Biaya Langsung dan Tidak Langsung

Biaya langsung

Biaya langsung adalah biaya yang dapat langsung dikaitkan dengan produksi atau penyediaan barang atau jasa. Contoh biaya langsung adalah biaya bahan baku, upah tenaga kerja langsung, dan biaya transportasi. Biaya langsung ini dapat terbagi menjadi dua jenis, yaitu biaya variable dan biaya tetap.

Biaya variable adalah biaya yang berubah sesuai dengan jumlah produksi. Misalnya, jika sebuah perusahaan memproduksi 100 unit barang, maka biaya bahan baku yang dikeluarkan akan lebih kecil dibandingkan jika perusahaan tersebut memproduksi 1000 unit barang. Hal ini karena jumlah bahan baku yang dibutuhkan akan bertambah sesuai dengan jumlah produksi yang dihasilkan.

Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah sesuai dengan jumlah produksi. Misalnya, jika sebuah perusahaan memiliki gedung yang digunakan untuk produksi barang, maka biaya sewa gedung tersebut akan tetap sama terlepas dari jumlah produksi yang dihasilkan. Biaya tetap ini dapat berupa biaya sewa gedung, biaya listrik, dan biaya administrasi.

Biaya tidak langsung

Biaya tidak langsung adalah biaya yang tidak dapat langsung dikaitkan dengan produksi atau penyediaan barang atau jasa. Contoh biaya tidak langsung adalah biaya sewa gedung, biaya listrik, dan biaya administrasi. Biaya tidak langsung ini dapat terbagi menjadi dua jenis, yaitu biaya overhead dan biaya general & administrative (G&A).

Biaya overhead adalah biaya yang dikelompokkan dengan biaya langsung dalam suatu produksi. Misalnya, jika sebuah perusahaan memproduksi 100 unit barang, maka biaya sewa gedung yang dikeluarkan akan dikelompokkan bersama dengan biaya bahan baku dan upah tenaga kerja langsung. Biaya overhead ini dapat berupa biaya sewa gedung, biaya listrik, dan biaya administrasi.

Biaya general & administrative (G&A) adalah biaya yang dikelompokkan dengan biaya tidak langsung dalam suatu produksi. Misalnya, jika sebuah perusahaan memiliki kantor yang digunakan untuk keperluan administrasi, maka biaya sewa kantor tersebut akan dikelompokkan bersama dengan biaya administrasi lainnya. Biaya G&A ini dapat berupa biaya sewa kantor, biaya listrik, dan biaya administrasi.