{"id":35783,"date":"2023-07-02T10:02:30","date_gmt":"2023-07-02T03:02:30","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=35783"},"modified":"2023-07-02T10:02:30","modified_gmt":"2023-07-02T03:02:30","slug":"apa-dampak-dari-pengangguran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-dampak-dari-pengangguran.html","title":{"rendered":"Apa Dampak dari Pengangguran? Begini Penjelasannya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-dampak-dari-pengangguran.html\/#Dampak_Ekonomi\" >Dampak Ekonomi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-dampak-dari-pengangguran.html\/#Dampak_Sosial\" >Dampak Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-dampak-dari-pengangguran.html\/#Dampak_Budaya\" >Dampak Budaya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-dampak-dari-pengangguran.html\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Pengangguran adalah kondisi di mana seseorang yang termasuk dalam angkatan kerja tidak memiliki pekerjaan atau tidak bekerja secara produktif.\u00a0Pengangguran dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti turunnya perekonomian negara, perubahan struktur perekonomian, kesulitan mencari dan melamar pekerjaan, ketidakcocokan antara keterampilan dan permintaan pasar, dan sebagainya<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Pengangguran memiliki dampak negatif bagi individu, keluarga, masyarakat, dan negara. Berikut adalah beberapa dampak dari pengangguran yang perlu diketahui:<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Ekonomi\"><\/span>Dampak Ekonomi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Pendapatan nasional menurun<\/strong>. Pengangguran berarti berkurangnya jumlah tenaga kerja yang berkontribusi dalam menghasilkan barang dan jasa.\u00a0Hal ini akan menurunkan produk domestik bruto (PDB) dan pendapatan per kapita negara<sup>1<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Kemiskinan meningkat<\/strong>. Pengangguran menyebabkan hilangnya sumber pendapatan bagi individu dan keluarga.\u00a0Tanpa pendapatan yang cukup, mereka akan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, seperti makanan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan<sup>2<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Konsumsi menurun<\/strong>. Pengangguran mengurangi daya beli masyarakat. Mereka akan cenderung menghemat pengeluaran dan mengurangi konsumsi barang dan jasa.\u00a0Hal ini akan berdampak pada penurunan permintaan dan penawaran di pasar<sup>2<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Sosial\"><\/span>Dampak Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Kriminalitas meningkat<\/strong>. Pengangguran dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindak kejahatan, seperti pencurian, perampokan, penipuan, narkoba, dan sebagainya.\u00a0Hal ini dilakukan sebagai cara untuk mendapatkan uang dengan cepat dan mudah<sup>2<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Konflik sosial meningkat<\/strong>. Pengangguran dapat menimbulkan rasa frustrasi, marah, iri, dan tidak puas pada diri seseorang.\u00a0Hal ini dapat memicu konflik sosial, seperti pertikaian, kekerasan, diskriminasi, dan radikalisme<sup>2<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Kesehatan mental terganggu<\/strong>. Pengangguran dapat menyebabkan stres, depresi, rendah diri, kecemasan, dan gangguan mental lainnya pada seseorang.\u00a0Hal ini dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kesejahteraan individu<sup>2<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Budaya\"><\/span>Dampak Budaya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Pendidikan terhambat<\/strong>. Pengangguran dapat menghambat akses pendidikan bagi anak-anak dan remaja.\u00a0Mereka mungkin harus berhenti sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan tinggi karena keterbatasan biaya atau harus membantu mencari nafkah<sup>2<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Nilai-nilai budaya terkikis<\/strong>. Pengangguran dapat mengikis nilai-nilai budaya yang positif, seperti kerja keras, tanggung jawab, kreativitas, dan gotong royong.\u00a0Sebaliknya, pengangguran dapat menumbuhkan nilai-nilai budaya yang negatif, seperti malas, apatis, oportunis, dan individualis<sup>2<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pengangguran adalah masalah serius yang harus diatasi oleh pemerintah dan masyarakat. Pengangguran memiliki dampak negatif bagi individu, keluarga, masyarakat, dan negara. Dampak pengangguran meliputi penurunan pendapatan nasional, peningkatan kemiskinan, penurunan konsumsi, peningkatan kriminalitas, konflik sosial, gangguan kesehatan mental, hambatan pendidikan, dan pengikisan nilai-nilai budaya.<\/p>\n<p>Untuk mengurangi pengangguran, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, seperti pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan masyarakat. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja, memberikan bantuan sosial, dan mendorong kewirausahaan.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Pengangguran: Jenis, Dampak, Penyebab, dan Cara Mengatasinya &#8211; detikFinance. https:\/\/finance.detik.com\/berita-ekonomi-bisnis\/d-6019444\/pengangguran-jenis-dampak-penyebab-dan-cara-mengatasinya.<br \/>\n(2) Faktor Penyebab dan Dampak Pengangguran &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2023\/05\/05\/100000469\/faktor-penyebab-dan-dampak-pengangguran.<br \/>\n(3) Pengertian Pengangguran, Jenis, Penyebab, Dampak dan Faktor. https:\/\/www.gurupendidikan.co.id\/pengertian-pengangguran\/.<br \/>\n(4) Penyebab dan 10 dampak pengangguran yang terjadi di masyarakat. https:\/\/www.caraprofesor.com\/penyebab-dan-dampak-pengangguran\/.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengangguran adalah kondisi di mana seseorang yang termasuk dalam angkatan kerja tidak memiliki pekerjaan atau tidak bekerja secara produktif.\u00a0Pengangguran dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-35783","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35783"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35783\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}