Fakta dan opini adalah dua hal yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam berkomunikasi dan mengonsumsi informasi. Namun, apakah kita sudah bisa membedakan antara fakta dan opini dengan benar? Mengapa hal ini penting? Bagaimana cara membedakan fakta dan opini dengan mudah? Artikel ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan lengkap dan rinci.
Pengertian Fakta dan Opini
Sebelum kita membahas cara membedakan fakta dan opini, kita perlu memahami terlebih dahulu pengertian dari kedua istilah tersebut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fakta adalah keadaan atau peristiwa yang sesuai dengan kenyataan, sedangkan opini adalah pendapat atau pikiran seseorang tentang sesuatu1. Dengan kata lain, fakta adalah sesuatu yang bisa dibuktikan dan diverifikasi berdasarkan data atau bukti yang objektif, sedangkan opini adalah pandangan subjektif yang tidak dapat diukur secara objektif2.
Ciri-ciri Fakta dan Opini
Untuk membedakan fakta dan opini, kita bisa melihat ciri-ciri dari masing-masing jenis kalimat. Berikut adalah beberapa ciri-ciri fakta dan opini yang bisa kita gunakan sebagai pedoman:
- Fakta bersifat objektif, artinya tidak dipengaruhi oleh perasaan, kepentingan, atau sudut pandang si pembuat atau penyampai kalimat. Fakta juga bersifat universal dan berlaku bagi semua orang, tidak terbatas oleh waktu dan tempat2.
- Opini bersifat subjektif, artinya didasarkan pada perasaan, kepentingan, atau sudut pandang si pembuat atau penyampai kalimat. Opini juga bisa berbeda-beda antara individu, tergantung pada latar belakang, pengalaman, pengetahuan, dan preferensi mereka2.
- Fakta bisa dibuktikan dan diverifikasi, artinya ada data atau bukti yang mendukung kebenaran fakta tersebut. Data atau bukti tersebut bisa berupa angka, statistik, grafik, tabel, gambar, sumber referensi, hasil penelitian, dan sebagainya3.
- Opini tidak bisa dibuktikan dan diverifikasi, artinya tidak ada data atau bukti yang mendukung kebenaran opini tersebut. Opini hanya berupa asumsi, perkiraan, dugaan, harapan, atau spekulasi yang tidak bisa diukur secara objektif3.
- Fakta menggunakan kata-kata yang netral dan informatif, artinya tidak menunjukkan sikap, emosi, atau penilaian si pembuat atau penyampai kalimat. Fakta juga menggunakan kata-kata yang spesifik, jelas, dan tepat4.
- Opini menggunakan kata-kata yang bermakna konotatif dan evaluatif, artinya menunjukkan sikap, emosi, atau penilaian si pembuat atau penyampai kalimat. Opini juga menggunakan kata-kata yang umum, samar, dan tidak pasti4.
Perbedaan Fakta dan Opini
Setelah mengetahui ciri-ciri fakta dan opini, kita bisa lebih mudah membedakan antara keduanya. Berikut adalah beberapa perbedaan fakta dan opini yang bisa kita jadikan acuan:
- Fakta didasarkan pada apa yang didapatkan secara nyata, artinya fakta berasal dari keadaan atau peristiwa yang memang terjadi dan bisa diamati oleh siapa saja. Contoh: Jakarta adalah ibu kota Indonesia1.
- Opini didasarkan pada apa yang dirasakan atau dipikirkan secara pribadi, artinya opini berasal dari pendapat atau pikiran seseorang tentang sesuatu yang belum tentu benar atau salah. Contoh: Jakarta adalah kota yang macet dan panas1.
- Fakta bisa dilihat atau didapat dari sumber lain, artinya fakta bisa dicari atau ditelusuri dari sumber yang kredibel dan akurat, seperti buku, jurnal, media, atau ahli. Contoh: Menurut data BPS, jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020 adalah 270,2 juta jiwa5.
- Opini tidak bisa dilihat atau didapat dari sumber lain, artinya opini hanya bisa ditemukan atau diungkapkan oleh si pembuat atau penyampai kalimat, tanpa ada sumber yang bisa memvalidasi atau menyanggahnya. Contoh: Menurut saya, jumlah penduduk Indonesia sudah terlalu banyak5.
- Fakta tidak bisa dibantah atau dibahas, artinya fakta sudah pasti benar dan tidak bisa digugat atau diperdebatkan oleh siapa pun. Contoh: Bumi berbentuk bulat.
- Opini bisa dibantah atau dibahas, artinya opini bisa salah atau benar dan bisa digugat atau diperdebatkan oleh orang lain yang memiliki opini yang berbeda. Contoh: Bumi adalah tempat yang indah.
Contoh Kalimat Fakta dan Opini
Untuk lebih memahami cara membedakan fakta dan opini, kita bisa melihat beberapa contoh kalimat fakta dan opini berikut ini:
- Fakta: Air mendidih pada suhu 100°C.
- Opini: Air panas lebih enak daripada air dingin.
- Fakta: Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.
- Opini: Indonesia adalah negara yang hebat.
- Fakta: Matahari terbit dari arah timur.
- Opini: Matahari terbit adalah pemandangan yang indah.
- Fakta: Gajah adalah hewan mamalia terbesar di darat.
- Opini: Gajah adalah hewan yang lucu dan pintar.
- Fakta: COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.
- Opini: COVID-19 adalah penyakit yang menakutkan dan berbahaya.
Sumber:
(1) Perbedaan Fakta Dan Opini, Ini Penjelasan Lengkapnya – Gramedia.com. https://www.gramedia.com/literasi/perbedaan-fakta-dan-opini/.
(2) Apa Perbedaan Fakta dan Opini? Ini Penjelasannya! – Zenius Education. https://www.zenius.net/blog/perbedaan-fakta-dan-opini.
(3) Perbedaan Fakta dan Opini – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/12/15/100000969/perbedaan-fakta-dan-opini.
(4) Kalimat Opini dan Fakta: Pengertian, Perbedaan, Ciri-ciri … – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5856855/kalimat-opini-dan-fakta-pengertian-perbedaan-ciri-ciri-dan-contoh-kalimatnya.
(5) Fakta vs Opini: Pemahaman Dasar tentang Perbedaan. https://artikelpendidikan.id/apa-itu-fakta-dan-opini/.