Kutipan adalah cara untuk mengambil atau menyalin bagian dari teks atau ucapan sumber lain ke dalam karya tulis kita. Kutipan dapat digunakan untuk mendukung argumen, menyajikan fakta, memberikan contoh, atau menunjukkan otoritas sumber. Ada dua jenis kutipan yang umum digunakan dalam karya tulis akademik: kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.
Kutipan Langsung
Kutipan langsung adalah kutipan yang menyalin secara persis kata-kata sumber asli, tanpa mengubah atau menyimpang sedikit pun. Kutipan langsung biasanya ditandai dengan tanda kutip (“…”) atau dicetak miring (italic) untuk membedakannya dari teks kita sendiri. Kutipan langsung harus disertai dengan referensi yang mencantumkan nama pengarang, tahun penerbitan, dan nomor halaman sumber asli. Contoh kutipan langsung adalah sebagai berikut:
Menurut Smith (2020, hlm. 15), “kutipan langsung adalah cara yang paling akurat untuk menyampaikan makna dan nada sumber asli”.
Kutipan langsung dapat digunakan untuk:
- Menunjukkan bahwa kita mengutip sumber asli secara tepat dan jujur.
- Menyampaikan makna dan nada sumber asli dengan cara yang tidak dapat diubah oleh parafrase atau ringkasan.
- Mengutip pernyataan atau ungkapan yang penting, terkenal, atau kontroversial.
- Mengutip sumber yang memiliki otoritas tinggi atau kredibilitas yang diakui.
Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang menuliskan kembali atau menyimpulkan ide atau informasi dari sumber asli dengan kata-kata kita sendiri. Kutipan tidak langsung tidak perlu ditandai dengan tanda kutip atau dicetak miring, tetapi tetap harus disertai dengan referensi yang mencantumkan nama pengarang dan tahun penerbitan sumber asli. Contoh kutipan tidak langsung adalah sebagai berikut:
Smith (2020) menjelaskan bahwa kutipan tidak langsung adalah cara untuk menyesuaikan informasi dari sumber asli dengan gaya dan tujuan penulisan kita.
Kutipan tidak langsung dapat digunakan untuk:
- Menyederhanakan atau mengklarifikasi teks atau ucapan sumber asli yang rumit atau tidak jelas.
- Menyajikan informasi dari sumber asli dengan cara yang lebih singkat atau padat.
- Mengintegrasikan informasi dari sumber asli dengan alur atau struktur penulisan kita.
- Menghindari penggunaan kutipan langsung yang berlebihan atau terlalu panjang.
Kesimpulan
Kutipan langsung dan kutipan tidak langsung adalah dua jenis kutipan yang memiliki fungsi dan aturan yang berbeda. Kutipan langsung menyalin secara persis kata-kata sumber asli, sedangkan kutipan tidak langsung menuliskan kembali atau menyimpulkan ide atau informasi dari sumber asli. Kedua jenis kutipan ini harus disertai dengan referensi yang sesuai dengan gaya penulisan yang digunakan. Pemilihan jenis kutipan yang tepat tergantung pada tujuan dan konteks penulisan kita.