{"id":37560,"date":"2024-01-14T11:27:45","date_gmt":"2024-01-14T04:27:45","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=37560"},"modified":"2024-01-14T11:27:45","modified_gmt":"2024-01-14T04:27:45","slug":"sumber-sumber-permodalan-bank-syariah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sumber-sumber-permodalan-bank-syariah.html","title":{"rendered":"Sumber-Sumber Permodalan Bank Syariah"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sumber-sumber-permodalan-bank-syariah.html\/#1_Modal_inti_core_capital\" >1. Modal inti (core capital)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sumber-sumber-permodalan-bank-syariah.html\/#2_Kuasi_ekuitas\" >2. Kuasi ekuitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sumber-sumber-permodalan-bank-syariah.html\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\" dir=\"ltr\">\n<p data-sourcepos=\"5:1-5:408\">Permodalan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan suatu bank, termasuk bank syariah. Permodalan yang kuat dapat membantu bank untuk menjalankan kegiatan operasionalnya secara optimal dan memberikan layanan yang terbaik kepada nasabah. Selain itu, permodalan yang kuat juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, karena bank dapat menyalurkan pembiayaan kepada berbagai sektor ekonomi.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"7:1-7:326\">Permodalan bank syariah terdiri dari dana yang berasal dari pemilik bank syariah dan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional bank. Permodalan bank syariah juga harus mengikuti prinsip-prinsip syariah, seperti tidak bercampur dengan dana yang haram, berasal dari sumber yang halal, dan menghindari ikhtinaz (penimbunan).<\/p>\n<p data-sourcepos=\"11:1-11:114\">Berdasarkan prinsip-prinsip syariah, sumber-sumber permodalan bank syariah dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"13:1-13:32\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Modal_inti_core_capital\"><\/span><strong>1. Modal inti (core capital)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"15:1-15:132\">Modal inti merupakan modal yang berasal dari para pemilik bank syariah, yang terdiri dari modal disetor, cadangan, dan laba ditahan.<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"17:1-20:0\">\n<li data-sourcepos=\"17:1-17:160\"><strong>Modal disetor<\/strong> merupakan modal yang berasal dari saham yang diterbitkan oleh bank syariah. Modal disetor dapat terdiri dari saham biasa dan saham preferen.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"18:1-18:218\"><strong>Cadangan<\/strong> merupakan dana yang disisihkan dari laba bank syariah untuk memperkuat struktur permodalan bank. Cadangan yang dimiliki oleh bank syariah terdiri dari cadangan umum, cadangan modal, dan cadangan lainnya.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"19:1-20:0\"><strong>Laba ditahan<\/strong> merupakan bagian laba bank syariah yang tidak dibagikan kepada para pemegang saham. Laba ditahan dapat digunakan untuk memperkuat struktur permodalan bank atau untuk keperluan lain yang sesuai dengan ketentuan syariah.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"21:1-21:20\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kuasi_ekuitas\"><\/span><strong>2. Kuasi ekuitas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"23:1-23:164\">Kuasi ekuitas merupakan modal yang berasal dari sumber selain modal disetor, yang terdiri dari penyertaan modal sementara, surat utang konversi, dan instrumen lain.<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"25:1-28:0\">\n<li data-sourcepos=\"25:1-25:207\"><strong>Penyertaan modal sementara<\/strong> merupakan modal yang berasal dari pihak lain, yang diberikan kepada bank syariah untuk jangka waktu tertentu. Penyertaan modal sementara dapat berupa pinjaman atau investasi.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"26:1-26:176\"><strong>Surat utang konversi<\/strong> merupakan surat utang yang dapat dikonversi menjadi saham. Surat utang konversi dapat diterbitkan oleh bank syariah untuk menarik dana dari investor.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"27:1-28:0\"><strong>Instrumen lain<\/strong> merupakan instrumen keuangan yang dapat digunakan untuk memperkuat struktur permodalan bank syariah, seperti sukuk.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"29:1-29:14\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"31:1-31:401\">Permodalan yang kuat merupakan salah satu kunci keberhasilan bank syariah. Bank syariah perlu mengelola permodalannya secara prudent dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Dengan permodalan yang kuat, bank syariah dapat menjalankan kegiatan operasionalnya secara optimal dan memberikan layanan yang terbaik kepada nasabah. Selain itu, permodalan yang kuat juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Permodalan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan suatu bank, termasuk bank syariah. Permodalan yang kuat dapat membantu bank untuk menjalankan kegiatan operasionalnya secara&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-37560","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37560","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37560"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37560\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37560"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37560"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37560"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}