{"id":36019,"date":"2023-07-08T09:59:35","date_gmt":"2023-07-08T02:59:35","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=36019"},"modified":"2023-07-08T09:59:35","modified_gmt":"2023-07-08T02:59:35","slug":"perusahaan-dagang-pengertian-jenis-karakterisitik-dan-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/perusahaan-dagang-pengertian-jenis-karakterisitik-dan-contoh\/","title":{"rendered":"Perusahaan Dagang Pengertian, Jenis, Karakterisitik dan Contoh"},"content":{"rendered":"<h2>Pengertian Perusahaan Dagang<\/h2>\n<p>Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya membeli, menyimpan dan menjual kembali barang dagang tanpa memberikan nilai tambah terhadapnya<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>.\u00a0Nilai tambah di sini maksudnya mengolah kembali atau mengubah bentuk atau sifat barang, sehingga mempunyai nilai jual yang lebih tinggi<sup>3<\/sup><sup>4<\/sup>.\u00a0Perusahaan dagang biasanya menjadi perantara antara produsen atau distributor dengan konsumen akhir<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2>Jenis Perusahaan Dagang<\/h2>\n<p>Perusahaan dagang dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan beberapa kriteria, antara lain:<\/p>\n<h3>Berdasarkan Proses Barang<\/h3>\n<ul>\n<li>Perusahaan dagang besar: perusahaan yang membeli barang dalam jumlah besar dari produsen atau distributor dan menjualnya kembali kepada perusahaan dagang kecil atau eceran<sup>2<\/sup>. Contoh: distributor, agen tunggal.<\/li>\n<li>Perusahaan dagang kecil atau eceran: perusahaan yang membeli barang dari perusahaan dagang besar dan menjualnya kembali kepada konsumen akhir<sup>2<\/sup>. Contoh: toko kelontong, supermarket, toserba.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Berdasarkan Pada Pembelian<\/h3>\n<ul>\n<li>Perusahaan dagang lokal: perusahaan yang membeli barang dari produsen atau distributor dalam negeri dan menjualnya kembali di dalam negeri<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Perusahaan dagang impor: perusahaan yang membeli barang dari produsen atau distributor luar negeri dan menjualnya kembali di dalam negeri<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Berdasarkan Aktivitas Utama<\/h3>\n<ul>\n<li>Perusahaan dagang umum: perusahaan yang menjual berbagai macam barang tanpa spesialisasi tertentu<sup>2<\/sup>. Contoh: supermarket, toserba.<\/li>\n<li>Perusahaan dagang khusus: perusahaan yang menjual barang tertentu dengan spesialisasi tertentu<sup>2<\/sup>. Contoh: toko buku, toko sepatu, toko obat.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Karakteristik Perusahaan Dagang<\/h2>\n<p>Perusahaan dagang memiliki beberapa karakteristik atau ciri khas yang membedakannya dengan jenis perusahaan lain, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Tidak melakukan proses produksi atau pengolahan terhadap barang yang dijual.\u00a0Barang yang dijual langsung dijual tanpa melalui perubahan bentuk atau sifat<sup>1<\/sup><sup>3<\/sup><sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li>Memperoleh keuntungan dari selisih harga antara harga beli dan harga jual barang.\u00a0Keuntungan bersih dihitung dengan mengurangi total penjualan dengan harga pokok penjualan dan biaya operasional<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Memiliki akun persediaan barang sebagai salah satu akun penting dalam laporan keuangan.\u00a0Persediaan barang harus dikelola dengan baik agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan stok<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Menggunakan metode pencatatan harga pokok penjualan seperti FIFO, LIFO, atau rata-rata tertimbang untuk menentukan nilai persediaan akhir dan harga pokok penjualan<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Menggunakan laporan laba rugi dengan bentuk single step atau multiple step untuk menyajikan hasil usaha.\u00a0Laporan laba rugi single step hanya membedakan antara pendapatan dan beban, sedangkan laporan laba rugi multiple step membedakan antara pendapatan operasional dan non-operasional, serta beban operasional dan non-operasional<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Contoh Perusahaan Dagang<\/h2>\n<p>Beberapa contoh perusahaan dagang yang ada di Indonesia adalah:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Nama Perusahaan<\/th>\n<th>Jenis Barang<\/th>\n<th>Jenis Perdagangan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>PT Indomarco Prismatama (Indomaret)<\/td>\n<td>Barang kebutuhan sehari-hari<\/td>\n<td>Eceran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart)<\/td>\n<td>Barang kebutuhan sehari-hari<\/td>\n<td>Eceran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PT Matahari Putra Prima Tbk (Matahari Department Store)<\/td>\n<td>Pakaian, aksesoris, kosmetik, perlengkapan rumah tangga<\/td>\n<td>Eceran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PT Hero Supermarket Tbk (Hero, Giant, Guardian)<\/td>\n<td>Barang kebutuhan sehari-hari, elektronik, obat-obatan<\/td>\n<td>Eceran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (Ramayana)<\/td>\n<td>Pakaian, aksesoris, kosmetik, perlengkapan rumah tangga<\/td>\n<td>Eceran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP)<\/td>\n<td>Pakaian, aksesoris, kosmetik, perlengkapan olahraga, buku, mainan<\/td>\n<td>Eceran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PT Trans Retail Indonesia (Carrefour, Transmart)<\/td>\n<td>Barang kebutuhan sehari-hari, elektronik, perlengkapan rumah tangga<\/td>\n<td>Eceran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PT Lion Super Indo (Super Indo)<\/td>\n<td>Barang kebutuhan sehari-hari, elektronik, perlengkapan rumah tangga<\/td>\n<td>Eceran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PT Lotte Shopping Indonesia (Lotte Mart)<\/td>\n<td>Barang kebutuhan sehari-hari, elektronik, perlengkapan rumah tangga<\/td>\n<td>Eceran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>PT Astra Otoparts Tbk (Astra Otoparts)<\/td>\n<td>Suku cadang dan aksesoris kendaraan bermotor<\/td>\n<td>Besar<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Pengertian Perusahaan Dagang, Jenis dan Karakteristiknya. https:\/\/www.harmony.co.id\/blog\/pengertian-perusahaan-dagang-jenis-dan-karakteristiknya\/.<br \/>\n(2) Perusahaan Dagang: Pengertian, Karakteristik, Jenis &#8211; Jurnal. https:\/\/www.jurnal.id\/id\/blog\/2017-memahami-akuntansi-perusahaan-dagang-dengan-mudah\/.<br \/>\n(3) Akuntansi Perusahaan Dagang : Jurnal, Contoh, Jenis, Dan Pengertian. https:\/\/www.gurupendidikan.co.id\/perusahaan-dagang\/.<br \/>\n(4) Perusahaan Dagang: Ciri, Jenis, &amp; Karakteristiknya | Ekonomi Kelas 12. https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-ciri-jenis-dan-karakteristik-perusahaan-dagang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Perusahaan Dagang Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya membeli, menyimpan dan menjual kembali barang dagang tanpa memberikan nilai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-36019","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36019"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36019\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}