{"id":37613,"date":"2024-01-16T11:44:45","date_gmt":"2024-01-16T04:44:45","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=37613"},"modified":"2024-01-16T11:44:45","modified_gmt":"2024-01-16T04:44:45","slug":"peran-guru-dalam-kurikulum-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/peran-guru-dalam-kurikulum-merdeka.html","title":{"rendered":"Peran Guru dalam Kurikulum Merdeka"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/peran-guru-dalam-kurikulum-merdeka.html\/#Peran_guru_sebagai_fasilitator\" >Peran guru sebagai fasilitator<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/peran-guru-dalam-kurikulum-merdeka.html\/#Peran_guru_sebagai_mitra\" >Peran guru sebagai mitra<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/peran-guru-dalam-kurikulum-merdeka.html\/#Peran_guru_sebagai_perancang_pembelajaran\" >Peran guru sebagai perancang pembelajaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/peran-guru-dalam-kurikulum-merdeka.html\/#Peran_guru_sebagai_evaluator_pembelajaran\" >Peran guru sebagai evaluator pembelajaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/peran-guru-dalam-kurikulum-merdeka.html\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\" dir=\"ltr\">\n<p data-sourcepos=\"5:1-5:317\"><span class=\"citation-0 citation-end-0\">Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)<\/span> pada tahun 2022. Kurikulum ini mengusung semangat merdeka belajar, yang berarti bahwa siswa memiliki kebebasan untuk belajar sesuai dengan minat dan bakat mereka.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"7:1-7:165\">Untuk mewujudkan pendidikan yang merdeka, peran guru sangatlah penting. Guru berperan sebagai fasilitator, mitra, perancang pembelajaran, dan evaluator pembelajaran.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"11:1-11:34\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_guru_sebagai_fasilitator\"><\/span><strong>Peran guru sebagai fasilitator<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"13:1-13:284\">Dalam Kurikulum Merdeka, guru berperan sebagai fasilitator, yang berarti bahwa guru tidak lagi hanya sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai pendamping siswa dalam belajar. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung siswa untuk belajar secara mandiri.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"15:1-15:95\">Beberapa hal yang dapat dilakukan guru untuk menjalankan peran sebagai fasilitator antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"17:1-21:0\">\n<li data-sourcepos=\"17:1-17:68\">Menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan<\/li>\n<li data-sourcepos=\"18:1-18:56\">Mendukung siswa untuk belajar secara aktif dan mandiri<\/li>\n<li data-sourcepos=\"19:1-19:41\">Memberikan umpan balik yang konstruktif<\/li>\n<li data-sourcepos=\"20:1-21:0\">Membantu siswa untuk memecahkan masalah<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"22:1-22:28\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_guru_sebagai_mitra\"><\/span><strong>Peran guru sebagai mitra<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"24:1-24:291\">Guru juga berperan sebagai mitra dalam Kurikulum Merdeka. Hal ini berarti bahwa guru tidak hanya bekerja sendiri, tetapi juga bekerja sama dengan orang tua, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Guru perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pendidikan yang merdeka.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"26:1-26:89\">Beberapa hal yang dapat dilakukan guru untuk menjalankan peran sebagai mitra antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"28:1-32:0\">\n<li data-sourcepos=\"28:1-28:54\">Menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua siswa<\/li>\n<li data-sourcepos=\"29:1-29:45\">Mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa<\/li>\n<li data-sourcepos=\"30:1-30:64\">Mengajak masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran<\/li>\n<li data-sourcepos=\"31:1-32:0\">Berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"33:1-33:45\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_guru_sebagai_perancang_pembelajaran\"><\/span><strong>Peran guru sebagai perancang pembelajaran<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"35:1-35:258\">Guru berperan sebagai perancang pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Hal ini berarti bahwa guru perlu merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa. Guru perlu menggunakan pendekatan pembelajaran yang aktif, inovatif, dan menyenangkan.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"37:1-37:106\">Beberapa hal yang dapat dilakukan guru untuk menjalankan peran sebagai perancang pembelajaran antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"39:1-42:0\">\n<li data-sourcepos=\"39:1-39:36\">Memahami kebutuhan dan minat siswa<\/li>\n<li data-sourcepos=\"40:1-40:76\">Menggunakan pendekatan pembelajaran yang aktif, inovatif, dan menyenangkan<\/li>\n<li data-sourcepos=\"41:1-42:0\">Menyusun rencana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"43:1-43:45\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_guru_sebagai_evaluator_pembelajaran\"><\/span><strong>Peran guru sebagai evaluator pembelajaran<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"45:1-45:235\">Guru berperan sebagai evaluator pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Hal ini berarti bahwa guru perlu mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran. Guru perlu menggunakan berbagai metode evaluasi untuk mengetahui kemajuan belajar siswa.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"47:1-47:106\">Beberapa hal yang dapat dilakukan guru untuk menjalankan peran sebagai evaluator pembelajaran antara lain:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"49:1-52:0\">\n<li data-sourcepos=\"49:1-49:38\">Menggunakan berbagai metode evaluasi<\/li>\n<li data-sourcepos=\"50:1-50:35\">Melakukan analisis hasil evaluasi<\/li>\n<li data-sourcepos=\"51:1-52:0\">Menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan pembelajaran<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-sourcepos=\"53:1-53:11\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span><strong>Penutup<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"55:1-55:206\">Peran guru dalam Kurikulum Merdeka sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang merdeka dan berpusat pada siswa. Guru perlu dibekali dengan kompetensi yang memadai untuk menjalankan peran-peran tersebut.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2022. Kurikulum ini mengusung semangat merdeka belajar, yang&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-37613","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37613","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37613"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37613\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}