Sabar dalam Islam: Konsep, Macam, dan Manfaat

Sabar adalah salah satu sifat terpuji yang dianjurkan oleh Islam. Sabar berarti menahan diri dari segala hal yang tidak sesuai dengan kehendak Allah SWT, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun perasaan1. Sabar juga berarti mengikhlaskan diri kepada ketentuan Allah SWT, baik yang menyenangkan maupun yang menyusahkan2. Sabar merupakan salah satu ciri mendasar orang yang bertaqwa kepada Allah SWT. Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa sabar merupakan setengahnya keimanan2. Sabar memiliki kaitan yang tidak mungkin dipisahkan dari keimanan: Kaitan antara sabar dengan iman, adalah seperti kepala dengan jasadnya2.

Konsep Sabar dalam Al-Quran

Sabar dalam bahasa Arab berasal dari kata صَبَرَ (shabara) yang berarti menahan atau mengikat3. Dalam istilah syariah, sabar berarti menahan diri dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT dan menegakkan hal-hal yang diperintahkan oleh-Nya3. Sabar juga berarti menahan diri dari rasa marah, sedih, atau putus asa ketika menghadapi cobaan atau musibah3.

Sabar merupakan salah satu tema utama dalam Al-Quran. Kata sabar dan turunannya disebutkan sebanyak 103 kali dalam 90 ayat3. Allah SWT memuji orang-orang yang bersabar dan memberikan mereka pahala yang besar. Allah SWT berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155)

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali).’ ” (QS. Al-Baqarah: 156)

أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُون

“Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 157)

Dari ayat-ayat di atas, kita dapat memahami bahwa sabar adalah sikap yang harus dimiliki oleh setiap muslim ketika menghadapi ujian atau cobaan dari Allah SWT. Sabar bukan berarti pasrah atau lemah, tetapi sabar adalah tanda kekuatan iman dan ketawakalan kepada Allah SWT. Sabar juga bukan berarti tidak berusaha atau tidak mencari solusi, tetapi sabar adalah tanda kesabaran dan kebijaksanaan dalam mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan syariah. Sabar juga bukan berarti tidak merasakan sakit atau sedih, tetapi sabar adalah tanda pengharapan dan pengakuan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah SWT dan kepada-Nya-lah kita kembali.

Macam-Macam Sabar

Para ulama membagi sabar menjadi tiga macam, yaitu23:

  • Sabar dalam taat kepada Allah SWT, yaitu menegakkan kewajiban-kewajiban yang diperintahkan oleh Allah SWT, seperti shalat, puasa, zakat, haji, dan lain-lain. Sabar dalam taat juga berarti menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT, seperti syirik, bid’ah, maksiat, dan lain-lain. Sabar dalam taat adalah sabar yang paling utama dan paling mulia.
  • Sabar dalam menghadapi takdir Allah SWT, yaitu menahan diri dari rasa marah, sedih, atau putus asa ketika ditimpa musibah atau bencana, seperti sakit, kematian, kemiskinan, kehilangan, dan lain-lain. Sabar dalam menghadapi takdir juga berarti menerima dengan ikhlas apa yang telah ditetapkan oleh Allah SWT dan bersyukur atas nikmat-nikmat yang masih ada. Sabar dalam menghadapi takdir adalah sabar yang paling sulit dan paling berat.
  • Sabar dalam menjauhi hawa nafsu, yaitu menahan diri dari godaan-godaan syahwat yang bertentangan dengan syariah, seperti zina, minum khamr, judi, korupsi, dan lain-lain. Sabar dalam menjauhi hawa nafsu juga berarti mengendalikan diri dari amarah, iri hati, dengki, sombong, dan lain-lain. Sabar dalam menjauhi hawa nafsu adalah sabar yang paling sering dan paling banyak.

Manfaat Sabar

Sabar memiliki banyak manfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat. Beberapa manfaat sabar adalah23:

  • Sabar merupakan sebab masuk surga dan terhindar dari neraka. Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanyalah orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

وَاصْبِرُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Dan bersabarlah kamu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfal: 46)

  • Sabar merupakan sebab mendapat pertolongan dan kemenangan dari Allah SWT. Allah SWT berfirman:

وَاصْبِرْ وَمَا صَبْرُكَ إِلَّا بِاللَّهِ ۚ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَلَا تَكُ فِي ضَيْقٍ مِمَّا يَمْكُرُونَ

“Dan bersabarlah; dan kesabaranmu itu hanyalah dengan (pertolongan) Allah. Dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka; dan janganlah kamu berada dalam kesempitan terhadap apa yang mereka tipu dayakan.” (QS. An-Nahl: 127)

وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ بِبَدْرٍ وَأَنْتُمْ أَذِلَّةٌ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُون

“Dan sungguh Allah telah menolong kamu di Badr padahal kamu ketika itu lemah. Maka takutlah kepada Allah, agar kamu bersyukur.” (QS. Ali Imran: 123)

Navigasi Utama