta bantuan dari ahli keuangan atau penasehat investasi sebelum memutuskan untuk memulai investasi syariah

Referensi:

  • Investopedia. (2021). Nisbah. Diakses pada 6 Januari 2023 dari https://www.investopedia.com/terms/n/nisbah.asp
  • Bank Negara Malaysia. (2017). Panduan Investasi Syariah. Diakses pada 6 Januari 2023 dari https://www.bnm.gov.my/docs/default-source/document-library/panduan-investasi-syariah-(2017).pdf