{"id":29128,"date":"2022-12-04T08:31:41","date_gmt":"2022-12-04T01:31:41","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=29128"},"modified":"2022-12-04T08:31:41","modified_gmt":"2022-12-04T01:31:41","slug":"teknik-penanganan-risiko-pendekatan-kualitatif-dan-kuantitatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/teknik-penanganan-risiko-pendekatan-kualitatif-dan-kuantitatif.html","title":{"rendered":"Teknik Penanganan Risiko : Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/teknik-penanganan-risiko-pendekatan-kualitatif-dan-kuantitatif.html\/#Pendekatan_Kualitatif\" >Pendekatan Kualitatif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/teknik-penanganan-risiko-pendekatan-kualitatif-dan-kuantitatif.html\/#Pendekatan_Kuantitatif\" >Pendekatan Kuantitatif<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h1 style=\"font-weight: 400;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendekatan_Kualitatif\"><\/span><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Pendekatan Kualitatif<\/span><\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Metode analisis kualitatif\u00a0<i><em style=\"font-weight: inherit;\">(qualitative analysis method)<\/em><\/i>, yaitu\u00a0 metode analisis risiko yang memakai tabulasi berdasarkan evaluasi deskriptif (tinggi, sedang atau rendah). Berikut ini beberapa teknik penanganan risiko dalam metode kualitatif.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Pendekatan Dua Langkah<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sesudah manajer risiko mengidentifikasikan dan mengukur kerugian potensial, maka ia harus menyiapkan suatu daftar penutupan asuransi yang dirasa paling jitu menutup kerugian ini. Penutupan dalam daftar itu dibagi dalam 3 golongan utama atas dasar keparahan kerugian yang ditutupnya. Kemudian manajer risiko meninjau kembali kontrak asuransi dalam setiap golongan untuk tetapkan yang mana diantara kerugian-kerugian ini yang mungkin lebih memuaskan ditangani dengan cara-cara lain dari asuransi.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\">Pendaftaran Sementara<\/strong><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dalam langkah pertama, manajer risiko harus tetapkan : pertama, kombinasi penutupan asuransi yang sanggup menunjukkan pinjaman terbaik terhadap risiko yang dihadapi perusahaan yang bersangkutan. Untuk penetapan ini pihak manajer risiko harus mengerti kontrak asuransi dan penetapan harga asuransi. Tujuannya adalahuntuk mengadakan pinjaman yang paling lengkap dengan biaya yang paling murah. Oleh lantaran itu tidak semua risiko bias diasuransikan maka dengan menciptakan daftar ini, manajer risiko akan lebih waspada bahwa \u00a0risiko menyerupai ini harus segera ditangani dengan cara lain bukan dengan asuransi.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sesudah manajer risiko tetapkan kombinasi penutupan yang terbaik dan limit kebijaksanaan, maka ia membagi kontrak asuransi kedalam 3 golongan yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Penutupan yang esensial (penutupan yang diwajibkan oleh undang-undang)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Penutupan yang diinginkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Penutupan yang tersedia.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Membuat Daftar Yang Telah Diperbaiki<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Setalah daftar sementara itu lengkap, mnajer risiko kemudian meninjau kontrak-kontrak dalam asing-masing golongan untuk tetapkan yang mana diantara kerugian ini yang mungkin sanggup ditangani lebih memuaskan dengan cara-cara lain. Sebagai rujukan kontrak-kontrak yang keluar dari golongan yang esensial mungkin mencakup pinjaman terhadap:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang sanggup dipindahkan kepada pihak lain (bukan pihak asuransi) dengan biaya yang lebih murah dari premi asuransi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang sanggup dicegah atau dikurangi sedemikian rupa sehingga tidak lagi merupakan kerugian yang parah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang terjadi demikian seringnya sehingga kerugian itu sanggup diperkirakan dengan seksama. Dalam hal ini asuransi berdikari lebih menarik lantaran menghemat pengeluaran.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h1 style=\"font-weight: 400;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendekatan_Kuantitatif\"><\/span><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Pendekatan Kuantitatif<\/span><\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Metode analisis kuantitatif<i><em style=\"font-weight: inherit;\">\u00a0(quantitative analysis method)<\/em><\/i>, yaitu\u00a0 metode analisis risiko yang memakai angka numerik untuk menyatakan dampak dan probabilitas.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Pemilihan metode yang akan digunakan untuk menangani risiko berdasarkan pendekatan ini dimulai dengan menciptakan sebuah tabel matrik &#8220;kerugian yang mungkin&#8221; yang menunjukkan aneka macam kemungkinan atau biaya yang harus dikeluarkan bagi setiap keputusan yang mungkin, dan bagi\u00a0<i><em style=\"font-weight: inherit;\">outcome<\/em><\/i>\u00a0yang mungkin. Kemudian harus dijelaskan secara persis atau sama tujuan yang hendak dicapai oleh pengambil keputusan yang bersangkutan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Penerapan pendekatan ini sedikit terbatas, disebabkan oleh beberapa kendala sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Data yang diharapkan tidak ada atau tidak mencukupi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kemungkinan kurangnya pengalaman penggunaan cara ini.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Walaupun adanya keterbatasan tersebut, pendekatan ini sangat bermanfaat dalam tetapkan sesuatu keputusan administrasi yang penting.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Matrik Kerugian<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Untuk menggambarkan konsep kerugian matrik kerugian anggaplah bahwa sebuah gedung yang dimilki oleh suatu perusahaan dihadapkan pada suatu kerugian lantaran kebakaran dan yang akan terjadi yaitu kerugian total atau sama sekali tidak ada kerugian. Selanjutnya anggaplah bahawa manajer risiko harus tetapkan antara 3 perangkat tindakan yaitu :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Untuk menanggung risiko.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Untuk menanggung risiko serta menambah beberapa perjuangan pengamanan sehingga mengurangi kans suatu kebakaran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Untuk membeli pinjaman asuransi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Matrik kerugian di bawah ini menunjukkan kerugian bagi setiap keputusan dari ketiga kemungkinan tindakan dalam rujukan ini, Kerugian-kerugian itu jatuh ke dalam dua kategori :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian secara kebetulan yang akan terjadi hanya kalau ada suatu kebakaran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Biaya yang akan timbul baik ada kebakaran maupun tidak ada kebakaran.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian secara kebetulan (<i><em style=\"font-weight: inherit;\">accidental losses<\/em><\/i>) ini sanggup dibagi lagi ke dalam:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Yang sanggup diasuransikan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Yang tidak sanggup diasuransikan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sebagai contoh, dianggap bahwa kontrak asuransi yang dipertimbangkan ini merupakan paket yang luas yang melindungi perusahaan yang bersangkutan terhadap sebagian besar kerugian kebetulan, menyerupai biaya mengganti bangunan, penggunaan gedung yang bersangkutan, biaya memindahkan puing-puing dan tanggung jawab terhadap orang lain, seandainya manajer tetapkan untuk menanggung sendiri risiko menyerupai itu, yang diperkirakan mencakup total Rp. 200.000.000.-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Jika perusahaan yang bersangkutan menanggung sendiri risiko dan kalau nanti suatu kebakaran terjadi, maka perusahaan itu juga akan menderita kerugian kebetulan, kerugian ini tidak akan ada bila perusahaan itu membeli asuransi. Kerugian ekstra ini merupakan salah satu jenis \u201ckerugian kebetulan yang tidak diasuransikan\u201d. Jenis lain kerugian yang tak diasuransikan merupakan kerugian-kerugian yang terjadi baik perusahaan yang bersangkutan menanggung sendiri risiko maupun membeli asuransi. Hanya jenis yang pertama sajalah yang dianggap akan terjadi dalam rujukan ini dan terbatas pada pertambahan biaya kredit. Pertambahan biaya kredit ini disebabkan oleh tekanan forum pemberi pinjaman, bila perusahaan ini akan menanggung kerugian kebakaran sebesar Rp. 200.000.000,-. Biaya pemanis kredit ini diperkirakan akan menjadi Rp. 12.000.000,-.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Untuk menyederhanakan penyajian konstruksi matrik kerugian ini, cadangan tidak diadakan lantaran dalam suatu kegiatan penanggungan sendiri sebagian kerugian dan biaya tidak akan timbul dengan segera. Kegagalan untuk mengetahui adanya\u00a0<i><em style=\"font-weight: inherit;\">oppurtunity cost\u00a0<\/em><\/i>dari pada asuransi, maka terlihat bahwa pembelian asuransi lebih menguntungkan. Untuk memperbaiki kekurangan tersebut, disarankan manajer risiko memakai nilai kini yang diharapkan baik untuk kerugian maupun untuk biaya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Akan tetapi hal itu mengaggap bahwa manajer risiko tidak menilai jasa-jasa menyerupai asuransi, kalau perusahaan memikul risiko yang bersangkutan, tetapi tidak terjadi kebakaran. Maka perusahaan tersebut tidak mengalami kerugian sama sekali.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Jika perusahaan tersebut menentukan memikul risiko ditambah dengan pealatan pengamanan yang baru, dan kalau memang terjadi kebakaran, maka imbas atas kerugian kebetulan yang sanggup diasuransikan maupun yang tidak sanggup diasuransikan tersebut tergantung sifat tindakan pengamanan tersebut. Dalam rujukan ini dianggap yang akan dikurangi hanya probabilitas kebakaran, bukan keparahannya. Akibat kerugian kebetulan yang sanggup diasuransikan maupun yang tidak sanggup diasuransikan tersebut dalam matrik terlihat sama besarnya, tetapi yang membedakannya yaitu biaya-biaya yang timbul dari pemanis pengamanan dianggap\u00a0 Rp. 6000.000,- per tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Jika perjuangan pengamanan dilakukan namun tidak terjadi kebakaran, maka kerugian yang timbul hanya berupa biaya perjuangan pengamanan itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Namun kalau perusahaan membeli asuransi dan ternyata kemudian terjadi kebakaran, maka premi sejumlah Rp. 10.000.000,- disubtitusikan bagi kerugian yang sanggup diasuransikan dan sanggup dikendalikan itu. Biasanya sebagian kerugian kebetulan yang tidak sanggup diasuransikan, sepperti berkurangnya kenyamanan atau kerugian penggunaan harta milik pribadi, akan tetap ada. Dalam rujukan ini kerugian kebetulan yang tidak sanggup diasuransikan yang diketahui hanya pertambahan biaya kredit yang tidak akan terjadi bila perusahaan yang bersangkutan membeli asuransi. Karena itu kerugian hanya berupa premi asuransi sebesar Rp. 10.000.000,-.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Jika asuransi dibeli dan tidak ada kebakaran terjadi, maka kerugian berupa premi asuransi Rp. 10.000.000,-.<\/span><\/p>\n<table style=\"font-weight: 400;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" rowspan=\"2\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Keputusan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" colspan=\"4\" width=\"499\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Outcome<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" colspan=\"2\" width=\"249\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kebakaran<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" colspan=\"2\" width=\"249\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tidak Ada Kebakaran<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menanggung Risiko<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang sanggup diasuransiakan<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian kebetulan yang tidak sanggup diasuransikan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 200.000.000,-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. \u00a0\u00a012.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 0,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menanggung risiko dan menambah peralatan pengamanan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang diasuransikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang tidak sanggup diasuransikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Biaya peralatan pengamanan.<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 200.000.000,-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp.\u00a0\u00a0 12.000.000,-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><u><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 6.000.000,-<\/span><\/u><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 218.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Biaya peralatan pengamanan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><u><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 6.000.000,-<\/span><\/u><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 6.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Membeli asuransi<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Premi asuransi per tahun<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp.\u00a0\u00a0 10.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Premi asuransi<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"125\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 10.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\">Pengaruh pajak terhadap Keputusan<\/strong><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sampai pada titik ini, uraian-uraian mengabaikan imbas pajak.\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rumusnya yaitu hasil pertambahan dari hasil Kerugian dikalikan dengan tarif pajak (%) dengan hasil biaya kredit yang dikalikan dengan tariff pajak (%) juga.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0Pada rujukan berikutnya dimisalkan tarif pajak rata-rata 50% x Rp. 200.000.000.- setelah pajak akan menjadi 50% x Rp. 200.000.000.- = Rp. 100.000.000.-, biaya kredit akan menjadi 50% x Rp. 12.000.000.- = Rp. 6.000.000.-. maka total kerugian setelah pajak yaitu Rp. 106.000.000.-<\/span><\/p>\n<table style=\"font-weight: 400;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" rowspan=\"2\" width=\"154\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Keputusan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" colspan=\"3\" width=\"462\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Outcome<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"175\"><\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"134\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kebakaran<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"154\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tidak Terjadi Kebaran<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"154\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Memikul risiko<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"175\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang sanggup diasuransikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian kebetulan yang tidak sanggup diasuransikan.<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"134\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 100.000.000,-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<u>Rp. 6.000.000,-<\/u><\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 106.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"154\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"154\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Memikul risiko dengan menambah perjuangan pengamanan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"175\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang diasuransikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang tidak sanggup diasuransikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Biaya perjuangan pengamanan.<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"134\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 100.000.000,-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 6.000.000,-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<u>Rp. 3.000.000,-<\/u><\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 109.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"154\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<u>Rp. 3.000.000,-<\/u><\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 3.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"154\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Membeli asuransi<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"175\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Premi asuransi.<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"134\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 5.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"154\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 5.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\">Peninjauan Metode Kecemasan<\/strong><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dengan metode kecemasan, manajer risiko menentukan keputusan yang dalam jangka waktu usang (<i><em style=\"font-weight: inherit;\">long run<\/em><\/i>) yang kan menghasilkan kerugian rata-rata per tahun yang paling rendah. Termasuk di dalam kerugian tersebut yaitu suatu nilai yang dibebankan untuk menanggung kecemasan lantaran dengan fluktuasi kerugian lebih dari tahun ke tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Nilai ini sangat subyektif, tetapi bila kerugian-kerugian tersebut diharapkan akan menjadi tinggi dalam suatu tahun tertentu, sanggup menimbulkan maslah-maslah keuangan yang besar bagi perusahaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\">Pengaruh Kecemasan dalam Menetapkan Keputusan<\/strong><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kecemasan wacana kemungkinan terjadinya kerugian, sebelumnya tidak diperhitungkan sebagai biaya. Memang sangat sukar sekali menterjemahkannya ke dalam nilai sejumlah uang tertentu, akan tetapi mengabaikan biaya ini akan menjurus kepada keputusan yang kurang tepat. Nilai kecemasan tentu saja merupakan faktor yang sangat subyektif. Nilai tergantung atas distribusi probabilitas dari pada :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ketidakpastian wacana apa yang akan terjadi berdasarkan perasaan langsung manajer risiko yang bersangkutan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Risiko-risiko lain yang dihadapi perusahaan yang bersangkutan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tujuan administrasi risiko perusahaan yang bersangkutan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tujuan administrasi risiko akan mensugesti faktor kecemasan tersebut lantaran :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tujuan administrasi risiko menentukan seberapa besar pentingnya kecemasan itu seharusnya ditempatkan pada kerugian potensial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tujuan administrasi risiko mencerminkan perilaku perusahaan yang bersangkutan terhadap risiko.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kuatnya keinginan untuk mencapai kedamaian pikiran, atau bebas dari rasa cemas mencerminkan perilaku sesuatu perusahaan terhadap risiko.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Contoh kecemasan yang timbul lantaran keputusan menanggung sendiri risiko, contohnya dinilai Rp. 4.000.000.-, kerugian potensial yaitu Rp. 106.000.000.-. karna nilai kecemasan tersebut sama, baik pada Outcome kebakaran maupun pada outcome tidak terjadi kebakaran, maka Rp. 4.000.000.- mesti ditambahkan pada kedua outcome kebakaran dan tidak ada kebakaran. Kerugian total, termasuk nilai kecemasan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Pada keputusan (2), nilai kecemasan berkurang menjadi Rp. 3.000.000.-, lantaran dengan anggapan kecemasan berkurang lantaran adanya pemanis pengamanan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Akhirnya lantaran kerugian per tahun tidak berubah pada keputusan (3), maka nilai kecemasan pada keputusan membeli asuransi yaitu nol. Karena itu nilai kerugian bagi keputusan membeli asuransi yaitu sama dalam tabel 1.2 dan tabel 1.3.<\/span><\/p>\n<table style=\"font-weight: 400;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" rowspan=\"2\" width=\"123\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Keputusan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" colspan=\"3\" width=\"493\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Outcome<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" colspan=\"2\" width=\"300\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kebakaran<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"193\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tidak Terjadi<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kebakaran<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"123\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menaggung risiko<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"158\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang sanggup diasuransikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian kebetulan yang tidak sanggup diasuransikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kecemasan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"142\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 100.000.000.-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 6.000.000.-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><u><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 4.000.000.-<\/span><\/u><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 110.000.000.-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"193\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<u>Rp. 4.000.000.-<\/u><\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 4.000.000.-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"123\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menanggung risiko perjuangan gres pengamanan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"158\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian yang tak sanggup diasuransikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kerugian kebetulan yang tak sanggup diasuransikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kecemasan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Biaya ekstra keamanan.<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"142\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 100.000.000.-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 6.000.000.-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 3.000.000,-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><u><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 3.000.000,-<\/span><\/u><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rp. 112.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"193\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 3.000.000,-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<u>Rp. 3.000.000,-<\/u><\/span><\/p>\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 6.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"123\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Membeli asuransi<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"158\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Premi asuransi<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"142\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 5.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\" width=\"193\">\n<p style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Rp. 5.000.000,-<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\">Obyektif dan Aturan Pengambilan Keputusan<\/strong><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tidak mungkin untuk mempertimbangkan masing-masing obyektif yang mungkin yang akan dicapai manajer risiko dalam masalah ini, meskipun demikian beberapa obyektif yang umum kiranya sudah mencukupi untuk dibahas. Obyektif itu akan dibagi ke dalam kategori utama:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Obyektif yang menganggap manejer risiko tidak sanggup memperkirakan probablitas kerugian kebakaran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Obyektif yang menganggap manejer risik sanggup memperkirakan probablitas kerugian tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Jika probabilitas tidak sanggup diperkirakan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ada dua obyektif yang akan dipertimbangkan yang termasuk kedalam kategori ini.\u00a0<u>Meminimumkan kerugian potensial yang maksimum selama periode yang bersangkutan (Minimax)<\/u><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Manejer risiko dengan obyektif mengambil keputusan untuk melindungi perusahaan terhadap kerugian yang paling jelek yang mungkin terjadi yaitu dengan membeli asuransi.\u00a0<u>Meminimumkan kerugian potensial yang minimum selama periode yang bersangkutan (Minimin)<\/u><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dengan obyektif manejer risiko menginginkan kerugian yang paling rendah yang mungkin terjadi tanpa menentukan outcomenya. Kerugian paling kecil terjadi pada outcome \u201ctidak terjadi kebakaran\u201d dan terlihat bahwa kerugian paling kecil itu yaitu pada keputusan No. 1 yaitu menanggung sendiri risiko, maka manejer cendrung tidak membeli asuransi.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Probabilitas sanggup diperkirakan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tujuan yang bersifat minimax dan minmin sesungguhnya faedahnya hanya sedikit bagi manejer risiko. Dengan menganut obyektif tersebut, manejer yang minimixer cendrung memacu pada pembelian asuransi, sementara yang miniminer cendrung tidak membeli asuransi. Mereka telah mengabaikan informasi wacana distribusi probabilitas dari pada\u00a0<i><em style=\"font-weight: inherit;\">outcome<\/em><\/i>.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Jika kita misalkan manejer risiko memperkirakan kans kerugian yaitu 3\/100 tanpa sesuatu pemanis pengamanan dan kans 1\/100 dengan pengusulan pemanis perjuangan pengamanan yang baru. Dengan pemanis informasi gres ini, maka timbul pula pemanis dua obyektif sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Meminimumkan kerugian yang berkenaan dengan out-come yang paling mungkin<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Meskipun tidak terlalu berfaedah, obyektif ini memberi perigatan lantaran sebagian orang mungkin mempertimbangkannya layak. Jika manejer risiko percaya bahwa kebakaran \u201clebih mungkin\u201d dari tidak terjadi kebakaran maka mereka seharusnya membeli asuransi, namun di kehidupan aktual masih ada yang menentang asuransi lantaran dalam masalah menyerupai ini kemungkinan kerugian lebih kebanyakan yang diasuransikan, kurang dari setengah, namun konsekuensinya sanggup drastis kalau kerugian terjadi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Meminimumkan kerugian-harapan selama periode kebijaksanaan itu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Manajer risiko yang meminimumkan kerugian impian dalam jangka waktu yang panjang akan memiliki kerugian rata-rata yang terkecil.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dalam kasus, kerugian impian untuk masing-masing keputusan yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menanggung risiko<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">3\/100 (Rp. 110.000.-) + 97\/100 (Rp. 4.000.-) = Rp. 7.180.-<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menanggung risiko plus pemanis pengamanan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">1\/100 (Rp. 110.000.-) + 97\/100 (Rp. 4.000.-) = Rp. 7.180.-<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Membeli asuransi<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">3\/100 (Rp. 5.000.-) + 99\/100 (Rp. 5.000.-) = Rp. 5.000.-<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dalam situasi ini manejer risiko sebaiknya membeli asuransi, lantaran keputusan ini dalam jangka waktu yang usang akan menghasilkan kerugian impian yang paling rendah, hanya kalau ia memperkirakan ditribusi probabilitas dan nilai kecemasan secara tepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\">Mengapa Seseorang membeli Asuransi<\/strong><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sebagaimana sudah dijelaskan dalam tetapkan premi, pihak asuransi akan membebankan biaya yang bersifat prospektif. Pertama, penanggung menghitung kerugian impian rata-rata dialami pihak tertanggung yang kualitas dan kuantitasnya sama. Kepada asumsi kerugian yang diharapkan itu penanggung menambah sejumlah beban untuk biaya operasi, keuntungan dan cadangan. Karena itu sebelum seseorang membeli asuransi, mereka harus memahami, bahwa mereka akan membayar jumlah premi yang lebih besar dari jumlah kerugian potensial yang mereka alami. Kenapa mereka mau membeli pinjaman asuransi walau mereka tahu biayanya lebih mahal.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Faktor yang mendorong orang membeli asuransi :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ingin membuang kecemasan tanggapan fluktuasi dalam kerugian kebetulan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menanggung sendiri kerugian kebetulan yang sanggup diasuransikan mungkin akan menimbulkan kerugian kebetulan yang tak sanggup diasuransikan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Mungkin faktor pajak menimbulkan membeli asuransi lebih menguntungkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Perkiraan kerugian yang dihitung sendiri lebih besar dari asumsi pihak asuransi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Nilai\u00a0<i><em style=\"font-weight: inherit;\">service<\/em><\/i>\u00a0yang disediakan pihak asuransi, menyerupai inspeksi keselamatan, pembiasaan kerugian dan sebagainya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">DAFTAR PUSTAKA<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Darmawi, Herman, 2006,\u00a0<i><em style=\"font-weight: inherit;\">Manajemen risiko<\/em><\/i>, Jakarta: Bumi Aksara.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendekatan Kualitatif Metode analisis kualitatif\u00a0(qualitative analysis method), yaitu\u00a0 metode analisis risiko yang memakai tabulasi berdasarkan evaluasi deskriptif (tinggi, sedang atau rendah). Berikut ini beberapa teknik&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-29128","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29128","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29128"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29128\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29128"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29128"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29128"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}