{"id":1109,"date":"2023-05-31T04:35:12","date_gmt":"2023-05-31T04:35:12","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=1109"},"modified":"2023-05-31T04:35:20","modified_gmt":"2023-05-31T04:35:20","slug":"adab-menerima-tamu-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/adab-menerima-tamu-dalam-islam.html","title":{"rendered":"Adab Menerima Tamu dalam Islam"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/adab-menerima-tamu-dalam-islam.html\/#1_Menyambut_Tamu_dengan_Salam_dan_Senyum\" >1. Menyambut Tamu dengan Salam dan Senyum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/adab-menerima-tamu-dalam-islam.html\/#2_Memberikan_Tempat_Duduk_yang_Nyaman\" >2. Memberikan Tempat Duduk yang Nyaman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/adab-menerima-tamu-dalam-islam.html\/#3_Menyediakan_Hidangan_yang_Terbaik\" >3. Menyediakan Hidangan yang Terbaik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/adab-menerima-tamu-dalam-islam.html\/#4_Menjaga_Percakapan_yang_Baik\" >4. Menjaga Percakapan yang Baik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/adab-menerima-tamu-dalam-islam.html\/#5_Mengantarkan_Tamu_dengan_Hormat\" >5. Mengantarkan Tamu dengan Hormat<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Islam mengajarkan umatnya untuk bersikap baik dan ramah terhadap tamu yang datang berkunjung. Menerima dan memuliakan tamu adalah bagian dari tanda keimanan seorang muslim. Rasulullah SAW adalah contoh teladan penerima tamu yang baik. Beliau selalu menyambut tamu dengan senyum, memberikan tempat duduk yang nyaman, dan menyediakan hidangan yang terbaik. Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:<\/p>\n<p>&gt; \u0645\u064e\u0646\u0652 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u064a\u064f\u0624\u0652\u0645\u0650\u0646\u064f \u0628\u0650\u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0648\u064e\u0627\u0652\u0644\u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u0650 \u0627\u0652\u0644\u0623\u062e\u0650\u0631\u0650 \u0641\u064e\u0644\u0652\u064a\u064f\u0643\u0652\u0631\u0650\u0645\u0652 \u0636\u064e\u064a\u0652\u0641\u064e\u0647\u064f<\/p>\n<p>&gt; Artinya: &#8220;Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.&#8221;<\/p>\n<p>Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa adab menerima tamu dalam Islam yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menyambut_Tamu_dengan_Salam_dan_Senyum\"><\/span>1. Menyambut Tamu dengan Salam dan Senyum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Adab menerima tamu yang pertama adalah menyambut mereka dengan salam dan senyum. Salam adalah ucapan yang mengandung doa keselamatan dan kedamaian bagi orang yang disapa. Senyum adalah sedekah yang mudah dan murah, namun dapat menambah keceriaan dan keakraban. Dengan menyambut tamu dengan salam dan senyum, kita menunjukkan rasa hormat dan simpati kepada mereka.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memberikan_Tempat_Duduk_yang_Nyaman\"><\/span>2. Memberikan Tempat Duduk yang Nyaman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Adab menerima tamu yang kedua adalah memberikan tempat duduk yang nyaman. Tempat duduk yang nyaman adalah tempat yang bersih, luas, dan tidak mengganggu privasi. Kita harus mengutamakan kenyamanan tamu daripada diri kita sendiri. Kita harus menghindari memberikan tempat duduk yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, terlalu panas atau terlalu dingin, atau terlalu dekat dengan pintu atau jendela.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menyediakan_Hidangan_yang_Terbaik\"><\/span>3. Menyediakan Hidangan yang Terbaik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Adab menerima tamu yang ketiga adalah menyediakan hidangan yang terbaik. Hidangan yang terbaik adalah hidangan yang halal, baik, dan cukup. Kita tidak perlu berlebihan dalam menyajikan hidangan, namun juga tidak boleh pelit atau kikir. Kita harus menghormati selera dan kebutuhan tamu, serta memperhatikan adab makan dan minum dalam Islam.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menjaga_Percakapan_yang_Baik\"><\/span>4. Menjaga Percakapan yang Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Adab menerima tamu yang keempat adalah menjaga percakapan yang baik. Percakapan yang baik adalah percakapan yang bermanfaat, sopan, dan santun. Kita harus menghindari topik-topik yang dapat menimbulkan perselisihan, gosip, fitnah, atau hal-hal negatif lainnya. Kita harus berbicara dengan bahasa yang jelas, mudah dimengerti, dan tidak ambigu. Kita juga harus mendengarkan dengan baik dan memberikan tanggapan yang sesuai.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Mengantarkan_Tamu_dengan_Hormat\"><\/span>5. Mengantarkan Tamu dengan Hormat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Adab menerima tamu yang kelima adalah mengantarkan tamu dengan hormat. Mengantarkan tamu dengan hormat adalah menemani mereka sampai ke pintu keluar atau kendaraan mereka dengan sopan dan ramah. Kita harus mengucapkan salam dan doa untuk keselamatan dan keberkahan mereka. Kita juga harus mengucapkan terima kasih atas kunjungan mereka dan mengundang mereka untuk datang kembali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Islam mengajarkan umatnya untuk bersikap baik dan ramah terhadap tamu yang datang berkunjung. Menerima dan memuliakan tamu adalah bagian dari tanda keimanan seorang muslim. Rasulullah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-1109","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1109","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1109"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1109\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1109"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1109"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1109"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}