{"id":10694,"date":"2023-12-06T03:25:18","date_gmt":"2023-12-06T03:25:18","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=10694"},"modified":"2023-12-06T03:25:18","modified_gmt":"2023-12-06T03:25:18","slug":"cara-menulis-kutipan-yang-lebih-dari-satu-kalimat-dengan-benar-dan-tepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menulis-kutipan-yang-lebih-dari-satu-kalimat-dengan-benar-dan-tepat.html","title":{"rendered":"Cara Menulis Kutipan yang Lebih dari Satu Kalimat dengan Benar dan Tepat"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menulis-kutipan-yang-lebih-dari-satu-kalimat-dengan-benar-dan-tepat.html\/#Gunakan_Tanda_Petik\" >Gunakan Tanda Petik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menulis-kutipan-yang-lebih-dari-satu-kalimat-dengan-benar-dan-tepat.html\/#Gunakan_Tanda_Titik_Dua\" >Gunakan Tanda Titik Dua<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menulis-kutipan-yang-lebih-dari-satu-kalimat-dengan-benar-dan-tepat.html\/#Gunakan_Tanda_Elipsis\" >Gunakan Tanda Elipsis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menulis-kutipan-yang-lebih-dari-satu-kalimat-dengan-benar-dan-tepat.html\/#Gunakan_Tanda_Kurung\" >Gunakan Tanda Kurung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menulis-kutipan-yang-lebih-dari-satu-kalimat-dengan-benar-dan-tepat.html\/#Gunakan_Tanda_Kurung_Siku\" >Gunakan Tanda Kurung Siku<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Kutipan adalah cara untuk menyatakan kembali ide, pendapat, atau fakta dari sumber lain dengan menggunakan kata-kata yang sama atau hampir sama dengan sumber aslinya. Kutipan dapat digunakan untuk mendukung argumen, memberikan bukti, atau menghormati pemikiran orang lain. Kutipan juga dapat membantu kita menghindari plagiarisme, yaitu mengambil karya orang lain tanpa memberikan pengakuan yang layak.<\/p>\n<p>Ada beberapa aturan yang harus kita ikuti ketika menulis kutipan dalam teks, terutama jika kutipan tersebut lebih dari satu kalimat. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gunakan_Tanda_Petik\"><\/span>Gunakan Tanda Petik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tanda petik adalah tanda baca yang digunakan untuk menandai awal dan akhir kutipan. Tanda petik dapat berupa tanda petik ganda (&#8220;) atau tanda petik tunggal (&#8216;). Tanda petik ganda biasanya digunakan untuk kutipan langsung, yaitu kutipan yang menggunakan kata-kata yang persis sama dengan sumber aslinya. Tanda petik tunggal biasanya digunakan untuk kutipan dalam kutipan, yaitu kutipan yang berada di dalam kutipan lain.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Kutipan langsung: \u201cSaya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. Itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan dan memuaskan yang pernah saya lakukan\u201d (Pratchett, 2015, hlm. 12).<\/li>\n<li>Kutipan dalam kutipan: Menurut Smith (2020, hlm. 34), \u201cPratchett (2015, hlm. 12) mengatakan, \u2018Saya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. Itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan dan memuaskan yang pernah saya lakukan\u2019\u201d.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gunakan_Tanda_Titik_Dua\"><\/span>Gunakan Tanda Titik Dua<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tanda titik dua (:) adalah tanda baca yang digunakan untuk menghubungkan dua bagian kalimat yang saling berkaitan. Tanda titik dua dapat digunakan untuk memperkenalkan kutipan yang lebih dari satu kalimat, terutama jika kutipan tersebut diawali oleh kalimat yang lengkap dan berdiri sendiri.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Pratchett (2015, hlm. 12) mengungkapkan pandangannya tentang profesi sebagai penulis: \u201cSaya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. Itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan dan memuaskan yang pernah saya lakukan\u201d.<\/li>\n<li>Dalam bukunya, Smith (2020, hlm. 34) menulis: \u201cPratchett (2015, hlm. 12) mengatakan, \u2018Saya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. Itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan dan memuaskan yang pernah saya lakukan\u2019\u201d.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gunakan_Tanda_Elipsis\"><\/span>Gunakan Tanda Elipsis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tanda elipsis (\u2026) adalah tanda baca yang digunakan untuk menunjukkan bahwa ada bagian teks yang dihilangkan atau tidak ditulis secara lengkap. Tanda elipsis dapat digunakan untuk menyederhanakan kutipan yang lebih dari satu kalimat, dengan cara menghapus bagian yang tidak relevan atau tidak penting untuk konteks kita.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Kutipan lengkap: \u201cSaya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. Itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan dan memuaskan yang pernah saya lakukan. Saya selalu menikmati proses kreatif, tantangan, dan kebebasan yang ditawarkan oleh menulis\u201d (Pratchett, 2015, hlm. 12).<\/li>\n<li>Kutipan yang disederhanakan: \u201cSaya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. \u2026 Saya selalu menikmati proses kreatif, tantangan, dan kebebasan yang ditawarkan oleh menulis\u201d (Pratchett, 2015, hlm. 12).<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gunakan_Tanda_Kurung\"><\/span>Gunakan Tanda Kurung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tanda kurung (()) adalah tanda baca yang digunakan untuk memberikan informasi tambahan atau penjelasan yang tidak termasuk dalam alur utama teks. Tanda kurung dapat digunakan untuk memberikan informasi tentang sumber kutipan, seperti nama pengarang, tahun penerbitan, dan nomor halaman. Tanda kurung juga dapat digunakan untuk menambahkan kata-kata yang tidak ada dalam sumber asli, tetapi diperlukan untuk menjelaskan atau mengklarifikasi makna kutipan.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Kutipan dengan informasi sumber: \u201cSaya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. Itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan dan memuaskan yang pernah saya lakukan\u201d (Pratchett, 2015, hlm. 12).<\/li>\n<li>Kutipan dengan penambahan kata: \u201cSaya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis [fiksi]. Itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan dan memuaskan yang pernah saya lakukan\u201d (Pratchett, 2015, hlm. 12).<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gunakan_Tanda_Kurung_Siku\"><\/span>Gunakan Tanda Kurung Siku<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tanda kurung siku ([]) adalah tanda baca yang mirip dengan tanda kurung, tetapi digunakan untuk menunjukkan bahwa ada perubahan atau modifikasi yang dibuat pada teks asli. Tanda kurung siku dapat digunakan untuk mengubah huruf besar atau kecil, menambahkan atau menghapus tanda baca, atau mengoreksi kesalahan ejaan atau tata bahasa pada kutipan.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Kutipan dengan perubahan huruf: \u201c[S]aya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. Itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan dan memuaskan yang pernah saya lakukan\u201d (Pratchett, 2015, hlm. 12). (Huruf \u201cs\u201d pada kata \u201csaya\u201d diubah menjadi huruf besar karena kutipan tersebut diawali oleh tanda titik dua).<\/li>\n<li>Kutipan dengan perubahan tanda baca: \u201cSaya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. Itu adalah pekerjaan yang paling menyenangkan dan memuaskan yang pernah saya lakukan[.]\u201d (Pratchett, 2015, hlm. 12). (Tanda titik pada akhir kutipan tersebut diganti dengan tanda kurung siku karena kutipan tersebut diikuti oleh informasi sumber dalam tanda kurung).<\/li>\n<li>Kutipan dengan perbaikan kesalahan: \u201cSaya tidak pernah menyesal menjadi seorang penulis. Itu adalah pekerjaan yang paling [menyenangkan] dan memuaskan yang pernah saya lakukan\u201d (Pratchett, 2015, hlm. 12). (Kata \u201cmenyenangkan\u201d diperbaiki dari kesalahan ejaan \u201cmenyenagkan\u201d pada sumber asli).<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutipan adalah cara untuk menyatakan kembali ide, pendapat, atau fakta dari sumber lain dengan menggunakan kata-kata yang sama atau hampir sama dengan sumber aslinya. Kutipan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-10694","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10694","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10694"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10694\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10694"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10694"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10694"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}