{"id":28206,"date":"2022-11-27T11:18:03","date_gmt":"2022-11-27T04:18:03","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=28206"},"modified":"2022-11-27T11:18:03","modified_gmt":"2022-11-27T04:18:03","slug":"obligasi-pengertian-jenis-nilai-dan-resiko-obligasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/obligasi-pengertian-jenis-nilai-dan-resiko-obligasi.html","title":{"rendered":"Obligasi : Pengertian, Jenis, Nilai dan Resiko Obligasi"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/obligasi-pengertian-jenis-nilai-dan-resiko-obligasi.html\/#Definisi_Obligasi\" >Definisi Obligasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/obligasi-pengertian-jenis-nilai-dan-resiko-obligasi.html\/#Jenis-Jenis_Obligasi\" >Jenis-Jenis Obligasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/obligasi-pengertian-jenis-nilai-dan-resiko-obligasi.html\/#Nilai_Obligasi\" >Nilai Obligasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/obligasi-pengertian-jenis-nilai-dan-resiko-obligasi.html\/#Resiko_Obligasi\" >Resiko Obligasi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Definisi_Obligasi\"><\/span><b><\/b><b><strong>Definisi Obligasi<\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Obligasi (bond) dapat didefinisikan sebagai utang jangka panjang yang akan dibayar kembali pada saat jatuh tempo dengan bunga yang tetap jika ada. Dari defenisi ini dapat dimengerti bahwa obligasi adalah suatu utang atau kewajiban jangka panjang\u00a0<em>(bond)<\/em>, sedangkan utang jangka pendek disebut\u00a0<em>bill<\/em>. Nilai utang dari obligasi ini dinyatakan di dalam surat utangnya. Bunga dari obligasi adalah tetap (misalnya 14% setahun) jika ada dan sudah ditentukan. Karena obligasi membayar bunga yang besamya tetap, maka obligasi dikenal juga sebagai sekuritas pendapatan tetap. Walaupun kebanyakan obligasi memberikan bunga tetap, ada juga obligasi yang tidak membayar bunga.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Menerbitkan obligasi dapat dilakukan secara umum disebut\u00a0<em>public placement<\/em>\u00a0atau secara privat\/terbatas disebut\u00a0<em>private placement<\/em>. Beberapa lembaga keuangan (perusahaan sekuritas) berperan dalam menerbitkan dan mentransaksikan sekuritas, seperti bank investasi (perusahaan penjamin emisi),\u00a0<em>securities broker and dealer<\/em>\u00a0(pedagang perantara), dan\u00a0<em>organized exchange<\/em>\u00a0(bursa efek).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dalam menerbitkan obligasi untuk dijual ke publik, perusahaan biasanya membeli jasa perusahaan penjamin efek\u00a0<em>(investment bank)<\/em>, yaitu institusi yang profesional dalam melakukan proses penjaminan emisi\u00a0<em>(underwriting)<\/em>, dan berperan sebagai penjamin\u00a0<em>(underwriter)<\/em>. Proses penjaminan emisi mencakup aktivitas mengemas produk keuangan (obligasi), mem-persiapkan persyaratan regulator, menentukan harga sekuritas dan menjualnya ke publik. Perusahaan publik yang memiliki reputasi dapat menjual sekuritasnya langsung kepada investor tanpa melalui registrasi pemerintah terlebih dahulu, disebut\u00a0<em>private placement<b><strong>[1]<\/strong><\/b>.<\/em><\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Obligasi\"><\/span><b><\/b><b><strong>Jenis-Jenis Obligasi<\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Goverment Bond<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah juga membutuhkan dana untuk pembangunan negara. Salah satunya adalah dengan meminjam jangka panjang kepada masyarakat. Surat utang pemerintah ini disebut dengan Surat Utang Negara (SUN) atau lebih dikenal dengan nama obligasi pemerintah\u00a0<em>(government bond)<\/em><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li style=\"font-weight: 400;\">Multicipal Bond<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Municipal bond adalah obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah misalnya pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten. Pemerintah daerah biasanya mengeluarkan obligasi ini untuk pembiayaan modal, seperti membangun jalan raya, perumahan rakyat, rumah sakit umum dan lain sebagainya.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li style=\"font-weight: 400;\">Corporate Bond<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Obligasi perusahaan\u00a0<em>(corporate bond)\u00a0<\/em>adalah surat utang jangka panjang yang dikeluarkan oleh perusahaan swasta dengan nilai utang akan dibayarkan kembali pada saat jatuh tempo dengan pembayaran kupon atau tanpa kupon yang sudah ditentukan di kontrak utangnya. Obligasi perusahaan biasanya dilindungi dengan\u00a0<em>bond indenture<\/em>, yaitu janji perusahaan penerbit obligasi untuk mematuhi semua ketentuan yang dituliskan kepada pihak tertentu yang dipercaya\u00a0<em>(trustee)<\/em>.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai_Obligasi\"><\/span><b><\/b><b><strong>Nilai Obligasi<\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\">Nilai Maturiti<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><em>Maturity value<\/em>\u00a0atau disebut juga nilai jatuh tempo adalah nilai yang dijanjikan akan dibayar pada saat obligasi jatuh tempo. Nilai maturiti ini juga mewakili nilai nominal atau nilai\u00a0<em>per value<\/em>\u00a0atau nilai tampang\u00a0<em>(face value)<\/em>\u00a0dari obligasi[2].<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li style=\"font-weight: 400;\">Nilai Pasar Obligasi<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Nilai pasar obligasi\u00a0<em>(market value)<\/em>\u00a0adalah nilai jual obligasi yang terdaftar di pasar modal pada saat tertentu. Misalnya terdapat pada kutipan nilai pasar obligasi yang tercatat di\u00a0<em>New York Slack Exchange<\/em>\u00a0di surat kabar\u00a0<em>The Wall Street Journal.<\/em><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li style=\"font-weight: 400;\">Nilai Intrinsik Obligasi<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Nilai intrinsik\u00a0<em>(instrinsic value)<\/em>\u00a0atau nilai fundamental\u00a0<em>(fundamental value)<\/em>\u00a0atau nilai sesungguhnya dari suatu obligasi adalah perkiraan nilai sebenarnya dari suatu obligasi. Nilai sebenamya tidak mungkin dihitung dengan tepat, hanya dapat diperkirakan.<\/p>\n<h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Resiko_Obligasi\"><\/span><b><\/b><b><strong>Resiko Obligasi<\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Walaupun obligasi lebih rendah resikonya dibandingkan dengan saham, tetapi obligasi tetap aktiva beresiko. Resiko dari obligasi adalah kemungkinan obligasi tidak terbayar\u00a0<em>(default)<\/em>. Peringkat obligasi\u00a0<em>(bond rating)<\/em>\u00a0dapat digunakan sebagai proksi dari risiko obligasi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Peringkat obligasi adalah simbol-simbol karakter yang diberikan oleh agen peringkat untuk menunjukkan risiko dari obligasi.\u00a0<em>Standard &amp; Poor\u2019s\u00a0<\/em>(S&amp;P)<em>\u00a0Corporation dan Moody &#8216;s Investor Service Inc.<\/em>\u00a0adalah agen peringkat obligasi terkenal di dunia. Di Indonesia obligasi diperingkat oleh PT PEFINDO yang didirikan pada tanggal 21 Desember 1993 dan PT KASNIC\u00a0<em>Credit Rating<\/em>.<\/p>\n<p>[1]\u00a0Silvanita Ketut,\u00a0<em>\u201cBank dan Lembaga Keuangan Lain\u201d<\/em>. Erlangga, 2009. h. 115-118.<\/p>\n<p>[2]\u00a0Hartono Jogiyanto.\u00a0<em>\u201cTeori Portofolio dan Analisis Investasi\u201d<\/em>. Edisi kesepuluh, BPFE-Yogyakarta, 2016. h. 216-219<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Definisi Obligasi Obligasi (bond) dapat didefinisikan sebagai utang jangka panjang yang akan dibayar kembali pada saat jatuh tempo dengan bunga yang tetap jika ada. Dari&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-28206","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28206"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28206\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}