{"id":37638,"date":"2024-01-16T14:47:19","date_gmt":"2024-01-16T07:47:19","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/?p=37638"},"modified":"2024-01-16T14:47:19","modified_gmt":"2024-01-16T07:47:19","slug":"dasar-hukum-merdeka-belajar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/dasar-hukum-merdeka-belajar.html","title":{"rendered":"Dasar Hukum Merdeka Belajar"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/dasar-hukum-merdeka-belajar.html\/#Undang-Undang_Nomor_20_Tahun_2003_tentang_Sistem_Pendidikan_Nasional\" >Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/dasar-hukum-merdeka-belajar.html\/#Undang-Undang_Nomor_12_Tahun_2012_tentang_Pendidikan_Tinggi\" >Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/dasar-hukum-merdeka-belajar.html\/#Undang-Undang_Nomor_6_Tahun_2014_tentang_Desa\" >Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/dasar-hukum-merdeka-belajar.html\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"markdown markdown-main-panel\" dir=\"ltr\">\n<p data-sourcepos=\"3:1-3:470\">Merdeka Belajar adalah kebijakan pendidikan yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2020. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kebebasan dan kemerdekaan kepada mahasiswa untuk belajar sesuai dengan minat dan bakatnya. Salah satu aspek penting dari Merdeka Belajar adalah adanya perubahan kurikulum yang memungkinkan mahasiswa untuk mengikuti program-program pembelajaran di luar program studinya.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"5:1-5:72\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Undang-Undang_Nomor_20_Tahun_2003_tentang_Sistem_Pendidikan_Nasional\"><\/span><strong>Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"7:1-7:177\">Undang-undang ini merupakan payung hukum bagi seluruh penyelenggaraan pendidikan di Indonesia, termasuk pendidikan tinggi. Pasal 34 ayat (3) <span class=\"citation-0\">UU Sisdiknas menyatakan bahwa:<\/span><\/p>\n<blockquote data-sourcepos=\"9:1-9:128\">\n<p data-sourcepos=\"9:3-9:128\"><span class=\"citation-0 citation-end-0\">Perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat<\/span> secara optimal.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-sourcepos=\"11:1-11:157\">Pasal ini memberikan kewenangan kepada perguruan tinggi untuk mengembangkan program-program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan masyarakat.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"13:1-13:296\">Dalam rangka melaksanakan ketentuan tersebut, perguruan tinggi dapat mengembangkan program-program pembelajaran di luar program studi yang disesuaikan dengan minat dan bakat mahasiswa. Program-program ini dapat berupa pertukaran pelajar, magang, penelitian, pengabdian masyarakat, dan sebagainya.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"15:1-15:63\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Undang-Undang_Nomor_12_Tahun_2012_tentang_Pendidikan_Tinggi\"><\/span><strong>Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"17:1-17:111\">Undang-undang ini mengatur secara khusus tentang pendidikan tinggi. Pasal 5 ayat (2) UU Dikti menyatakan bahwa:<\/p>\n<blockquote data-sourcepos=\"19:1-19:127\">\n<p data-sourcepos=\"19:3-19:127\">Perguruan tinggi memiliki kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-sourcepos=\"21:1-21:279\">Kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik memberikan hak kepada mahasiswa dan dosen untuk berekspresi dan mengembangkan diri secara bebas. Otonomi perguruan tinggi memberikan keleluasaan kepada perguruan tinggi untuk menentukan kebijakan dan program pendidikannya sendiri.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"23:1-23:337\">Dalam rangka melaksanakan ketentuan tersebut, perguruan tinggi dapat mengembangkan program-program pembelajaran di luar program studi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar sesuai dengan minat dan bakatnya. Program-program ini dapat berupa pertukaran pelajar, magang, penelitian, pengabdian masyarakat, dan sebagainya.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"25:1-25:49\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Undang-Undang_Nomor_6_Tahun_2014_tentang_Desa\"><\/span><strong>Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"27:1-27:246\">Undang-undang ini mengatur tentang desa sebagai <span class=\"citation-1 citation-end-1\">kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat,<\/span> dan pemberdayaan masyarakat.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"29:1-29:43\">Pasal 76 ayat (2) UU Desa menyatakan bahwa:<\/p>\n<blockquote data-sourcepos=\"31:1-31:158\">\n<p data-sourcepos=\"31:3-31:158\">Desa dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan\/atau lembaga pendidikan nonformal untuk mengembangkan potensi dan sumber daya desa.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-sourcepos=\"33:1-33:266\">Ketentuan ini memberikan peluang bagi perguruan tinggi untuk berkolaborasi dengan desa dalam mengembangkan potensi dan sumber daya desa. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa.<\/p>\n<h3 data-sourcepos=\"35:1-35:14\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-sourcepos=\"37:1-37:410\">Dasar hukum Merdeka Belajar memberikan kewenangan kepada perguruan tinggi untuk mengembangkan program-program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan masyarakat. Salah satu program pendidikan yang didorong oleh Merdeka Belajar adalah program pembelajaran di luar program studi. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di berbagai bidang ilmu dan mengasah keterampilannya.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Merdeka Belajar adalah kebijakan pendidikan yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2020. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kebebasan dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-37638","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37638","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37638"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37638\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37638"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37638"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37638"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}