{"id":1738,"date":"2023-06-22T08:10:40","date_gmt":"2023-06-22T08:10:40","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=1738"},"modified":"2023-06-22T08:10:40","modified_gmt":"2023-06-22T08:10:40","slug":"klasifikasi-makhluk-hidup-pengertian-manfaat-dasar-tingkatan-dan-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup-pengertian-manfaat-dasar-tingkatan-dan-contoh.html","title":{"rendered":"Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengertian, Manfaat, Dasar, Tingkatan dan Contoh"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup-pengertian-manfaat-dasar-tingkatan-dan-contoh.html\/#Pengertian_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\" >Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup-pengertian-manfaat-dasar-tingkatan-dan-contoh.html\/#Manfaat_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\" >Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup-pengertian-manfaat-dasar-tingkatan-dan-contoh.html\/#Dasar_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\" >Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup-pengertian-manfaat-dasar-tingkatan-dan-contoh.html\/#Tingkatan_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\" >Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/klasifikasi-makhluk-hidup-pengertian-manfaat-dasar-tingkatan-dan-contoh.html\/#Contoh_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\" >Contoh Klasifikasi Makhluk Hidup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\"><\/span>Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri tertentu yang dimilikinya. Cabang ilmu biologi yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi (Yunani, taxis = susunan, nomos = aturan). Klasifikasi makhluk hidup dilakukan secara sistematis dan bertahap. Organisme-organisme yang memiliki persamaan ciri tertentu dimasukkan ke dalam satu kelompok. Dari anggota kelompok tersebut, dicari lagi persamaan dan perbedaan ciri lainnya untuk membentuk kelompok yang lebih kecil. Hal ini berdasarkan kajian evolusi bahwa organisme dalam satu kelompok memiliki hubungan kekerabatan yang dekat. Makin banyak persamaan ciri, makin dekat pula kekerabatannya\u00b2.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\"><\/span>Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dengan mengklasifikasikan makhluk hidup dapat diperoleh beberapa manfaat, antara lain sebagai berikut\u00b2:<\/p>\n<p>&#8211; Menyederhanakan objek studi biologi yang beraneka ragam sehingga lebih mudah untuk mempelajarinya.<br \/>\n&#8211; Dapat mengetahui hubungan kekerabatan antara organisme yang satu dengan organisme lainnya.<br \/>\n&#8211; Dapat mengetahui asal-usul dan sejarah perkembangan makhluk hidup.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dasar_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\"><\/span>Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beberapa dasar klasifikasi digunakan dalam melakukan klasifikasi, antara lain berdasarkan ciri-ciri fisik, morfologi, cara bereproduksi, manfaat, ciri-ciri kromosom, kandungan gen di dalam kromosom, dan kandungan zat biokimia\u00b2. Berdasarkan dasar-dasar klasifikasi tersebut, sistem klasifikasi makhluk hidup dapat dibedakan menjadi sistem alamiah, sistem artifisial (buatan), sistem filogenetik, dan sistem modern\u00b3.<\/p>\n<p>&#8211; Sistem alamiah adalah klasifikasi untuk membentuk takson-takson yang bersifat alamiah (sesuai kehendak alam). Dasar yang digunakan adalah adanya persamaan sifat, terutama sifat morfologinya.<br \/>\n&#8211; Sistem artifisial adalah klasifikasi untuk membentuk takson-takson yang bersifat buatan (sesuai kehendak manusia). Dasar yang digunakan adalah adanya manfaat atau fungsi dari organisme tersebut bagi manusia.<br \/>\n&#8211; Sistem filogenetik adalah klasifikasi untuk membentuk takson-takson yang bersifat sejarah (sesuai dengan asal-usul dan perkembangan organisme). Dasar yang digunakan adalah adanya bukti-bukti evolusi dari organisme tersebut.<br \/>\n&#8211; Sistem modern adalah klasifikasi untuk membentuk takson-takson yang bersifat terkini (sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi). Dasar yang digunakan adalah adanya ciri-ciri molekuler dan genetik dari organisme tersebut.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tingkatan_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\"><\/span>Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Klasifikasi makhluk hidup dilakukan secara bertingkat dari tingkat tertinggi sampai terendah. Tingkat tertinggi menunjukkan kelompok yang paling luas dan heterogen (berbeda-beda), sedangkan tingkat terendah menunjukkan kelompok yang paling sempit dan homogen (sama-sama)\u00b9. Urutan tingkatan klasifikasi makhluk hidup dari tingkat tertinggi ke tingkat terendah yaitu\u00b9:<\/p>\n<p>1. Domain (Daerah)<br \/>\n2. Kingdom (Kerajaan)<br \/>\n3. Phylum atau Filum (hewan)\/Divisio (tumbuhan)<br \/>\n4. Classis (Kelas)<br \/>\n5. Ordo (Bangsa)<br \/>\n6. Familia (Suku)<br \/>\n7. Genus (Marga)<br \/>\n8. Spesies (Jenis)<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Klasifikasi_Makhluk_Hidup\"><\/span>Contoh Klasifikasi Makhluk Hidup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut adalah contoh klasifikasi makhluk hidup untuk manusia, kucing, dan padi\u00b9:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Tingkatan<\/th>\n<th>Manusia<\/th>\n<th>Kucing<\/th>\n<th>Padi<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Domain<\/td>\n<td>Eukarya<\/td>\n<td>Eukarya<\/td>\n<td>Eukarya<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kingdom<\/td>\n<td>Animalia<\/td>\n<td>Animalia<\/td>\n<td>Plantae<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Phylum\/Divisio<\/td>\n<td>Chordata<\/td>\n<td>Chordata<\/td>\n<td>Magnoliophyta<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Classis<\/td>\n<td>Mammalia<\/td>\n<td>Mammalia<\/td>\n<td>Liliopsida<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Ordo<\/td>\n<td>Primata<\/td>\n<td>Carnivora<\/td>\n<td>Poales<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Familia<\/td>\n<td>Hominidae<\/td>\n<td>Felidae<\/td>\n<td>Poaceae<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Genus<\/td>\n<td>Homo<\/td>\n<td>Felis<\/td>\n<td>Oryza<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Spesies<\/td>\n<td>Homo sapiens<\/td>\n<td>Felis catus<\/td>\n<td>Oryza sativa<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Klasifikasi Makhluk Hidup &#8211; Pengertian, Manfaat, Dasar, Contoh. https:\/\/www.dosenpendidikan.co.id\/klasifikasi-makhluk-hidup\/.<br \/>\n(2) Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup: Definisi dan Contohnya &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-5501930\/sistem-klasifikasi-makhluk-hidup-definisi-dan-contohnya.<br \/>\n(3) \u221a Klasifikasi Makhluk Hidup (Penjelasan Lengkap) &#8211; Saintif. https:\/\/saintif.com\/klasifikasi-makhluk-hidup\/.<br \/>\n(4) Klasifikasi Makhluk Hidup dalam Sistem 5 Kingdom &#8211; Quipper. https:\/\/www.quipper.com\/id\/blog\/mapel\/biologi\/klasifikasi-makhluk-hidup-dalam-sistem-5-kingdom\/.<br \/>\n(5) Klasifikasi Mahluk Hidup &#8211; GuruAkuntansi.co.id. https:\/\/guruakuntansi.co.id\/klasifikasi-mahluk-hidup\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri tertentu yang dimilikinya. Cabang ilmu biologi yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-1738","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1738"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1738\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}