{"id":11427,"date":"2024-01-23T02:03:20","date_gmt":"2024-01-23T02:03:20","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=11427"},"modified":"2024-01-23T02:03:20","modified_gmt":"2024-01-23T02:03:20","slug":"emil-berliner-penemu-gramofon-dan-piringan-cakram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/emil-berliner-penemu-gramofon-dan-piringan-cakram.html","title":{"rendered":"Emil Berliner: Penemu Gramofon dan Piringan Cakram"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/emil-berliner-penemu-gramofon-dan-piringan-cakram.html\/#Masa_muda_dan_pendidikan\" >Masa muda dan pendidikan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/emil-berliner-penemu-gramofon-dan-piringan-cakram.html\/#Penemuan_gramofon\" >Penemuan gramofon<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/emil-berliner-penemu-gramofon-dan-piringan-cakram.html\/#Piringan_cakram\" >Piringan cakram<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/emil-berliner-penemu-gramofon-dan-piringan-cakram.html\/#Dampak_pada_industri_musik\" >Dampak pada industri musik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/emil-berliner-penemu-gramofon-dan-piringan-cakram.html\/#Dampak_pada_budaya_populer\" >Dampak pada budaya populer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/emil-berliner-penemu-gramofon-dan-piringan-cakram.html\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\">\n<p>Emil Berliner adalah seorang penemu Jerman-Amerika yang lahir pada tahun 1851. Ia terkenal karena menemukan gramofon dan piringan cakram. Penemuannya ini memiliki dampak yang besar pada industri musik dan budaya populer.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Masa_muda_dan_pendidikan\"><\/span><strong>Masa muda dan pendidikan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berliner lahir di Hannover, Jerman, dalam keluarga pedagang Yahudi. Ia belajar teknik mesin di perguruan tinggi. Setelah lulus, ia bekerja sebagai teknisi untuk perusahaan telegraf.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penemuan_gramofon\"><\/span><strong>Penemuan gramofon<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada tahun 1887, Berliner menemukan gramofon, yang merupakan alat perekam dan pemutar suara yang menggunakan piringan cakram. Gramofon Berliner menggantikan fonograf, yang menggunakan silinder untuk merekam suara.<\/p>\n<p>Gramofon Berliner bekerja dengan prinsip yang berbeda dari fonograf. Pada fonograf, suara direkam dalam bentuk guratan spiral pada permukaan silinder. Guratan ini kemudian diputar oleh jarum untuk menghasilkan suara.<\/p>\n<p>Pada gramofon Berliner, suara direkam dalam bentuk lubang-lubang kecil pada permukaan piringan cakram. Lubang-lubang ini kemudian diputar oleh jarum untuk menghasilkan suara.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Piringan_cakram\"><\/span><strong>Piringan cakram<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berliner juga menemukan piringan cakram, yang merupakan media penyimpanan suara yang digunakan dengan gramofon. Piringan cakram lebih tahan lama dan lebih mudah diproduksi daripada silinder.<\/p>\n<p>Piringan cakram terbuat dari bahan yang keras, seperti kaca atau plastik. Lubang-lubang kecil pada piringan cakram direkam menggunakan alat khusus yang disebut stylus.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_pada_industri_musik\"><\/span><strong>Dampak pada industri musik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penemuan Berliner memiliki dampak yang besar pada industri musik. Gramofon dan piringan cakram membuat musik lebih mudah diakses dan dinikmati oleh masyarakat luas.<\/p>\n<p>Sebelum penemuan Berliner, musik hanya dapat dinikmati di tempat-tempat tertentu, seperti konser atau opera. Namun, dengan gramofon dan piringan cakram, orang dapat mendengarkan musik di rumah mereka sendiri.<\/p>\n<p>Hal ini menyebabkan popularitas musik meningkat pesat. Industri musik pun berkembang pesat, dengan munculnya perusahaan-perusahaan rekaman dan artis-artis baru.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_pada_budaya_populer\"><\/span><strong>Dampak pada budaya populer<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penemuan Berliner juga memiliki dampak pada budaya populer. Gramofon dan piringan cakram memungkinkan orang untuk mendengarkan musik di rumah mereka.<\/p>\n<p>Hal ini menyebabkan musik menjadi bagian yang lebih penting dari kehidupan sehari-hari. Musik menjadi sarana hiburan, pendidikan, dan bahkan ekspresi diri.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span><strong>Penutup<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Emil Berliner adalah seorang penemu yang berpengaruh yang mengubah cara orang mendengarkan musik. Penemuannya memiliki dampak yang besar pada industri musik dan budaya populer.<\/p>\n<p>Penemuan Berliner terus digunakan hingga saat ini. Gramofon dan piringan cakram masih merupakan media penyimpanan suara yang populer, terutama untuk koleksi musik klasik dan audio vintage.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Emil Berliner adalah seorang penemu Jerman-Amerika yang lahir pada tahun 1851. Ia terkenal karena menemukan gramofon dan piringan cakram. Penemuannya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1482],"tags":[],"class_list":["post-11427","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tokoh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11427","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11427"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11427\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11427"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11427"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11427"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}