Dalam bahasa Inggris, kata kerja (verb) adalah salah satu jenis kata yang penting untuk dipelajari. Kata kerja menunjukkan tindakan, keadaan, atau peristiwa yang dilakukan oleh subjek dalam kalimat. Kata kerja dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu regular verbs dan irregular verbs. Apa perbedaan antara regular verbs dan irregular verbs? Bagaimana cara membentuk dan menggunakannya dalam kalimat?
Bagian 1: Regular Verbs
Regular verbs adalah kata kerja yang bentuk past tense dan past participle-nya dibentuk dengan menambahkan akhiran -ed atau -d ke bentuk dasar (base form) kata kerja tersebut. Past tense adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan tindakan yang terjadi di masa lalu, sedangkan past participle adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk membentuk perfect tense, passive voice, atau adjective. Contoh regular verbs adalah:
- Work (bekerja) -> worked (past tense) -> worked (past participle)
- Play (bermain) -> played (past tense) -> played (past participle)
- Study (belajar) -> studied (past tense) -> studied (past participle)
Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan dalam membentuk past tense dan past participle regular verbs, yaitu:
- Jika kata kerja berakhiran huruf e, cukup tambahkan -d. Contoh: live (hidup) -> lived, hope (berharap) -> hoped.
- Jika kata kerja berakhiran huruf konsonan + y, ubah y menjadi i dan tambahkan -ed. Contoh: carry (membawa) -> carried, study (belajar) -> studied.
- Jika kata kerja berakhiran huruf vokal + y, cukup tambahkan -ed. Contoh: play (bermain) -> played, enjoy (menikmati) -> enjoyed.
- Jika kata kerja satu suku kata berakhiran huruf vokal + konsonan, ulangi konsonan terakhir dan tambahkan -ed. Contoh: stop (berhenti) -> stopped, plan (merencanakan) -> planned.
- Jika kata kerja lebih dari satu suku kata berakhiran huruf vokal + konsonan, ulangi konsonan terakhir dan tambahkan -ed jika tekanan pada suku kata terakhir. Contoh: prefer (lebih suka) -> preferred, admit (mengakui) -> admitted.
Bagian 2: Irregular Verbs
Irregular verbs adalah kata kerja yang bentuk past tense dan past participle-nya tidak dibentuk dengan menambahkan akhiran -ed atau -d ke bentuk dasar kata kerja tersebut. Irregular verbs memiliki bentuk past tense dan past participle yang berbeda-beda dan harus dihafal satu per satu. Contoh irregular verbs adalah:
- Go (pergi) -> went (past tense) -> gone (past participle)
- See (melihat) -> saw (past tense) -> seen (past participle)
- Write (menulis) -> wrote (past tense) -> written (past participle)
Meskipun tidak ada aturan baku dalam membentuk past tense dan past participle irregular verbs, ada beberapa pola umum yang dapat ditemukan, yaitu:
- Base form = past tense = past participle. Contoh: cut (memotong) -> cut -> cut, put (meletakkan) -> put -> put.
- Base form = past participle ≠ past tense. Contoh: come (datang) -> came -> come, run (berlari) -> ran -> run.
- Base form ≠ past tense = past participle. Contoh: buy (membeli) -> bought -> bought, bring (membawa) -> brought -> brought.
- Base form ≠ past tense ≠ past participle. Contoh: be (berada) -> was/were -> been, do (melakukan) -> did -> done.