{"id":11020,"date":"2023-12-11T02:13:47","date_gmt":"2023-12-11T02:13:47","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=11020"},"modified":"2023-12-11T02:13:47","modified_gmt":"2023-12-11T02:13:47","slug":"sejarah-perjalanan-pancasila-sebagai-ideologi-bangsa-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-perjalanan-pancasila-sebagai-ideologi-bangsa-2.html","title":{"rendered":"Sejarah Perjalanan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-perjalanan-pancasila-sebagai-ideologi-bangsa-2.html\/#Latar_belakang_lahirnya_Pancasila\" >Latar belakang lahirnya Pancasila<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-perjalanan-pancasila-sebagai-ideologi-bangsa-2.html\/#Perumusan_Pancasila\" >Perumusan Pancasila<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-perjalanan-pancasila-sebagai-ideologi-bangsa-2.html\/#Pengembangan_Pancasila\" >Pengembangan Pancasila<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-perjalanan-pancasila-sebagai-ideologi-bangsa-2.html\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\" dir=\"ltr\">\n<p data-sourcepos=\"3:1-3:170\">Pancasila adalah ideologi bangsa dan dasar negara Indonesia. Pancasila lahir melalui proses yang panjang dan bersejarah, mulai dari masa penjajahan hingga masa reformasi.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"5:1-5:37\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Latar_belakang_lahirnya_Pancasila\"><\/span>Latar belakang lahirnya Pancasila<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"7:1-7:313\">Pancasila lahir dalam konteks penjajahan Belanda dan Jepang. Penjajahan Belanda yang berlangsung selama 350 tahun telah menimbulkan berbagai penderitaan bagi bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia mengalami penindasan, pemerasan, dan diskriminasi. Hal ini mendorong bangsa Indonesia untuk berjuang meraih kemerdekaan.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"9:1-9:205\">Pada masa penjajahan Jepang, bangsa Indonesia diberi janji kemerdekaan. Namun, janji tersebut tidak kunjung ditepati. Hal ini membuat bangsa Indonesia semakin termotivasi untuk berjuang meraih kemerdekaan.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"11:1-11:290\">Pada masa penjajahan, bangsa Indonesia juga mengalami perkembangan pemikiran. Bangsa Indonesia mulai menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi penjajah. Bangsa Indonesia juga mulai mempelajari berbagai ideologi bangsa lain, seperti liberalisme, demokrasi, dan sosialisme.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"13:1-13:188\">Pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Proklamasi kemerdekaan Indonesia menjadi titik awal perjalanan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"15:1-15:23\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perumusan_Pancasila\"><\/span>Perumusan Pancasila<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"17:1-17:219\">Pada tanggal 29 Mei 1945, dibentuklah Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). BPUPKI bertugas untuk menyelidiki dan mempersiapkan hal-hal yang berhubungan dengan persiapan kemerdekaan Indonesia.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"19:1-19:208\">Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidatonya di sidang BPUPKI. Dalam pidatonya tersebut, Ir. Soekarno mengusulkan lima asas yang dijadikan dasar negara Indonesia. Kelima asas tersebut adalah:<\/p>\n<ol data-sourcepos=\"21:1-26:0\">\n<li data-sourcepos=\"21:1-21:36\"><strong><span class=\"citation-0\">Ketuhanan Yang Maha Esa<\/span><\/strong><\/li>\n<li data-sourcepos=\"22:1-22:40\"><strong><span class=\"citation-0\">Kemanusiaan yang Adil dan Beradab<\/span><\/strong><\/li>\n<li data-sourcepos=\"23:1-23:26\"><strong><span class=\"citation-0\">Persatuan Indonesia<\/span><\/strong><\/li>\n<li data-sourcepos=\"24:1-24:103\"><strong><span class=\"citation-0\">Kerakyatan yang <\/span><span class=\"citation-0 citation-1\">Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan\/Perwakilan<\/span><\/strong><\/li>\n<li data-sourcepos=\"25:1-26:0\"><strong><span class=\"citation-1\">Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p data-sourcepos=\"27:1-27:224\"><span class=\"citation-1 citation-end-1\">Usulan<\/span> Ir. Soekarno tersebut mendapat sambutan positif dari para anggota BPUPKI. Setelah melalui pembahasan dan penyempurnaan, akhirnya Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"29:1-29:26\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengembangan_Pancasila\"><\/span>Pengembangan Pancasila<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"31:1-31:161\">Pancasila telah mengalami perkembangan selama perjalanannya sebagai ideologi bangsa. Perkembangan Pancasila tersebut dapat dilihat dari beberapa periode berikut:<\/p>\n<p data-sourcepos=\"33:1-33:18\"><strong>Masa Orde Lama<\/strong><\/p>\n<p data-sourcepos=\"35:1-35:202\">Pada masa Orde Lama, Pancasila dikembangkan dengan menggunakan pendekatan ideologis dan filosofis. Pancasila dijadikan sebagai dasar pembangunan nasional dan landasan bagi berbagai kebijakan pemerintah.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"37:1-37:338\">Pada masa Orde Lama, Pancasila mengalami perkembangan yang cukup pesat. Pancasila dijadikan sebagai dasar pembangunan nasional, yang kemudian dikenal dengan istilah Pancasila sebagai ideologi pembangunan. Pancasila juga dijadikan sebagai landasan bagi berbagai kebijakan pemerintah, seperti kebijakan ekonomi, politik, sosial, dan budaya.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"39:1-39:18\"><strong>Masa Orde Baru<\/strong><\/p>\n<p data-sourcepos=\"41:1-41:172\">Pada masa Orde Baru, Pancasila dikembangkan dengan menggunakan pendekatan birokratis dan normatif. Pancasila dijadikan sebagai alat untuk melegitimasi kekuasaan pemerintah.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"43:1-43:233\">Pada masa Orde Baru, Pancasila mengalami perkembangan yang stagnan. Pancasila dijadikan sebagai alat untuk melegitimasi kekuasaan pemerintah. Pancasila tidak dikembangkan secara substansial, tetapi hanya diajarkan secara formalistik.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"45:1-45:18\"><strong>Masa Reformasi<\/strong><\/p>\n<p data-sourcepos=\"47:1-47:196\">Pada masa Reformasi, Pancasila dikembangkan dengan menggunakan pendekatan demokratis dan partisipatif. Pancasila dijadikan sebagai dasar untuk membangun masyarakat yang demokratis dan berkeadilan.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"49:1-49:273\">Pada masa Reformasi, Pancasila mengalami perkembangan yang signifikan. Pancasila dijadikan sebagai dasar untuk membangun masyarakat yang demokratis dan berkeadilan. Pancasila dikembangkan secara substansial, sehingga menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"51:1-51:14\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"53:1-53:213\">Pancasila telah menjadi ideologi bangsa yang tetap relevan hingga saat ini. Pancasila telah menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila telah menjadi pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pancasila adalah ideologi bangsa dan dasar negara Indonesia. Pancasila lahir melalui proses yang panjang dan bersejarah, mulai dari masa penjajahan hingga masa reformasi. Latar belakang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-11020","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11020","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11020"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11020\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}