Kartu Prakerja adalah sebuah program bantuan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja di Indonesia1. Program ini ditujukan untuk pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, dan/atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil23. Program ini diluncurkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2020 sebagai salah satu upaya untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian dan lapangan kerja1.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari masyarakat adalah apakah uang dari Kartu Prakerja bisa dicairkan? Jawabannya adalah tidak. Uang dari Kartu Prakerja tidak bisa dicairkan dalam bentuk tunai atau ditransfer ke rekening lain23. Uang dari Kartu Prakerja hanya bisa digunakan untuk membayar biaya pelatihan yang tersedia di mitra platform digital yang telah ditetapkan oleh pemerintah423.
Bagaimana Cara Mendapatkan dan Menggunakan Uang dari Kartu Prakerja?
Untuk mendapatkan uang dari Kartu Prakerja, calon penerima harus mendaftar dan mengikuti seleksi yang dilakukan secara online melalui situs resmi Kartu Prakerja423. Syarat mendaftar adalah WNI berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 64 tahun, tidak sedang menempuh pendidikan formal, sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, termasuk pelaku usaha mikro & kecil423. Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi penerima Kartu Prakerja4.
Setelah mendaftar, calon penerima harus mengikuti tes kemampuan dasar dan menunggu pengumuman hasil seleksinya423. Jika lolos seleksi, calon penerima akan mendapatkan nomor Kartu Prakerja dan saldo pelatihan sebesar Rp 3,5 juta423. Saldo pelatihan ini bisa digunakan untuk membeli pelatihan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan calon penerima di mitra platform digital423. Mitra platform digital yang bekerja sama dengan pemerintah adalah Tokopedia, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Maubelajarapa, Pijarmahir, Skill Academy by Ruangguru, Maukerja, Glints, Harukaedu, Cakap, Pahamify, Quipper, dan Sisnaker4.
Setelah membeli pelatihan, calon penerima harus menyelesaikan pelatihan tersebut dan mendapatkan sertifikatnya423. Selain saldo pelatihan, calon penerima juga akan mendapatkan insentif sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan jika berhasil menyelesaikan pelatihan423. Insentif ini akan ditransfer ke rekening bank atau e-wallet yang telah disambungkan dengan akun Kartu Prakerja423. Calon penerima juga akan mendapatkan insentif tambahan sebesar Rp 50.000 untuk setiap survei evaluasi yang diisi di akun Kartu Prakerja4.
Apa Manfaat dan Tujuan dari Program Kartu Prakerja?
Program Kartu Prakerja memiliki beberapa manfaat dan tujuan bagi masyarakat Indonesia, antara lain:
- Meningkatkan keterampilan dan kompetensi angkatan kerja agar lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital423.
- Membantu pencari kerja dan pekerja/buruh yang terkena PHK untuk mendapatkan pekerjaan baru atau menciptakan lapangan kerja sendiri423.
- Mendorong pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan teknologi digital423.
- Memberikan akses yang mudah dan murah bagi masyarakat untuk mengikuti pelatihan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja423.
- Menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia423.
Kesimpulan
Program Kartu Prakerja adalah program bantuan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja di Indonesia. Uang dari Kartu Prakerja tidak bisa dicairkan dalam bentuk tunai atau ditransfer ke rekening lain. Uang dari Kartu Prakerja hanya bisa digunakan untuk membayar biaya pelatihan yang tersedia di mitra platform digital yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Program ini memiliki banyak manfaat dan tujuan bagi masyarakat Indonesia, seperti meningkatkan keterampilan, membantu pencari kerja, mendorong pelaku usaha mikro dan kecil, memberikan akses pelatihan yang mudah dan murah, dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi.