Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca di suatu daerah yang cukup luas dalam jangka yang relatif lama. Iklim dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti letak geografis, suhu, tekanan udara, angin, dan kelembapan udara. Ada banyak cara untuk mengklasifikasikan iklim di dunia, tetapi salah satu yang paling umum adalah berdasarkan garis lintang atau sinar matahari yang diterima oleh suatu daerah. Menurut klasifikasi ini, iklim di dunia dibagi menjadi empat jenis, yaitu iklim tropis, iklim subtropis, iklim sedang, dan iklim dingin1.
Iklim Tropis
Iklim tropis terjadi di kawasan sekitar ekuator atau garis khatulistiwa, seperti Indonesia, Brasil, dan Afrika Tengah. Pada iklim tropis, cuaca hangat sepanjang tahun dan tidak ada musim dingin. Suhu rata-rata di atas 18 derajat Celcius dan curah hujan tinggi. Iklim tropis terbagi menjadi tiga subjenis, yaitu:
- Iklim hujan tropis dengan hujan sepanjang tahun (Af). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah Amazon, Kongo, dan Papua.
- Iklim hujan tropis dengan pergantian musim (Am). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah India, Thailand, dan Vietnam.
- Iklim sabana tropis (Aw). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah Afrika Timur, Amerika Selatan bagian tengah, dan Australia bagian utara.
Iklim Subtropis
Iklim subtropis terjadi di kawasan antara 23,5 sampai 40 derajat lintang utara dan selatan, seperti Cina, Amerika Serikat bagian selatan, dan Spanyol. Pada iklim subtropis, cuaca bervariasi antara musim panas dan musim dingin. Suhu rata-rata pada musim panas antara 20 sampai 30 derajat Celcius dan pada musim dingin antara 0 sampai 15 derajat Celcius. Curah hujan sedang sampai tinggi. Iklim subtropis terbagi menjadi dua subjenis, yaitu:
- Iklim subtropis basah (Cfa, Cwa, Cwb). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah Tokyo, Shanghai, dan Atlanta.
- Iklim subtropis kering (BSh, BSk). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah Sahara, Kalahari, dan Australia bagian tengah.
Iklim Sedang
Iklim sedang terjadi di kawasan antara 40 sampai 60,5 derajat lintang utara dan selatan, seperti Eropa, Kanada, dan Argentina. Pada iklim sedang, cuaca sangat bervariasi antara musim panas dan musim dingin. Suhu rata-rata pada musim panas antara 10 sampai 20 derajat Celcius dan pada musim dingin antara -3 sampai 18 derajat Celcius. Curah hujan sedang sampai rendah. Iklim sedang terbagi menjadi empat subjenis, yaitu:
- Iklim sedang basah dengan musim panas hangat (Cfb, Cfc). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah London, Paris, dan Auckland.
- Iklim sedang basah dengan musim panas panas (Cfa, Csa, Csb). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah New York, Madrid, dan Sydney.
- Iklim sedang kering dengan musim panas hangat (BSk). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah Mongolia, Kazakhstan, dan Patagonia.
- Iklim sedang kering dengan musim panas panas (BSh). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah Iran, Afghanistan, dan Maroko.
Iklim Dingin
Iklim dingin terjadi di kawasan antara 60,5 sampai 90 derajat lintang utara dan selatan, seperti Rusia, Greenland, dan Antartika. Pada iklim dingin, cuaca sangat dingin sepanjang tahun dan jarang ada musim panas. Suhu rata-rata di bawah 0 derajat Celcius dan curah hujan sangat rendah. Iklim dingin terbagi menjadi tiga subjenis, yaitu:
- Iklim dingin basah (Dfb, Dfc, Dfd). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah Moskow, Helsinki, dan Ottawa.
- Iklim dingin kering (ET, EF). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah Himalaya, Alpen, dan Andes.
- Iklim kutub (EF). Contoh daerah yang memiliki iklim ini adalah Kutub Utara, Kutub Selatan, dan Greenland.