{"id":29253,"date":"2022-12-04T22:13:46","date_gmt":"2022-12-04T15:13:46","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=29253"},"modified":"2022-12-04T22:13:46","modified_gmt":"2022-12-04T15:13:46","slug":"pengertian-tingkatan-tugas-tugas-dan-sifat-sifat-manajer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-tingkatan-tugas-tugas-dan-sifat-sifat-manajer.html","title":{"rendered":"Pengertian, Tingkatan, Tugas-tugas dan Sifat-sifat Manajer"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-tingkatan-tugas-tugas-dan-sifat-sifat-manajer.html\/#Pengertian_Manajer_Menurut_Para_Ahli\" >Pengertian Manajer Menurut Para Ahli<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-tingkatan-tugas-tugas-dan-sifat-sifat-manajer.html\/#Tingkatan_Manajer\" >Tingkatan Manajer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-tingkatan-tugas-tugas-dan-sifat-sifat-manajer.html\/#Tugas-tugas_Manajer\" >Tugas-tugas Manajer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-tingkatan-tugas-tugas-dan-sifat-sifat-manajer.html\/#Manajer_Puncak\" >Manajer Puncak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-tingkatan-tugas-tugas-dan-sifat-sifat-manajer.html\/#Manajer_Tingkat_Menengah\" >Manajer Tingkat Menengah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-tingkatan-tugas-tugas-dan-sifat-sifat-manajer.html\/#Manajer_Tingkat_Bawah\" >Manajer Tingkat Bawah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-tingkatan-tugas-tugas-dan-sifat-sifat-manajer.html\/#Sifat-sifat_Manajer\" >Sifat-sifat Manajer<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 style=\"font-style: inherit;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Manajer_Menurut_Para_Ahli\"><\/span><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Pengertian Manajer Menurut Para Ahli<\/span><\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Manajer yaitu mereka yang mempunyai tanggungjawab dalam perjuangan memajukan dan mempertahankan perusahaan,terutama pada saat-saat sulit. Manajer bertindak dalam kekerabatan yang pengaruhnya menyebar kepada orang lain yang membuat orang lain menjadi lebih baik.<\/span>\u00a0<span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Lebih lanjut, pengertian manajer yaitu orang yang mempunyai pengalaman, pengetahuan serta keterampilan yang baik dan diakui oleh organisasi<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0atau\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">perusahaan tersebut untuk sanggup memimpin, mengendalikan mengelola, mengatur serta menyebarkan organisasi dalam rangka mencapai visi (tujuan) perusahaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Berikut adalah<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0b<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">eberapa pengertian manajer yang dikemukakan oleh para hebat antara lain yaitu :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut James A.F. Stoner , manajer yaitu orang yang menyelaraskan tujuan yang saliang bertentangan dan menentukan prioritas, manajer harus befikir secara analitis<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">(membuat keputusan yang lebih baik) dan konseptual (mengindentifikasi).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut Drs.<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Malayu S.P. Hasibuan, manajer merupakan seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan melaksanakan kordinasi kegiatan-kegitan mereka untuk mencapai target suatu oraganisasi. Menurutnya pemimpin itu harus mempunyai bawahan,harus membagi pekerjaanya dan harus tetap bertanggungjawab terhadap pekerjaan tersebut. Manajer juga yaitu seseorang yang mencapai tujuannya melalui kegiatan-kegiatan orang lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut Robert Tanembaum, manajer yaitu mereka yang memakai wewenang formal untuk mengorganisasi,mengarahkan dan mengontrol para bawahan yang bertanggungjwab, supaya semua cuilan pekerjaan dikoordinasi demi mencapai tujuan perusahaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menur<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">u<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">t Prof. Maccoby, \u201cseorang pemimpin yang untuk masa sekarang yaitu orang yang religious, dalam artian mendapatkan kepercayaan etnis dan moral dari banyak sekali agama, walaupun ia sendiri mungkin menolak ketentuan mistik dan wangsit ketuhanan yang berlainan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut penulis Manajer yaitu orang yang berwenang dan bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendalikan karyawan untuk mencapai suatu tujuan organisasi.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-weight: 400;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tingkatan_Manajer\"><\/span><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tingkatan Manajer<\/span><\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dalam suatu organisasi yang modern mempunyai tingkatan-tingkatannya masing-masing. Dimana setiap tingkatan tersebut juga mempunyai tugasnya masing-masing. Pelaksanaan kiprah berlangsung dalam wilayah kerja masing-masing tetapi berkewaj<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">i<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">ban untuk saling berkomunikasi dalam perjuangan memperkuat dan meningkatkan kiprah perusahaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tingkatan manajer yang terdapat dalam suatu perusahaan dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu :\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-style: inherit;\">Top Manager (Manajer Puncak)<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Adalah pemimpin tertinggi dari suatu perusahaan. Yang termasuk dalam golongan ini yaitu Direktur Utama dan Dewan Komisaris. Manjer ini juga dikenal pula dengan istilah <i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-weight: inherit;\">executive officer<\/span><\/em><\/i><i><em style=\"font-weight: inherit;\">.<\/em><\/i><\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-style: inherit;\">Middle Manager (Manajer Menengah)<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Adalah pemimpin menengah dari suatu perusahaan. Yang termasuk dalam golongan ini yaitu kepala devisi, kepala unit, kepala cuilan dan pemimpin cabang.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-style: inherit;\">Lower Manager (Manajer Terendah)<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Adalah pemimpin terendah yang secara eksklusif memimpin, mengarahkan dan mengawasi para karyawan pelaksana atau operasional dalam mengerjakan tugas-tugasnya, supaya tujuan-tujuan perusahaan tercapai. Contohnya yaitu mandor (foreman).<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut penulis didalam sebuah organisasi niscaya ada tingkatan pengelola dan didalam sebuah perusahaan ada seseorang yang bertugas sebagai manajer dan manajer pun ada tingkatanya. Tingkatan manajer itu ada 3 yaitu, manajer atas,<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">menengah dan bawah.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-weight: 400;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tugas-tugas_Manajer\"><\/span><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tugas-tugas Manajer<\/span><\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Pada dasarnya tugas-tugas manajer pada<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">semua tingkatan itu sama dalam proses manajemen, yakni membenahai semua fungsi administrasi dengan baik, supa<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">ya<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0tujuan menjadi optimal dan tercapai. Manajer bertanggung jawab dalam mengarahkan visi atau tujuan serta sumber-sumber daya ke arah yang sanggup menghasilkan hal-hal yang paling efektif dan efesien.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dalam hal ini manajer harus bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain, dalam bertanggung jawab atas hasil yang dicapai. Intinya manajer harus bertanggung jawab atas perkembangan dan keselarasan perusahaan yang dipimpinnya itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Adapun tugas-tugas dari setiap manajer\u00a0\u00a0di suatu organisasi atau perusahaan mencakup hal-hal sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manajer_Puncak\"><\/span><b><\/b><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Manajer Puncak<\/span><\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tugas dari seorang manajer puncak atau top manager yaitu sebagai berikut,<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Bekerja untuk mengonsep dan mewujudkan visi dan misi perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Merancang taktik perusahaan secara keseluruhan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Mengedepankan pekerjaan dengan format keputusan bersifat umum, dan selanjutnya memerintahkan pihak middle (menengah) dengan tujuan sesuai dengan yang diarahkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sebagai tokoh simbolis organisasi,seorang manjer puncak melaksanakan sejumlah kiprah seremoni rutin yang bersifat resmi dan sosial. Sebagai pemimpin organisasi ia adakala harus tampil dalam banyak sekali upacara resmi dan undangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sebagai penggagas atau pemimpin pekerjaan dalam organisasi. Maksudnya yaitu seorag manajer puncak mempunyai tanggung jawab untuk tetapkan staf organisasai dan melatihnya serta memotivasi bawahannya dalam pelaksanaan tugas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Berperan sebagai juru bicara. Juru bicara suatu organisasi yaitu manajer puncak itu sendiri, dalam hal ini manajer puncak bertugas memberikan isu kepada pihak-pihak luar ihwal planning organisasi,kegiatan-kegiatan dan hasil-hasilnya. Biasanya hal ini dilakukan ketika rapat-rapat dengan direksi. Walaupun biasanya praktek penyampaian isu sanggup dilakukan melalui humas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Bertugas sebagai orang yang selalu bisa menyampaikan segala macam kesulitan dan mengatasi krisis. Manajer puncak bertugas dan bertanggung jawab untuk mengambil tindakan perbaikan bila organisasi menghadapi kesulitan-kesulitan atau gangguan yang gawat dan tak terduga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sebagai penghubung dengan pihak luar ( liaison ), yaitu menjaring atau membina kekerabatan dengan pihak- pihak di luar perusahaan untuk mendapatkan peluang dan informasi.[6]<\/span><b><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manajer_Tingkat_Menengah\"><\/span><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Manajer Tingkat Menengah<\/span><\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tugas dari seorang manajer tingkat menengah atau middle ini yaitu sebagai berikut,yaitu :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Manajer tingkat menengah bertugas menjembatani isu yang berafiliasi antara manajer puncak dan manajer tingkat bawah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Mengedepankan konsep efektivitas dalam melaksanakan pekerjaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh pihak manajer tingkat bawah dan berusaha memperkecil risiko pekerjaan yang akan terjadi nantinya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Manajer tingkat menengah harus mengadakan pembagian pekerjaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Manajer tingkat menengah bertugas mengkoordinir unit-unit yang ada di lower manajer.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manajer_Tingkat_Bawah\"><\/span><b><\/b><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Manajer Tingkat Bawah<\/span><\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tugas dari seorang manajer tingkat bawah atau lower\u00a0\u00a0ini yaitu sebagai berikut,yaitu :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Mengerjakan seluruh pekerjaan yang ditugaskan oleh pihak manajer tingkat menengah sampai selesai<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Mengedepankan konsep efisiensi dalam bekerja<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Melakukan pekerjaan dengan sangat sistematis<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">dan terstruktur,serta menghindari timbulnya kesalahan yang bersifat fatal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Melayani unit-unit yang paling bawah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Harus siap bekerja di bawah tekanan<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">.[7]<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut penulis intinya tugas-tugas dari setiap manajer itu sama dalam proses manajemen, yakni bertujuan membenahai semua fungsi administrasi dengan baik, supaya tujuan yang ingin dicapai sanggup terwujud. Tetapi setiap tingkatan manajer mempunyai tanggung jawab kiprah yang berbeda-beda, dan setiap tingkatan manajer itu harus saling berkoordinasi dan harus menjalin kolaborasi yang baik, kolaborasi atau kekerabatan yang baik antara manajer itu sangat penting sekali biar tidak terjadi kegagalan dalam mencapai tujuan organisasi.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-weight: 400;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sifat-sifat_Manajer\"><\/span><b><\/b><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sifat-sifat Manajer<\/span><\/strong><\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Pada dasarnya seorang manajer yang sukses dalam kepemimpinannya mempunyai sifat-sifat tertentu. Melihat<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0m<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">anajer yang akan berhasil dalam melaksanakan tugasnya ditentukan dengan 2 cara yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong><span style=\"font-style: inherit;\">Cara Deduktif<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurat cara ini sifat-sifat manajer ditentukan berdasarkan hasil analisis jabatan. Karena dengan analisis jabatan akan diketahui tugas-tugas, tanggung jawab dan sifat-sifat dari manajer yang akan menjabat. Cara ini disebut cara deduktif,<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">karena dengan penganalissisan jabatan itu sanggup melihat faktor-faktor yang secara logis sanggup memudahkan fungsi-fungsi manajer dengan baik.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li style=\"font-weight: 400;\"><strong><span style=\"font-style: inherit;\">Cara Induktif<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut cara ini sifat dan ciri-ciri<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">manajer ditentukan dengan mencari ciri-ciri khusus sejumlah manajer yang telah sukses sifat dan ciri khusus para manajer yang sukses inilah yang kemudian dijadikan sifat bagi seorang manajer<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">cara<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">induktif ini akan memungkinkan manajer berhasil melaksanakan tugas-tugasnya. Penentuan sifat manajer sangat membantu untuk menentukan manajer yang baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Berikut ini yaitu beberapa pendapat para hebat mengenai sifat-sifat yang harus dimiliki oleh para manajer.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-style: inherit;\">G.R Terry<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Beliau menunjukkan pendapatnya mengenai beberapa sifat yang harus dimiliki oleh para manajer, yaitu :<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">1)\u00a0 <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Energy, maksunya yaitu manajer harus mempunyai kekuatan mental dan fisik<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">2)\u00a0 <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Stabilitas emosi, artinya seorang manajer dihentikan cepat marah, dia harus sanggup menahan emosinya<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">3) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Human relationship, artinya manajer harus banyak mengetahui ihwal kekerabatan manusia,perilaku manusia, sifat insan dan kebutuhan manusia<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">4) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Personal motivation, artinya sanggup memotivasi diri sendiri,memotivasi orang lain, dan berkemauan keras untuk menjadi pemimpin yang lebih baik<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">5) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Communication skills, artinya mempunyai kecakapan dalam berkomunisi yang jelas, baik verbal maupun tulisan<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">6) T<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">eaching skills, artinya manajer harus cakap untuk mendidik, membimbing, mengajar, member petunjuk, membina dan mengambangkan bawahannya<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">7) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Social skills, artinya manajer harus mempunyai pergaulan yang luas, suka menolong, peramah,dan bahagia melihat bawahannya maju, serta menghargai pendirian orang lain<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">8) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Technical competent, artinya kemampuan teknik, kecakapan mengenai perencanaan, pengorganisasian, pendelegasian wewenang dan tangkas dalam mengambil keputusan.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-style: inherit;\">Neuner<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut dia manajer yang sukses harus mempunyai sifat-sifat berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">1) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Personal characteristics, yaitu kepribadian termasuk usia, kemampuan pribadi yang berafiliasi dengan individu<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">2) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Educational training, yaitu pengetahuan yang diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">3) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Experience and professional interest, yaitu manajer harus mempunyai pengalaman kerja dan minat atau talenta tertentu dalam suatu bidang pekerjaan.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-style: inherit;\">Harold Koontz dan Cyril O\u2019Donnel<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut Harold dan Cyril, untuk menjadi manajer harus mempunyai\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">8<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0sifat dasar, yaitu :<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">1) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Intelligence, artinya manajer harus mempunyai kecerdasan melibihi orang-orang yang dipimpinya<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">2) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Leadership ability, artinya manajer harus mempunyai kemampuan memimpin, mempunyai perhatian terhadap kepentingan yang menyeluruh<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">3) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Communication ability, artinya mempunyai kemampuan berkomunikasi<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">4) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Logical approach to problem, artinya metang dalam berpikir and emosi untuk menuntaskan masalah<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">5)\u00a0 <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Cultural interest, artinya mempunyai dorongan yang berpengaruh untuk memimpin<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">6) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Moral virtues, artinya menghayati kepentingan kerja sama<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">7) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Good juggement, artinya bisa mengambil keputusan yang baik<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">8) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Initative,<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">artinya<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">memiliki kreativitas,ide-ide untuk membuat cara kerja yang produktif.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-style: inherit;\">Ordway Tead<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut dia jikalau ingin menjadi manajer yang sukses harus mempunyai sifat-sifat berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">1) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Mempunyai kekuatan fisik dan mental<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">2) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Bersemangat untuk mencapai tujuan<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">3) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ramah tamah dan kasih sayang<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">4)<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Jujur, sanggup dipercaya<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">5) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Memiliki keahlian teknis<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">6) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Bergairah dalam pekerjaan<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">7) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kecerdasan dan sanggunp mengambil keputusan<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">8) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kecakapan mengajar<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">9) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ketegasan dan konsisten<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">10) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Setia, loyal terhadap organisasi<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-style: inherit;\">Henry Fayol<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Menurut Fayol seorang manajer harus mempunyai sifat-sifat yang melebihi bawahannya, maka fayol menunjukkan pendapatnya mengenai sifat-sifat yang harus dimiliki seorang manajer, yaitu :<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">1) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Physical, artinya kesehatan fisik, hal ini sangat penting karna tidak akan mungkin maksimal kerjanya jikalau seorang manajer dalam keadaan sakit<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">2) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Mental, artinya kesehatan pikiran, rohani<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">3) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Moral, artinya manajer harus ber energik , penuh spirit,inisiatif,loyalitas dan pengabdian terhadap pekerjaan<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">4) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">General education, artinya mempunyai pengetahuan umum yang luas<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">5) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Special knowledge, artinya mempunyai pengetahuan kejujuran khusus dalam bidang teknis operatif yang dipimpinya<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">6) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Experience, artinya mempunyai pengalaman yang berasal dari kerja eksklusif di tempat.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Selain dari para hebat yang telah menunjukkan pendapatnya mengenai sifat-sifat yang harus dimiliki oleh para manajer. Didalam ideologi indonesia sendiri yaitu pancasila menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang manajer, yaitu:<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">1) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ing ngarsa sung tuladha, artinya seorang pemimpin harus bisa lewat sifat dan perbuatanya mengakibatkan dirinya contoh fatwa dan ikutan bagi orang-orang yang dipimpinya<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">2)\u00a0 <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ing madya mangun karsa, seorang pemimpin harus bisa membangkitkan semangat berswakarsa dan berkreasi pada orang-orang yang dibimbingnya<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">3)<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tut wuri handayani, seorang pemimpin harus bisa mendorong orang-orang yang diasuhnya berani berjalan di depan dan sanggup bertanggung jawab.[8]<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dari pendapat-pendapat para hebat diatas mengenai sifat-sifat manajer, penulis beropini bahwa sifat-sifat yang harus dimiliki oleh manajer ada 4 yaitu :<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">1) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Keterampilan teknis, yaitu kemampuan seorang manajer untuk memakai alat-alat, mekanisme dan teknik dalam suatu bidang kegiatan tertentu<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">2) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Sehat jasmani dan rohani yang berpengaruh dan selalu bersemangat untuk mencapai tujuan<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">3) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Keterampilan manusiawi, yaitu kemampuan untuk bekerja dengan orang lain, memahami dan merangsang bagi karyawananya atau pihak luar<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">4) <\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Keterampilan mengorganisasikan, yaitu kemampuan mental para manajer untuk mengkoordinasi dan mengintegrasikan seluruh kepentingan dan kegiatan organisasi sehingga organisasai sanggup dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">DAFTAR PUSTAKA<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Fahmi<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">,<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0Irham, Manajemen Teor<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">i<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">,Kasus dan Solusi, Bandung: Alfabeta, 2014<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tunggal<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">,<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0Amin Widjaja, Manajemen Suatu Pengantar<i><em style=\"font-weight: inherit;\">,\u00a0\u00a0<\/em><\/i>Jakart<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">a<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">: Rineka Cipta, 2002<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Hasibuan<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">,<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0Malayu S.P., Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah<i><em style=\"font-weight: inherit;\">,<\/em><\/i><\/span><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><\/em><\/i><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Jakarta: Bumi Aksara,<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">2007<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Manajer Menurut Para Ahli Manajer yaitu mereka yang mempunyai tanggungjawab dalam perjuangan memajukan dan mempertahankan perusahaan,terutama pada saat-saat sulit. Manajer bertindak dalam kekerabatan yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-29253","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29253","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29253"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29253\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29253"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29253"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29253"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}