Menu Tutup

Bagaimana pembagian harta gono gini setelah bercerai?

Pembagian Harta Gono Gini Setelah Bercerai

Harta gono gini adalah istilah yang digunakan untuk menyebut harta bersama yang diperoleh suami istri selama berumah tangga. Harta ini menjadi hak masing-masing pihak setelah bercerai, dengan prosedur pembagian yang harus disepakati bersama. Namun, bagaimana aturan pembagian harta gono gini setelah bercerai? Apakah kedua belah pihak mendapat harta dalam jumlah yang sama rata?

Harta Gono Gini Tidak Diatur dalam Hukum Negara

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, harta gono gini didefinisikan sebagai harta yang berhasil dikumpulkan selama berumah tangga sehingga menjadi hak berdua suami dan istri¹. Maka setelah bercerai, kedua belah pihak berhak mendapatkan harta tersebut dengan pembagian yang adil dan disepakati bersama.

Sementara itu, istilah “gono gini” tidak ada dalam hukum negara. Harta dalam pernikahan memang disebutkan dalam Pasal 35 ayat (1) UU Perkawinan yang berbunyi: “Harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama.”¹ Dengan begitu, pembagian harta gono gini setelah bercerai tidak ada aturannya menurut hukum negara, sehingga harus dilakukan sesuai hukum agama, hukum adat, dan hukum lain yang mendukung.

Apa Saja yang Termasuk dalam Harta Gono Gini?

Dalam UU Perkawinan, harta dalam hubungan perkawinan terdiri atas dua jenis, yaitu¹:

– Harta bersama yang diperoleh selama perkawinan, yang dikenal dengan istilah harta gono gini;
– Harta bawaan masing-masing, baik yang diperoleh sebelum atau setelah menikah. Contoh harta masing-masing yang diperoleh setelah menikah adalah hadiah dan warisan.

Sementara itu, dalam pandangan Islam ada tiga jenis harta dalam perkawinan, yaitu²:

– Harta bawaan yang sudah dimiliki sejak sebelum menikah, termasuk usaha yang dijalankan sendiri
– Harta masing-masing yang diperoleh atas nama diri sendiri seperti hadiah, warisan, dan hibah
– Harta pencaharian, yaitu harta yang diperoleh lewat usaha atau pekerjaan yang dilakukan setelah menikah, baik oleh kedua belah pihak atau salah satu pihak saja.

Dari dua tinjauan tersebut, harta gono gini dalam pernikahan meliputi penghasilan dan aset yang didapat setelah menikah, baik atas usaha bersama atau hanya penghasilan dari salah satu pihak saja.

Bagaimana Cara Pembagian Harta Gono Gini Setelah Bercerai?

Pembagian harta gono gini setelah bercerai harus dilakukan dengan prinsip keadilan dan kesepakatan bersama. Tidak ada ketentuan pasti mengenai besaran bagian masing-masing pihak, karena hal ini tergantung pada kondisi dan keadaan kasusnya.

Namun secara umum, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembagian harta gono gini setelah bercerai³:

– Pembagian harus didasarkan pada asal-usul dan sumber perolehan harta tersebut. Misalnya, jika suami atau istri memperoleh warisan atau hadiah selama perkawinan berlangsung, maka itu bukan termasuk harta bersama, melainkan harta pribadi masing-masing suami atau istri.

– Pembagian harus mempertimbangkan kontribusi dan peran masing-masing pihak dalam menghasilkan dan mengelola harta bersama. Misalnya, jika suami bekerja sebagai pegawai dan istri mengurus rumah tangga, maka keduanya sama-sama berhak atas harta bersama, karena istri telah membantu suami dalam menjalankan pekerjaannya.

– Pembagian harus memperhatikan kepentingan dan kesejahteraan anak-anak yang lahir dari perkawinan tersebut. Misalnya, jika ada rumah yang menjadi harta bersama, maka rumah tersebut dapat diberikan kepada pihak yang mendapat hak asuh anak, atau dapat dijual dan hasilnya dibagi untuk keperluan anak-anak.

Contoh Kasus Pembagian Harta Gono Gini Setelah Bercerai

Berikut adalah beberapa contoh kasus pembagian harta gono gini setelah bercerai yang pernah terjadi di Indonesia:

– Desta dan Natasha Rizky resmi bercerai usai sidang putusan keluar pada Senin (19/6/23). Kuasa hukum Desta menyatakan bahwa tidak ada pembagian harta gono gini antara kliennya dengan Caca, sapaan akrab Natasha Rizky. Hal ini karena keduanya sudah sepakat untuk tidak mempersoalkan harta bersama mereka⁴.

– Ari Wibowo dan Inge Anugrah bercerai setelah 18 tahun menikah. Kuasa hukum Ari Wibowo menyatakan bahwa tidak akan ada pembagian harta gono gini setelah perceraian diputus. Hal ini karena Ari Wibowo mengaku tidak memiliki harta bersama dengan Inge Anugrah. Seluruh aset yang dimiliki Ari Wibowo adalah hasil usaha sendiri sebelum menikah⁵.

Sumber:
(1) Cara Pembagian Harta Gono Gini Perceraian – Legal Keluarga. https://www.legalkeluarga.id/harta-gono-gini/.
(2) Desta dan Natasha Rizky Resmi Cerai, Kuasa Hukum Sebut Gak Ada Bagi Harta Gono-gini. https://garut.suara.com/read/2023/06/19/200500/desta-dan-natasha-rizky-resmi-cerai-kuasa-hukum-sebut-gak-ada-bagi-harta-gono-gini.
(3) Desta Sepakat Bagi Harta Gono Gini dengan Natasha Rizky: Semuanya Demi Anak. https://moots.suara.com/read/2023/06/20/084351/desta-sepakat-bagi-harta-gono-gini-dengan-natasha-rizky-semuanya-demi-anak.
(4) Ari Wibowo-Inge Anugrah Cerai, Tak Ada Pembagian Harta Gono Gini. https://akurat.co/ari-wibowo-inge-anugrah-cerai-tak-ada-pembagian-harta-gono-gini.
(5) Harta Gono-Gini Setelah Bercerai – Hukumonline. https://www.hukumonline.com/klinik/a/harta-gono-gini-setelah-bercerai-cl6045/.
(6) Aturan Pembagian Harta Gono-Gini Setelah Bercerai – IDN Times. https://www.idntimes.com/life/family/dian-arthasalina/pembagian-harta-gono-gini-setelah-bercerai.

Baca Juga: