Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membentuk cerita dari luar sastra, seperti nilai agama, sosial, moral, dan budaya1. Unsur ekstrinsik ini biasanya berhubungan dengan latar belakang masyarakat, latar belakang pengarang, dan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita2. Unsur ekstrinsik ini penting karena dapat mempengaruhi tema, karakter, dan alur cerita3. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian, macam-macam, dan contoh unsur ekstrinsik dalam novel dan cerpen.
Pengertian Unsur Ekstrinsik
Menurut Tjahjno (1988:450), unsur ekstrinsik adalah hal-hal yang berada di luar dari struktur karya sastra, tetapi sangat dipengaruhi karya sastra tersebut3. Menurut Nurgiyantoro (2000:24), unsur ekstrinsik adalah unsur luar dalam karya sastra yang memiliki sifat tidak langsung mempengaruhi bangunan atau sistem organisme atau bagian terpenting karya sastra3. Dengan kata lain, unsur ekstrinsik adalah unsur yang berasal dari luar karya sastra, tetapi dapat memberikan makna atau pesan tertentu kepada pembaca.
Macam-Macam Unsur Ekstrinsik
Ada beberapa macam unsur ekstrinsik yang dapat kita temukan dalam karya sastra, khususnya novel dan cerpen. Berikut adalah beberapa di antaranya:
- Latar belakang masyarakat. Unsur ini mengacu pada lingkungan sosial, budaya, ekonomi, politik, hingga ideologi suatu negara. Unsur ini dapat mempengaruhi tema cerita, karakter tokoh, dan plot. Contohnya, cerpen dengan latar belakang masyarakat yang hidup di tahun 1960-an, pasti akan memiliki perbedaan signifikan dalam hal budaya, nilai-nilai, dan peristiwa yang mempengaruhi cerita, dibandingkan dengan cerpen yang berlatar belakang masyarakat yang hidup di zaman sekarang.
- Latar belakang pengarang. Unsur ini mengacu pada informasi seputar penulisnya. Biasanya meliputi latar belakang, aspek-aspek kehidupan, atau pengalaman pribadi penulis. Unsur ini juga dapat membantu kita memahami pola tulisan dalam cerita tersebut. Contohnya, kamu mungkin sudah nggak asing lagi dengan novelis bernama Tere Liye. Tere Liye merupakan seorang penulis yang luar biasa. Ia bisa mengemas cerita yang sederhana, menjadi indah dengan pilihan diksi-diksinya. Sehingga, tak jarang, cerita yang ditulisnya bisa membuat pembaca terenyuh, bahkan sampai menitihkan air mata. Karya-karya Tere Liye yang best seller di antaranya Tentang Kamu, Rembulan Tenggelam di Wajahmu, Serial Bumi, Hujan, dan masih banyak lagi. Dengan mengetahui latar belakang pengarang, kita bisa memahami motif dan gaya tulisan cerita tersebut.
- Nilai-nilai yang terkandung dalam cerita. Unsur ini mengacu pada nilai agama, moral, sosial, dan budaya yang ada dalam cerita. Unsur ini dapat memberikan pesan atau amanat kepada pembaca. Unsur ini juga dapat mencerminkan pandangan hidup atau sikap penulis terhadap suatu hal. Contohnya, novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Novel ini mengandung nilai-nilai tentang pendidikan, persahabatan, perjuangan, dan cinta tanah air. Novel ini juga menunjukkan pandangan penulis yang optimis dan humanis terhadap kehidupan.
Contoh Unsur Ekstrinsik dalam Novel dan Cerpen
Untuk lebih memahami unsur ekstrinsik dalam karya sastra, berikut adalah beberapa contoh yang diambil dari novel dan cerpen:
- Novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Novel ini berlatar belakang masyarakat Minangkabau yang memiliki budaya dan adat yang kental. Novel ini juga mengandung nilai-nilai tentang Islam, pendidikan, mimpi, dan persahabatan. Novel ini juga mencerminkan pengalaman pribadi penulis yang pernah mondok di Pondok Modern Gontor.
- Cerpen Gelas-Gelas Berdenting karya Kuntowijoyo. Cerpen ini berlatar belakang masyarakat Jawa yang hidup di masa penjajahan Belanda. Cerpen ini juga mengandung nilai-nilai tentang nasionalisme, perlawanan, dan keadilan. Cerpen ini juga menunjukkan pandangan penulis yang kritis dan progresif terhadap sejarah.
2. Apa Saja Unsur-Unsur Ekstrinsik Cerpen? | Bahasa Indonesia Kelas 9. ruangguru.com.
3. Pengertian Unsur Ekstrinsik dalam Novel dan Cerpen + Contohnya. gramedia.com.