{"id":35922,"date":"2023-07-07T14:40:16","date_gmt":"2023-07-07T07:40:16","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=35922"},"modified":"2023-07-07T14:40:16","modified_gmt":"2023-07-07T07:40:16","slug":"apa-penyebab-dari-penyakit-antraks-begini-penjelasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-penyebab-dari-penyakit-antraks-begini-penjelasannya.html","title":{"rendered":"Apa Penyebab dari Penyakit Antraks? Begini Penjelasannya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-penyebab-dari-penyakit-antraks-begini-penjelasannya.html\/#Jenis-Jenis_Antraks\" >Jenis-Jenis Antraks<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-penyebab-dari-penyakit-antraks-begini-penjelasannya.html\/#Penyebab_Antraks\" >Penyebab Antraks<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-penyebab-dari-penyakit-antraks-begini-penjelasannya.html\/#Pengobatan_Antraks\" >Pengobatan Antraks<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/apa-penyebab-dari-penyakit-antraks-begini-penjelasannya.html\/#Pencegahan_Antraks\" >Pencegahan Antraks<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Penyakit antraks adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh\u00a0<strong>Bacillus anthracis<\/strong>. Infeksi ini dapat menyerang kulit, paru-paru, saluran pencernaan dan otot. Penyakit ini dapat menular melalui kontak dengan hewan, produk hewan atau makanan yang terinfeksi. Penyakit ini dapat berakibat fatal jika tidak segera diobati.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Antraks\"><\/span>Jenis-Jenis Antraks<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Penyakit antraks dibedakan menjadi empat jenis berdasarkan cara masuknya bakteri ke dalam tubuh manusia, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Antraks kulit<\/strong>: terjadi ketika spora bakteri masuk melalui luka atau goresan pada kulit. Biasanya menimbulkan benjolan gatal, luka tanpa rasa sakit dengan pusat hitam dan kelenjar getah bening bengkak. Ini adalah jenis antraks yang paling umum dan paling tidak berbahaya.<\/li>\n<li><strong>Antraks inhalasi<\/strong>: terjadi ketika spora bakteri dihirup melalui udara. Biasanya menimbulkan gejala seperti flu, seperti sakit tenggorokan, demam ringan, kelelahan, nyeri otot, batuk darah dan sesak napas. Ini adalah jenis antraks yang paling mematikan.<\/li>\n<li><strong>Antraks gastrointestinal<\/strong>: terjadi ketika spora bakteri tertelan melalui makanan yang terkontaminasi, seperti daging mentah atau setengah matang dari hewan yang terinfeksi. Biasanya menimbulkan gejala seperti mual, muntah, nyeri perut, diare berdarah, leher bengkak dan demam. Ini adalah jenis antraks yang jarang terjadi tetapi berbahaya.<\/li>\n<li><strong>Antraks injeksi<\/strong>: terjadi ketika spora bakteri masuk melalui suntikan obat-obatan terlarang, seperti heroin. Biasanya menimbulkan gejala seperti kemerahan di area injeksi, kegagalan organ dan meningitis. Ini adalah jenis antraks yang baru-baru ini ditemukan di Eropa dan sulit diobati.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Antraks\"><\/span>Penyebab Antraks<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Penyebab penyakit antraks adalah bakteri\u00a0<strong>Bacillus anthracis<\/strong>\u00a0yang hidup dan berkembang biak di tanah. Bakteri ini menghasilkan spora yang dapat bertahan lama di lingkungan dan dapat menginfeksi hewan ternak atau liar yang memakan rumput yang terkontaminasi. Manusia dapat tertular antraks jika bersentuhan langsung atau tidak langsung dengan hewan atau produk hewan yang terinfeksi, seperti wol, kulit, rambut atau daging.<\/p>\n<p>Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko tertular antraks antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Bekerja di daerah dengan risiko tinggi terpapar antraks, seperti peternakan, laboratorium atau industri tekstil.<\/li>\n<li>Paparan hewan ternak atau liar yang terinfeksi atau produk-produknya.<\/li>\n<li>Konsumsi daging mentah atau setengah matang dari hewan yang terinfeksi.<\/li>\n<li>Suntikkan obat-obatan terlarang yang terkontaminasi.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengobatan_Antraks\"><\/span>Pengobatan Antraks<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pengobatan penyakit antraks bergantung pada jenis dan tingkat keparahan infeksinya. Pengobatan standar untuk antraks adalah antibiotik yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bakteri. Beberapa contoh antibiotik yang digunakan untuk mengobati antraks adalah ciprofloxacin, doxycycline, meropenem dan linezolid.<\/p>\n<p>Selain antibiotik, pengobatan lain yang dapat diberikan untuk antraks adalah terapi antitoksin yang dapat menghilangkan racun yang disebabkan oleh infeksi. Beberapa contoh antitoksin yang digunakan untuk mengobati antraks adalah raxibacumab dan obiltoxaximab.<\/p>\n<p>Pada kasus-kasus tertentu, operasi juga dapat dilakukan untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi. Operasi ini biasanya dilakukan untuk antraks kulit atau antraks injeksi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pencegahan_Antraks\"><\/span>Pencegahan Antraks<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Untuk mencegah penyakit antraks, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Orang-orang dengan risiko tinggi direkomendasikan untuk mendapatkan vaksinasi antraks yang dapat memberikan perlindungan selama beberapa tahun.<\/li>\n<li>Hindari kontak dengan hewan atau produk hewan yang terinfeksi atau dicurigai terinfeksi.<\/li>\n<li>Hindari konsumsi daging mentah atau setengah matang dari hewan yang terinfeksi atau dicurigai terinfeksi.<\/li>\n<li>Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan, masker dan baju khusus jika bekerja di daerah dengan risiko tinggi terpapar antraks.<\/li>\n<li>Dapatkan perawatan dengan antibiotik jika terpapar spora sebelum gejala berkembang.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Antraks: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll. &#8211; Hello Sehat. https:\/\/hellosehat.com\/infeksi\/infeksi-bakteri\/penyakit-antraks\/.<br \/>\n(2) Antraks: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan &#8211; detikHealth. https:\/\/health.detik.com\/penyakit\/antraks-d-6809143.<br \/>\n(3) . https:\/\/bing.com\/search?q=penyebab+penyakit+antraks.<br \/>\n(4) Gejala dan Penyebab Penyakit Antraks, Ditularkan dari Hewan Ternak!. https:\/\/www.suara.com\/news\/2023\/07\/07\/134515\/gejala-dan-penyebab-penyakit-antraks-ditularkan-dari-hewan-ternak.<br \/>\n(5) Viral Penyakit Antraks: Ini Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati. https:\/\/www.msn.com\/id-id\/news\/other\/viral-penyakit-antraks-ini-penyebab-gejala-dan-cara-mengobati\/ar-AA1dy5Fz.<br \/>\n(6) Mengenal Bakteri Penyebab Antraks yang Menyebar di Gunungkidul. https:\/\/www.msn.com\/id-id\/berita\/other\/mengenal-bakteri-penyebab-antraks-yang-menyebar-di-gunungkidul\/ar-AA1dxZ1z.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyakit antraks adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh\u00a0Bacillus anthracis. Infeksi ini dapat menyerang kulit, paru-paru, saluran pencernaan dan otot. Penyakit ini dapat menular melalui kontak&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-35922","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35922"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35922\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}