Pengertian Masyarakat Majemuk
Masyarakat majemuk adalah suatu bentuk masyarakat yang terdiri dari elemen-elemen yang berbeda-beda, tanpa adanya pembauran politik. Dalam masyarakat majemuk, berbagai karakteristik kebudayaan seperti perbedaan tingkat sosial, agama, dan golongan etnis hidup bersama dalam sebuah komunitas. Artikel ini akan mengulas lebih lanjut tentang masyarakat majemuk, termasuk ciri-ciri, faktor penyebab, jenis, dan strukturnya.
Ciri-Ciri Masyarakat Majemuk
Berikut adalah beberapa ciri masyarakat majemuk:
- Struktur Budaya Lebih dari Satu: Masyarakat majemuk memiliki lebih dari satu struktur budaya yang berdampingan.
- Kesepakatan Nilai Sulit Berkembang: Nilai-nilai dasar yang merupakan kesepakatan bersama sulit berkembang di masyarakat majemuk.
- Konflik Sosial Berbau SARA: Sering terjadi konflik-konflik sosial yang berhubungan dengan suku, agama, ras, dan antargolongan.
- Struktur Sosial Nonkomplementer: Struktur sosialnya lebih bersifat nonkomplementer, artinya tidak saling melengkapi.
- Proses Integrasi Lambat: Proses integrasi antara berbagai kelompok dalam masyarakat majemuk berlangsung secara lambat.
- Dominasi Ekonomi, Politik, dan Sosial Budaya: Terkadang terjadi dominasi dalam bidang ekonomi, politik, dan budaya oleh kelompok tertentu.
Faktor-Faktor Penyebab Masyarakat Majemuk
Beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya masyarakat majemuk antara lain:
- Keadaan Geografis: Wilayah yang luas dan beragam geografis dapat memperkuat perbedaan budaya.
- Pengaruh Kebudayaan Asing: Interaksi dengan budaya asing juga berkontribusi pada masyarakat majemuk.
- Perbedaan Iklim: Kondisi iklim yang berbeda di berbagai wilayah memengaruhi pola hidup dan budaya.
Jenis-Jenis Masyarakat Majemuk
Berdasarkan konfigurasi komunitas etnisnya, masyarakat majemuk dapat dibedakan menjadi empat kategori:
- Masyarakat Majemuk dengan Kompetisi Seimbang: Terdiri atas komunitas etnis yang memiliki kekuatan kompetitif seimbang.
- Masyarakat Majemuk dengan Mayoritas Dominan: Komunitas etnis yang memiliki kekuatan kompetitif lebih tinggi dan mendominasi politik dan ekonomi.
- Masyarakat Majemuk dengan Minoritas Dominan: Terdapat kelompok minoritas, tetapi memiliki kekuatan kompetitif di atas yang lain.
- Masyarakat Majemuk dengan Kompetisi Tidak Seimbang: Komunitas etnis yang memiliki kekuatan kompetitif tidak seimbang.
Struktur Masyarakat Majemuk di Indonesia
Masyarakat Indonesia juga merupakan masyarakat majemuk dengan karakteristik unik:
- Struktur Horizontal: Terdapat kesatuan-kesatuan sosial berdasarkan perbedaan suku, agama, dan adat.
- Struktur Vertikal: Perbedaan lapisan atas dan bawah yang cukup dalam.
Dalam kesimpulannya, masyarakat majemuk adalah hasil dari berbagai ragam yang membentuk satu kesatuan, meskipun seringkali diwarnai oleh konflik dan pertentangan.
(1) Masyarakat Majemuk : Pengertian, Ciri, Jenis dan Perbedaan. https://www.gurupendidikan.co.id/masyarakat-majemuk/.
(2) Pengertian Masyarakat Majemuk : Ciri, Struktur, Jenis dan Contoh …. https://www.pelajaran.co.id/masyarakat-majemuk/.
(3) Masyarakat Majemuk: Pengertian – Ciri dan Contohnya – Haloedukasi. https://haloedukasi.com/masyarakat-majemuk.
(4) Pengertian Masyarakat Majemuk, Ciri, Jenis, Faktor dan Contohnya. https://dosensosiologi.com/masyarakat-majemuk/.