{"id":2142,"date":"2023-07-02T01:32:55","date_gmt":"2023-07-02T01:32:55","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=2142"},"modified":"2023-07-02T01:32:55","modified_gmt":"2023-07-02T01:32:55","slug":"permainan-bola-voli-sejarah-teknik-dasar-dan-peraturan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/permainan-bola-voli-sejarah-teknik-dasar-dan-peraturan.html","title":{"rendered":"Permainan Bola Voli: Sejarah, Teknik Dasar, dan Peraturan"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/permainan-bola-voli-sejarah-teknik-dasar-dan-peraturan.html\/#Sejarah_Permainan_Bola_Voli\" >Sejarah Permainan Bola Voli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/permainan-bola-voli-sejarah-teknik-dasar-dan-peraturan.html\/#Teknik_Dasar_Permainan_Bola_Voli\" >Teknik Dasar Permainan Bola Voli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/permainan-bola-voli-sejarah-teknik-dasar-dan-peraturan.html\/#Peraturan_Permainan_Bola_Voli\" >Peraturan Permainan Bola Voli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/permainan-bola-voli-sejarah-teknik-dasar-dan-peraturan.html\/#Ukuran-ukuran\" >Ukuran-ukuran<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Bola voli adalah salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim yang berlawanan. Setiap tim terdiri dari enam orang pemain yang berusaha memukul bola agar melewati net dan jatuh di lapangan lawan. Bola voli merupakan olahraga yang mengandalkan kerjasama tim, keterampilan, dan strategi untuk memenangkan pertandingan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Permainan_Bola_Voli\"><\/span>Sejarah Permainan Bola Voli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Permainan bola voli pertama kali diciptakan oleh William G. Morgan, seorang instruktur pendidikan jasmani di YMCA, pada tahun 1895 di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat. Morgan terinspirasi oleh permainan bola basket yang diciptakan oleh James Naismith, tetapi ingin membuat permainan yang lebih sesuai untuk orang tua yang tidak terlalu aktif secara fisik. Morgan menggabungkan unsur-unsur dari bola basket, bisbol, tenis, dan bola tangan untuk menciptakan permainan baru yang dinamakan Mintonette.<\/p>\n<p>Nama Mintonette kemudian diganti menjadi volleyball (bola voli) pada tahun 1896, saat Morgan mendemonstrasikan permainannya di konferensi YMCA di Springfield. Permainan ini mendapat sambutan baik dari para peserta konferensi dan mulai menyebar ke berbagai negara melalui YMCA. Bola voli juga menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade sejak tahun 1964.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Dasar_Permainan_Bola_Voli\"><\/span>Teknik Dasar Permainan Bola Voli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam permainan bola voli, ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh para pemain, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Servis: teknik memukul bola dari belakang garis batas lapangan untuk memulai pertandingan atau mengembalikan bola ke lapangan lawan. Ada beberapa jenis servis, seperti servis bawah, servis atas, servis mengapung, dan servis melompat.<\/li>\n<li>Passing: teknik menerima dan mengoper bola kepada rekan tim atau ke arah net. Ada dua jenis passing, yaitu passing atas dan passing bawah.<\/li>\n<li>Smash: teknik memukul bola dengan keras dan cepat ke arah lapangan lawan dengan tujuan menjatuhkan bola atau menyulitkan lawan untuk mengembalikan bola. Smash biasanya dilakukan setelah mendapat operan dari rekan tim.<\/li>\n<li>Blocking: teknik menghalau atau menghentikan smash lawan dengan cara melompat dan menaikkan tangan di depan net. Blocking bertujuan untuk mengembalikan bola ke lapangan lawan atau mengubah arah bola.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peraturan_Permainan_Bola_Voli\"><\/span>Peraturan Permainan Bola Voli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Permainan bola voli memiliki beberapa peraturan dasar yang harus dipatuhi oleh para pemain, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Setiap tim terdiri dari enam orang pemain yang berposisi di lapangan sesuai dengan formasi yang ditentukan.<\/li>\n<li>Setiap tim hanya boleh menyentuh bola maksimal tiga kali sebelum mengirimnya ke lapangan lawan. Sentuhan yang sama oleh dua pemain secara bersamaan dianggap sebagai satu sentuhan.<\/li>\n<li>Pemain tidak boleh menyentuh net atau melanggar garis batas lapangan saat bermain.<\/li>\n<li>Pemain tidak boleh menahan, membawa, atau melempar bola saat menyentuhnya. Pemain harus memukul bola dengan bagian tubuh mana saja di atas pinggang.<\/li>\n<li>Pertandingan terdiri dari tiga atau lima set. Setiap set dimenangkan oleh tim yang mencapai 25 poin terlebih dahulu dengan selisih minimal dua poin. Jika kedua tim imbang 24-24, set dilanjutkan sampai salah satu tim unggul dua poin.<\/li>\n<li>Jika kedua tim menang dua set masing-masing, maka set kelima atau set penentu dimainkan sampai salah satu tim mencapai 15 poin dengan selisih minimal dua poin.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ukuran-ukuran\"><\/span>Ukuran-ukuran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li>Ukuran lapangan bola voli standar nasional dan internasional adalah\u00a0<strong>9 x 18 meter<\/strong><sup>1<\/sup><sup>2<\/sup><sup>3<\/sup><sup>4<\/sup><sup>5<\/sup>.\u00a0Lapangan memiliki bentuk empat persegi panjang dan dikelilingi oleh ruang bebas minimal 3 meter dari garis batas lapangan<sup>2<\/sup>.\u00a0Pada pertandingan internasional yang resmi, ruang bebas minimal 5 meter dari garis samping lapangan dan 8 meter dari garis belakang lapangan<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Lapangan bola voli terbagi menjadi dua bagian yang dipisahkan oleh net atau jaring. Setiap bagian memiliki dua daerah, yaitu daerah depan dan daerah belakang.\u00a0Daerah depan berjarak 3 meter dari garis tengah lapangan dan daerah belakang berukuran 6 meter dari daerah depan<sup>2<\/sup>.\u00a0Pada sisi kiri dan kanan lapangan terdapat daerah pergantian pemain, dan pada bagian kanan belakang terdapat daerah servis<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Garis-garis yang ada di lapangan bola voli memiliki lebar 5 sentimeter<sup>2<\/sup>. Ada dua jenis garis, yaitu garis batas dan garis tengah. Garis batas adalah garis pembentuk lapangan agar menjadi empat persegi panjang.\u00a0Garis tengah adalah garis yang memotong lapangan menjadi dua bagian dengan ukuran masing-masing 9 meter<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Net atau jaring yang dipasang di tengah lapangan memiliki lebar 1 meter dan panjang 9 meter<sup>2<\/sup>.\u00a0Tinggi net untuk bola voli putri adalah 2,24 meter dan untuk bola voli putra adalah 2,43 meter<sup>2<\/sup>.\u00a0Net juga dilengkapi dengan antena yang berfungsi sebagai batas wilayah permainan di atas net<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Bola voli &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Bola_voli.<br \/>\n(2) Permainan Bola Voli: Pengertian, Teknik Dasar, Peraturan dan Peralatan. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/permainan-bola-voli\/.<br \/>\n(3) Permainan Bola Voli: Pengertian, Sejarah, dan Teknik Dasar &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6207993\/permainan-bola-voli-pengertian-sejarah-dan-teknik-dasar.<br \/>\n(4) PERMAINAN BOLA VOLI: Pengertian, Sejarah, Peraturan &amp; Teknik Dasar. https:\/\/salamadian.com\/permainan-bola-voli\/.<br \/>\n(5) Materi Bola Voli &#8211; Pengertian, Sejarah, Peraturan &amp; Teknik &#8211; Quipper.Co.Id. https:\/\/quipper.co.id\/materi-bola-voli\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bola voli adalah salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim yang berlawanan. Setiap tim terdiri dari enam orang pemain yang berusaha memukul bola&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-2142","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2142","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2142"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2142\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2142"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2142"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2142"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}