{"id":11271,"date":"2024-01-02T02:31:19","date_gmt":"2024-01-02T02:31:19","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=11271"},"modified":"2024-01-02T02:31:19","modified_gmt":"2024-01-02T02:31:19","slug":"unsur-unsur-frasa-penting-untuk-dikuasai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/unsur-unsur-frasa-penting-untuk-dikuasai.html","title":{"rendered":"Unsur-unsur Frasa: Penting untuk Dikuasai"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/unsur-unsur-frasa-penting-untuk-dikuasai.html\/#Pengertian_Frasa\" >Pengertian Frasa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/unsur-unsur-frasa-penting-untuk-dikuasai.html\/#Ciri-ciri_Frasa\" >Ciri-ciri Frasa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/unsur-unsur-frasa-penting-untuk-dikuasai.html\/#Jenis-jenis_Unsur_Frasa\" >Jenis-jenis Unsur Frasa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/unsur-unsur-frasa-penting-untuk-dikuasai.html\/#Fungsi_Unsur_Frasa_dalam_Kalimat\" >Fungsi Unsur Frasa dalam Kalimat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/unsur-unsur-frasa-penting-untuk-dikuasai.html\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\">\n<p>Frasa adalah salah satu unsur penting dalam bahasa Indonesia. Frasa merupakan gabungan kata yang tidak melebihi satu fungsi kalimat. Frasa dapat berfungsi sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, atau keterangan dalam kalimat.<\/p>\n<p>Memahami unsur-unsur frasa penting untuk dilakukan agar kita dapat menggunakan frasa dengan tepat dan benar dalam berbahasa Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas unsur-unsur frasa secara lengkap.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Frasa\"><\/span><strong>Pengertian Frasa<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Frasa dapat didefinisikan sebagai gabungan kata yang tidak melebihi satu fungsi kalimat. Frasa dapat terdiri dari dua kata atau lebih, tetapi tidak boleh melebihi satu fungsi kalimat.<\/p>\n<p>Frasa berbeda dengan kata. Kata merupakan satuan bahasa terkecil yang dapat berdiri sendiri. Frasa, di sisi lain, tidak dapat berdiri sendiri. Frasa harus digabungkan dengan kata atau frasa lain untuk membentuk kalimat.<\/p>\n<p>Frasa juga berbeda dengan kalimat. Kalimat merupakan satuan bahasa yang lengkap dan memiliki struktur yang baku. Frasa, di sisi lain, tidak lengkap dan tidak memiliki struktur yang baku.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-ciri_Frasa\"><\/span><strong>Ciri-ciri Frasa<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Frasa memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Terdiri dari dua kata atau lebih<\/li>\n<li>Tidak melebihi satu fungsi kalimat<\/li>\n<li>Tidak dapat berdiri sendiri<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Unsur_Frasa\"><\/span><strong>Jenis-jenis Unsur Frasa<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Unsur frasa dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu unsur utama dan unsur penyerta.<\/p>\n<p><strong>Unsur utama<\/strong> adalah unsur yang terpenting dalam frasa. Unsur utama dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Inti\/pusat<\/strong> adalah kata terpenting yang dijelaskan oleh unsur lain dalam frasa.<\/li>\n<li><strong>Atribut<\/strong> adalah kata yang menerangkan inti.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Unsur penyerta<\/strong> adalah unsur yang mendampingi unsur utama. Unsur penyerta dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Penyerta depan<\/strong> adalah kata yang ditempatkan sebelum inti.<\/li>\n<li><strong>Penyerta belakang<\/strong> adalah kata yang ditempatkan setelah inti.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Berdasarkan kedudukan unsur-unsurnya, frasa dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu frasa setara dan frasa bertingkat.<\/p>\n<p><strong><span class=\"citation-0\">Frasa setara<\/span><\/strong><span class=\"citation-0\"> adalah frasa yang hubungan unsur-unsurnya setara atau sederajat. Frasa jenis ini ditandai kesamaan kategori kata.<\/span><\/p>\n<p><strong><span class=\"citation-0\">Contoh:<\/span><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p><strong>Anak kecil dan gadis itu bermain di taman<\/strong>.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Buku merah, buku kuning, dan buku biru itu milikku<\/strong>.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Frasa bertingkat<\/strong> adalah frasa yang hubungan unsur-unsurnya tidak setara atau tidak sederajat. Frasa jenis ini ditandai adanya unsur dominan dan unsur bawahan.<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p><strong>Rumah besar itu milik Pak Andi<\/strong>.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Buku yang sedang kamu baca itu milikku<\/strong>.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Unsur_Frasa_dalam_Kalimat\"><\/span><strong>Fungsi Unsur Frasa dalam Kalimat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Unsur-unsur frasa berperan dalam pembentukan kalimat. Unsur utama berperan sebagai unsur yang menduduki fungsi tertentu dalam kalimat. Unsur penyerta berperan sebagai keterangan atau pelengkap unsur utama.<\/p>\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>\n<p><strong>Anak kecil itu bermain di taman<\/strong>.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Buku merah itu milikku<\/strong>.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span><strong>Penutup<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Memahami unsur-unsur frasa penting untuk dilakukan agar kita dapat menggunakan frasa dengan tepat dan benar dalam berbahasa Indonesia. Dengan memahami unsur-unsur frasa, kita dapat membedakan frasa dengan kata dan kalimat, serta dapat mengidentifikasi jenis-jenis frasa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Frasa adalah salah satu unsur penting dalam bahasa Indonesia. Frasa merupakan gabungan kata yang tidak melebihi satu fungsi kalimat. Frasa&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-11271","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11271","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11271"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11271\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11271"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11271"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11271"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}