{"id":1660,"date":"2023-06-22T04:00:30","date_gmt":"2023-06-22T04:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=1660"},"modified":"2023-09-07T02:01:45","modified_gmt":"2023-09-07T02:01:45","slug":"pancasila-sebagai-dasar-penyelenggaraan-negara-kesatuan-republik-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-dasar-penyelenggaraan-negara-kesatuan-republik-indonesia.html","title":{"rendered":"Pancasila sebagai Dasar Penyelenggaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-dasar-penyelenggaraan-negara-kesatuan-republik-indonesia.html\/#Implementasi_Sila-Sila_Pancasila_dalam_5_Pilar_Tata_Kelola_Pemerintahan\" >Implementasi Sila-Sila Pancasila dalam 5 Pilar Tata Kelola Pemerintahan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-dasar-penyelenggaraan-negara-kesatuan-republik-indonesia.html\/#1_Dimensi_Kebijakan_Spiritual_dan_Moralitas_Publik_Sila_Pertama\" >1. Dimensi Kebijakan Spiritual dan Moralitas Publik (Sila Pertama)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-dasar-penyelenggaraan-negara-kesatuan-republik-indonesia.html\/#2_Dimensi_Penegakan_Hukum_Berkeadaban_dan_Perlindungan_HAM_Sila_Kedua\" >2. Dimensi Penegakan Hukum Berkeadaban dan Perlindungan HAM (Sila Kedua)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-dasar-penyelenggaraan-negara-kesatuan-republik-indonesia.html\/#3_Dimensi_Diplomasi_Bebas-Aktif_dan_Kedaulatan_Teritorial_Sila_Ketiga\" >3. Dimensi Diplomasi Bebas-Aktif dan Kedaulatan Teritorial (Sila Ketiga)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-dasar-penyelenggaraan-negara-kesatuan-republik-indonesia.html\/#4_Dimensi_Demokrasi_Deliberatif_dan_Pelayanan_Publik_Akuntabel_Sila_Keempat\" >4. Dimensi Demokrasi Deliberatif dan Pelayanan Publik Akuntabel (Sila Keempat)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-dasar-penyelenggaraan-negara-kesatuan-republik-indonesia.html\/#5_Dimensi_Alokasi_Fiskal_dan_Pemerataan_Kesejahteraan_Sila_Kelima\" >5. Dimensi Alokasi Fiskal dan Pemerataan Kesejahteraan (Sila Kelima)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-dasar-penyelenggaraan-negara-kesatuan-republik-indonesia.html\/#Tabel_Tolok_Ukur_Penyelenggaraan_Negara_Berbasis_Pancasila\" >Tabel Tolok Ukur Penyelenggaraan Negara Berbasis Pancasila<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Penyelenggaraan kekuasaan pemerintahan dalam sebuah negara berdaulat memerlukan landasan filosofis dan moral yang kokoh agar tidak terjerumus ke dalam kesewenang-wenangan, oligarki kekuasaan, atau teknokrasi yang dingin tanpa kepedulian kemanusiaan. Di Indonesia, <strong>Pancasila berkedudukan sebagai Dasar Penyelenggaraan Negara<\/strong> yang mengikat secara moral, etis, dan yuridis bagi seluruh cabang kekuasaan negara: lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, maupun lembaga eksaminatif\/audit.<\/p>\n<p>Prinsip ini berakar dari kedudukan Pancasila sebagai cita hukum (<em>rechtsidee<\/em>) yang mengarahkan kebijakan publik nasional, mulai dari perencanaan anggaran belanja (APBN), pembentukan peraturan perundang-undangan, penegakan hukum di peradilan, hingga diplomasi internasional, sebagaimana diamanatkan oleh <strong>Pembukaan UUD 1945<\/strong> dan <strong>Ketetapan MPR RI Nomor XVIII\/MPR\/1998<\/strong> tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara.<\/p>\n<div class=\"kajian-terkait-kampus\" style=\"background-color: #F8FAFC;border-left: 4px solid #D4AF37;padding: 16px 20px;margin: 28px 0;border-radius: 0 8px 8px 0\">\n<p style=\"margin-top: 0;margin-bottom: 8px;font-weight: bold;color: #0F172A\">Kajian Terkait Penyelenggaraan Negara:<\/p>\n<ul style=\"margin-bottom: 0;padding-left: 20px;color: #334155\">\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-dasar-negara-dan-konstitusi.html\" title=\"Pancasila dan Konstitusi\">Pancasila sebagai Dasar Negara dan Konstitusi Republik Indonesia<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pancasila-sebagai-sistem-etika-politik.html\" title=\"Etika Politik Pancasila\">Pancasila sebagai Sistem Etika Politik dan Moralitas Kekuasaan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/politik-dan-strategi-nasional.html\" title=\"Politik dan Strategi Nasional\">Politik dan Strategi Nasional dalam Sistem Perencanaan Pembangunan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/negara-kesatuan-republik-indonesia-sebagai-bentuk-negara-dan-bentuk-pemerintahan.html\" title=\"Bentuk Negara dan Pemerintahan\">NKRI sebagai Bentuk Negara, Bentuk Pemerintahan, dan Sistem Presidensial<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Implementasi_Sila-Sila_Pancasila_dalam_5_Pilar_Tata_Kelola_Pemerintahan\"><\/span>Implementasi Sila-Sila Pancasila dalam 5 Pilar Tata Kelola Pemerintahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Penyelenggaraan negara berdasar Pancasila tercermin secara konkret dalam lima dimensi tata kelola kebijakan publik:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Dimensi_Kebijakan_Spiritual_dan_Moralitas_Publik_Sila_Pertama\"><\/span>1. Dimensi Kebijakan Spiritual dan Moralitas Publik (Sila Pertama)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penyelenggaraan negara mengakui keberadaan Tuhan Yang Maha Esa dan menjamin hak kemerdekaan beragama bagi setiap penduduk tanpa diskriminasi. Penyelenggara negara dituntut memiliki integritas moral spiritual yang tinggi, menjauhi perilaku koruptif, serta menolak pemaksaan keyakinan agama tertentu dalam hukum publik universal.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Dimensi_Penegakan_Hukum_Berkeadaban_dan_Perlindungan_HAM_Sila_Kedua\"><\/span>2. Dimensi Penegakan Hukum Berkeadaban dan Perlindungan HAM (Sila Kedua)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Aparatur negara wajib menyelenggarakan penegakan hukum yang manusiawi, adil, transparan, dan tidak pandang bulu (<em>equality before the law<\/em>). Kebijakan peradilan menolak segala bentuk penyiksaan fisik, perlakuan merendahkan martabat tersangka, dan menjamin hak atas bantuan hukum cuma-cuma bagi masyarakat miskin sesuai amanat UU No. 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Dimensi_Diplomasi_Bebas-Aktif_dan_Kedaulatan_Teritorial_Sila_Ketiga\"><\/span>3. Dimensi Diplomasi Bebas-Aktif dan Kedaulatan Teritorial (Sila Ketiga)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pemerintah berkewajiban menjaga keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke, memperkuat pertahanan semesta (UU No. 23 Tahun 2019), serta menjalankan politik luar negeri yang <strong>bebas dan aktif<\/strong>: tidak terikat pada pakta militer blok adidaya manapun, tetapi aktif memperjuangkan perdamaian dunia dan menolak segala bentuk imperialisme serta kolonialisme global.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Dimensi_Demokrasi_Deliberatif_dan_Pelayanan_Publik_Akuntabel_Sila_Keempat\"><\/span>4. Dimensi Demokrasi Deliberatif dan Pelayanan Publik Akuntabel (Sila Keempat)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pengambilan keputusan negara mengutamakan musyawarah untuk mufakat melalui lembaga perwakilan rakyat yang akuntabel. Kebijakan publik wajib membuka ruang partisipasi masyarakat yang bermakna (<em>meaningful participation<\/em>) serta menerapkan asas keterbukaan informasi publik (UU No. 14 Tahun 2008) guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani (<em>good public governance<\/em>).<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Dimensi_Alokasi_Fiskal_dan_Pemerataan_Kesejahteraan_Sila_Kelima\"><\/span>5. Dimensi Alokasi Fiskal dan Pemerataan Kesejahteraan (Sila Kelima)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kebijakan anggaran belanja negara (APBN\/APBD) harus mencerminkan keadilan distributif: memprioritaskan alokasi pendidikan minimal 20%, alokasi perlindungan sosial bagi fakir miskin, bantuan operasional sekolah (BOSP), pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal (3T), serta pengelolaan kekayaan alam yang berwawasan lingkungan untuk kemakmuran rakyat banyak (Pasal 33 UUD 1945).<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tabel_Tolok_Ukur_Penyelenggaraan_Negara_Berbasis_Pancasila\"><\/span>Tabel Tolok Ukur Penyelenggaraan Negara Berbasis Pancasila<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<div class=\"table-responsive\">\n<table class=\"table table-bordered table-striped\" style=\"width: 100%;border-collapse: collapse;margin: 24px 0\">\n<thead>\n<tr style=\"background-color: #0F172A;color: #FFFFFF\">\n<th style=\"padding: 12px;border: 1px solid #CBD5E1\">Sektor Penyelenggaraan<\/th>\n<th style=\"padding: 12px;border: 1px solid #CBD5E1\">Prinsip Panduan Pancasila<\/th>\n<th style=\"padding: 12px;border: 1px solid #CBD5E1\">Indikator Keberhasilan Kebijakan Publik<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1;font-weight: bold\">Reformasi Birokrasi<\/td>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1\">Nilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif)<\/td>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1\">Digitalisasi pelayanan publik terpadu (SPBE), Indeks Persepsi Korupsi yang membaik, dan nihil pungli<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1;font-weight: bold\">Pengelolaan Anggaran<\/td>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1\">Keadilan distributif (Sila V) &#038; akuntabilitas musyawarah (Sila IV)<\/td>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1\">Penurunan angka kemiskinan ekstrem, penurunan rasio Gini kesenjangan ekonomi, dan opini WTP BPK<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1;font-weight: bold\">Penegakan Hukum<\/td>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1\">Keadilan restoratif dan perlakuan setara tanpa diskriminasi (Sila II &#038; Sila V)<\/td>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1\">Kepastian hukum investasi, perlindungan korban kejahatan, dan peradilan independen bebas suap<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1;font-weight: bold\">Pertahanan Keamanan<\/td>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1\">Ketahanan semesta dan kesatuan wilayah nusantara (Sila III)<\/td>\n<td style=\"padding: 10px;border: 1px solid #CBD5E1\">Kesiapsiagaan Komcad, kedaulatan batas laut ZEE, serta keamanan siber infrastruktur kritis<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p>Pancasila sebagai dasar penyelenggaraan negara adalah jaminan bahwa Republik Indonesia senantiasa setia pada mandat konstitusinya: melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyelenggaraan kekuasaan pemerintahan dalam sebuah negara berdaulat memerlukan landasan filosofis dan moral yang kokoh agar tidak terjerumus ke dalam kesewenang-wenangan,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-1660","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1660","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1660"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1660\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1660"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1660"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1660"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}