Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang terdiri dari lima sila, yaitu: Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila merupakan hasil perumusan dan kesepakatan para founding fathers bangsa ini yang menggambarkan cita-cita dan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh seluruh rakyat Indonesia.
Namun, di era globalisasi dan modernisasi saat ini, nilai-nilai Pancasila seringkali terancam oleh berbagai tantangan dan ancaman, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Beberapa contoh tantangan dan ancaman tersebut adalah: radikalisme, intoleransi, terorisme, korupsi, kemiskinan, ketimpangan sosial, degradasi lingkungan, pengaruh budaya asing, dan sebagainya. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya untuk menjaga nilai luhur Pancasila agar tetap relevan dan bermanfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menerapkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Salah satu upaya menjaga nilai luhur Pancasila adalah dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:
- Mengamalkan ajaran agama atau kepercayaan yang dianut dengan tulus dan ikhlas, serta menghormati agama atau kepercayaan orang lain yang berbeda.
- Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan menghargai hak asasi manusia, menghindari diskriminasi, menolak kekerasan, dan membantu sesama yang membutuhkan.
- Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengedepankan semangat nasionalisme, patriotisme, gotong royong, dan Bhinneka Tunggal Ika.
- Menghormati sistem demokrasi dengan menggunakan hak dan kewajiban sebagai warga negara secara bertanggung jawab, serta menghargai pendapat dan aspirasi orang lain.
- Berpartisipasi dalam pembangunan nasional dengan berkontribusi sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing, serta menuntut hak-hak sosial secara adil dan wajar.
Menjadikan Nilai Pancasila sebagai Pedoman dalam Bertindak dan Berperilaku
Upaya menjaga nilai luhur Pancasila lainnya adalah menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bertindak dan berperilaku. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:
- Menyadari bahwa Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa yang harus dipegang teguh oleh setiap warga negara Indonesia.
- Memahami makna dan esensi dari setiap sila Pancasila secara mendalam dan menyeluruh.
- Mencontoh sikap dan perilaku para tokoh bangsa yang telah mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam perjuangan kemerdekaan maupun pembangunan nasional.
- Menyikapi setiap permasalahan yang dihadapi dengan menggunakan prinsip-prinsip Pancasila sebagai acuan penyelesaian.
- Menyuarakan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat luas melalui berbagai media komunikasi dan informasi.
Menerapkan Nilai Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Upaya menjaga nilai luhur Pancasila juga dapat dilakukan dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam dunia pendidikan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:
- Menyusun kurikulum pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap mata pelajaran atau mata kuliah.
- Mengembangkan metode pembelajaran yang menstimulasi siswa atau mahasiswa untuk mempelajari dan menghayati nilai-nilai Pancasila secara aktif dan kreatif.
- Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang mendukung proses internalisasi nilai-nilai Pancasila, seperti bendera merah putih, lambang negara, lagu kebangsaan, dan sebagainya.
- Mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang mengembangkan potensi dan bakat siswa atau mahasiswa sekaligus menanamkan nilai-nilai Pancasila, seperti pramuka, palang merah, olahraga, seni, dan sebagainya.
- Mengajak siswa atau mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan, seperti pengabdian masyarakat, bakti sosial, penanaman pohon, dan sebagainya.
Menolak Tegas Ajaran atau Paham yang Bertentangan dengan Nilai Pancasila
Upaya menjaga nilai luhur Pancasila yang terakhir adalah menolak tegas ajaran atau paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:
- Menjaga kewaspadaan dan kritis terhadap berbagai informasi yang bersifat menyesatkan, provokatif, atau menghasut yang dapat merusak nilai-nilai Pancasila.
- Menjauhi segala bentuk organisasi, kelompok, atau individu yang mengajarkan atau menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
- Melaporkan kepada pihak yang berwenang jika menemukan adanya indikasi atau bukti adanya ajaran atau paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
- Menyikapi secara bijak dan proporsional jika terjadi konflik atau perbedaan pendapat yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila, tanpa menggunakan kekerasan atau anarkisme.
- Menjalin kerjasama dan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat yang memiliki komitmen untuk menjaga nilai luhur Pancasila.
Sumber:
(1) Pancasila – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Pancasila.
(2) Pancasila (politics) – Wikipedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Pancasila_%28politics%29.
(3) Teks Pancasila 1-5 dan Makna Lambangnya yang Perlu Siswa Tahu – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5645210/teks-pancasila-1-5-dan-makna-lambangnya-yang-perlu-siswa-tahu.
(4) Upaya Menjaga Nilai Luhur Pancasila – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/06/27/100000669/upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila.
(5) Upaya Menjaga Nilai Luhur Pancasila – Kompasiana. https://www.kompasiana.com/antonius07974/6392254f08a8b51d4135b554/upaya-menjaga-nilai-luhur-pancasila.
(6) #Upaya-menjaga-nilai-luhur-Pancasila – Kompas.com. https://www.kompas.com/tag/upaya-menjaga-nilai-luhur-Pancasila.