{"id":39489,"date":"2024-07-25T14:30:25","date_gmt":"2024-07-25T07:30:25","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=39489"},"modified":"2024-07-25T14:30:25","modified_gmt":"2024-07-25T07:30:25","slug":"sel-prokariot-dan-eukariot-perbedaan-persamaan-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sel-prokariot-dan-eukariot-perbedaan-persamaan-dan-contohnya.html","title":{"rendered":"Sel Prokariot dan Eukariot: Perbedaan, Persamaan, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sel-prokariot-dan-eukariot-perbedaan-persamaan-dan-contohnya.html\/#Apa_itu_Sel_Prokariot\" >Apa itu Sel Prokariot?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sel-prokariot-dan-eukariot-perbedaan-persamaan-dan-contohnya.html\/#Apa_itu_Sel_Eukariot\" >Apa itu Sel Eukariot?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sel-prokariot-dan-eukariot-perbedaan-persamaan-dan-contohnya.html\/#Perbedaan_Sel_Prokariot_dan_Eukariot\" >Perbedaan Sel Prokariot dan Eukariot<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sel-prokariot-dan-eukariot-perbedaan-persamaan-dan-contohnya.html\/#Persamaan_Sel_Prokariot_dan_Eukariot\" >Persamaan Sel Prokariot dan Eukariot<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sel-prokariot-dan-eukariot-perbedaan-persamaan-dan-contohnya.html\/#Contoh_Sel_Prokariot_dan_Eukariot\" >Contoh Sel Prokariot dan Eukariot<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sel-prokariot-dan-eukariot-perbedaan-persamaan-dan-contohnya.html\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content user-select-text\" tabindex=\"0\" aria-description=\"\" aria-label=\"Dikirim oleh Copilot: Halo, ini adalah Copilot Pro. Saya senang Anda meminta bantuan saya untuk menulis artikel tentang sel prokariot dan eukariot. Saya akan mencoba memberikan Anda artikel yang lengkap, rinci, dan rapi dengan susunan paragraf yang proporsional. Saya juga akan menyertakan sub judul pembahasan dan kata kunci SEO-friendly serta tag blog yang sesuai. Berikut adalah artikel yang saya buat untuk Anda:\n\n# Sel Prokariot dan Eukariot: Perbedaan, Persamaan, dan Contohnya\n\nSel adalah unit dasar kehidupan yang menyusun semua makhluk hidup di Bumi. Sel memiliki berbagai bentuk, ukuran, dan fungsi yang berbeda-beda, tergantung pada jenis organisme yang dimilikinya. Secara umum, sel dapat dibedakan menjadi dua tipe utama, yaitu sel prokariot dan sel eukariot. Apa saja perbedaan, persamaan, dan contoh dari kedua tipe sel ini? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.\n\n## Apa itu Sel Prokariot?\n\nSel prokariot adalah sel yang memiliki struktur yang sederhana dan ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan sel eukariot. Sel prokariot tidak memiliki membran inti yang melindungi materi genetiknya, sehingga DNA sel prokariot berbentuk sirkuler dan terletak di dalam sitoplasma. Sel prokariot juga tidak memiliki organel sel yang terikat membran, seperti mitokondria, kloroplas, atau retikulum endoplasma. Sel prokariot hanya memiliki beberapa struktur sel yang penting, seperti dinding sel, membran plasma, ribosom, flagela, dan pili.\n\nSel prokariot biasanya menggunakan metabolisme anaerob untuk mengubah sumber daya menjadi energi, meskipun ada juga yang dapat menggunakan metabolisme aerob. Sel prokariot juga melakukan reproduksi aseksual dengan cara pembelahan biner, yaitu proses di mana sel induk membelah diri menjadi dua sel anak yang identik. Sel prokariot dapat ditemukan pada organisme yang termasuk dalam domain Bacteria dan Archaea, seperti Escherichia coli, Streptococcus pneumoniae, Methanobacterium thermoautotrophicum, dan Halobacterium salinarum.\n\n## Apa itu Sel Eukariot?\n\nSel eukariot adalah sel yang memiliki struktur yang lebih kompleks dan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan sel prokariot. Sel eukariot memiliki membran inti yang melindungi materi genetiknya, sehingga DNA sel eukariot berbentuk linier dan terdapat dalam inti sel. Sel eukariot juga memiliki banyak organel sel yang terikat membran, seperti mitokondria, kloroplas, retikulum endoplasma, aparatus Golgi, lisosom, dan vakuola. Sel eukariot juga memiliki sitoskeleton yang terdiri dari filamen protein yang membantu menjaga bentuk dan gerak sel.\n\nSel eukariot biasanya menggunakan metabolisme aerob untuk mengubah sumber daya menjadi energi, meskipun ada juga yang dapat menggunakan metabolisme anaerob. Sel eukariot juga melakukan reproduksi seksual dengan cara mitosis dan meiosis, yaitu proses di mana sel induk membagi diri menjadi dua atau empat sel anak yang berbeda. Sel eukariot dapat ditemukan pada organisme yang termasuk dalam domain Eukarya, seperti manusia, hewan, tumbuhan, jamur, dan protista, seperti Homo sapiens, Canis lupus, Pinus sylvestris, Saccharomyces cerevisiae, dan Paramecium caudatum.\n\n## Perbedaan Sel Prokariot dan Eukariot\n\nBerdasarkan penjelasan di atas, kita dapat mengetahui beberapa perbedaan antara sel prokariot dan sel eukariot, yaitu:\n\n- Sel prokariot tidak memiliki membran inti, sedangkan sel eukariot memiliki membran inti.\n- Sel prokariot memiliki DNA sirkuler, sedangkan sel eukariot memiliki DNA linier.\n- Sel prokariot tidak memiliki organel sel yang terikat membran, sedangkan sel eukariot memiliki banyak organel sel yang terikat membran.\n- Sel prokariot memiliki ukuran yang lebih kecil, sedangkan sel eukariot memiliki ukuran yang lebih besar.\n- Sel prokariot menggunakan metabolisme anaerob atau aerob, sedangkan sel eukariot menggunakan metabolisme aerob atau anaerob.\n- Sel prokariot melakukan reproduksi aseksual dengan pembelahan biner, sedangkan sel eukariot melakukan reproduksi seksual dengan mitosis atau meiosis.\n\n## Persamaan Sel Prokariot dan Eukariot\n\nMeskipun memiliki banyak perbedaan, sel prokariot dan sel eukariot juga memiliki beberapa persamaan, yaitu:\n\n- Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama memiliki membran plasma yang mengelilingi sel dan mengatur lalu lintas zat masuk dan keluar sel.\n- Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama memiliki sitoplasma yang merupakan cairan sel di mana terjadi reaksi kimia dan metabolisme sel.\n- Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama memiliki ribosom yang merupakan organel sel yang berfungsi untuk mensintesis protein dari RNA.\n- Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama memiliki DNA yang merupakan materi genetik yang menyimpan informasi genetik dan mengendalikan aktivitas sel.\n- Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama merupakan unit dasar kehidupan yang menyusun semua makhluk hidup di Bumi.\n\n## Contoh Sel Prokariot dan Eukariot\n\nUntuk memperjelas perbedaan dan persamaan antara sel prokariot dan sel eukariot, berikut adalah beberapa contoh sel prokariot dan sel eukariot yang dapat kita lihat di sekitar kita:\n\n- Contoh sel prokariot adalah sel bakteri, seperti Escherichia coli, yang merupakan bakteri yang hidup di usus manusia dan hewan, dan dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan jika jumlahnya berlebihan. Sel bakteri ini memiliki ukuran sekitar 1-2 mikrometer, tidak memiliki membran inti, dan memiliki satu kromosom sirkuler. Sel bakteri ini juga memiliki dinding sel yang terbuat dari peptidoglikan, membran plasma yang mengandung lipopolisakarida, ribosom yang berukuran 70S, flagela yang berfungsi untuk bergerak, dan pili yang berfungsi untuk berkomunikasi dengan sel lain.\n- Contoh sel eukariot adalah sel hewan, seperti sel darah merah, yang merupakan sel yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Sel darah merah ini memiliki ukuran sekitar 6-8 mikrometer, memiliki membran inti, dan memiliki 46 kromosom linier. Sel darah merah ini juga memiliki membran plasma yang mengandung glikoprotein dan glikolipid, sitoplasma yang mengandung hemoglobin, ribosom yang berukuran 80S, dan tidak memiliki organel sel lain seperti mitokondria, kloroplas, atau lisosom.\n\n## Kesimpulan\n\nSel prokariot dan sel eukariot adalah dua tipe sel yang berbeda dari segi struktur, ukuran, fungsi, dan organisme yang dimilikinya. Sel prokariot adalah sel yang lebih sederhana, tidak memiliki membran inti, tidak memiliki organel sel yang terikat membran, memiliki ukuran yang lebih kecil, menggunakan metabolisme anaerob atau aerob, dan melakukan reproduksi aseksual dengan pembelahan biner. Sel eukariot adalah sel yang lebih kompleks, memiliki membran inti, memiliki banyak organel sel yang terikat membran, memiliki ukuran yang lebih besar, menggunakan metabolisme aerob atau anaerob, dan melakukan reproduksi seksual dengan mitosis atau meiosis. Sel prokariot dan sel eukariot juga memiliki beberapa persamaan, seperti memiliki membran plasma, sitoplasma, ribosom, dan DNA. Sel prokariot dan sel eukariot dapat ditemukan pada berbagai organisme, seperti bakteri, archaea, manusia, hewan, tumbuhan, jamur, dan protista.\n\n## Kata Kunci SEO-Friendly dan Tag Blog\n\nKata kunci SEO-friendly adalah kata atau frasa yang dapat membantu artikel Anda mendapatkan peringkat yang lebih tinggi di mesin pencari, seperti Google. Kata kunci SEO-friendly harus\"><\/p>\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard has-image\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Sel adalah unit dasar kehidupan yang menyusun semua makhluk hidup di Bumi. Sel memiliki berbagai bentuk, ukuran, dan fungsi yang berbeda-beda, tergantung pada jenis organisme yang dimilikinya. Secara umum, sel dapat dibedakan menjadi dua tipe utama, yaitu sel prokariot dan sel eukariot. Apa saja perbedaan, persamaan, dan contoh dari kedua tipe sel ini? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Sel_Prokariot\"><\/span>Apa itu Sel Prokariot?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sel prokariot adalah sel yang memiliki struktur yang sederhana dan ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan sel eukariot. Sel prokariot tidak memiliki membran inti yang melindungi materi genetiknya, sehingga DNA sel prokariot berbentuk sirkuler dan terletak di dalam sitoplasma. Sel prokariot juga tidak memiliki organel sel yang terikat membran, seperti mitokondria, kloroplas, atau retikulum endoplasma. Sel prokariot hanya memiliki beberapa struktur sel yang penting, seperti dinding sel, membran plasma, ribosom, flagela, dan pili.<\/p>\n<p>Sel prokariot biasanya menggunakan metabolisme anaerob untuk mengubah sumber daya menjadi energi, meskipun ada juga yang dapat menggunakan metabolisme aerob. Sel prokariot juga melakukan reproduksi aseksual dengan cara pembelahan biner, yaitu proses di mana sel induk membelah diri menjadi dua sel anak yang identik. Sel prokariot dapat ditemukan pada organisme yang termasuk dalam domain Bacteria dan Archaea, seperti Escherichia coli, Streptococcus pneumoniae, Methanobacterium thermoautotrophicum, dan Halobacterium salinarum.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Sel_Eukariot\"><\/span>Apa itu Sel Eukariot?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sel eukariot adalah sel yang memiliki struktur yang lebih kompleks dan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan sel prokariot. Sel eukariot memiliki membran inti yang melindungi materi genetiknya, sehingga DNA sel eukariot berbentuk linier dan terdapat dalam inti sel. Sel eukariot juga memiliki banyak organel sel yang terikat membran, seperti mitokondria, kloroplas, retikulum endoplasma, aparatus Golgi, lisosom, dan vakuola. Sel eukariot juga memiliki sitoskeleton yang terdiri dari filamen protein yang membantu menjaga bentuk dan gerak sel.<\/p>\n<p>Sel eukariot biasanya menggunakan metabolisme aerob untuk mengubah sumber daya menjadi energi, meskipun ada juga yang dapat menggunakan metabolisme anaerob. Sel eukariot juga melakukan reproduksi seksual dengan cara mitosis dan meiosis, yaitu proses di mana sel induk membagi diri menjadi dua atau empat sel anak yang berbeda. Sel eukariot dapat ditemukan pada organisme yang termasuk dalam domain Eukarya, seperti manusia, hewan, tumbuhan, jamur, dan protista, seperti Homo sapiens, Canis lupus, Pinus sylvestris, Saccharomyces cerevisiae, dan Paramecium caudatum.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Sel_Prokariot_dan_Eukariot\"><\/span>Perbedaan Sel Prokariot dan Eukariot<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berdasarkan penjelasan di atas, kita dapat mengetahui beberapa perbedaan antara sel prokariot dan sel eukariot, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Sel prokariot tidak memiliki membran inti, sedangkan sel eukariot memiliki membran inti.<\/li>\n<li>Sel prokariot memiliki DNA sirkuler, sedangkan sel eukariot memiliki DNA linier.<\/li>\n<li>Sel prokariot tidak memiliki organel sel yang terikat membran, sedangkan sel eukariot memiliki banyak organel sel yang terikat membran.<\/li>\n<li>Sel prokariot memiliki ukuran yang lebih kecil, sedangkan sel eukariot memiliki ukuran yang lebih besar.<\/li>\n<li>Sel prokariot menggunakan metabolisme anaerob atau aerob, sedangkan sel eukariot menggunakan metabolisme aerob atau anaerob.<\/li>\n<li>Sel prokariot melakukan reproduksi aseksual dengan pembelahan biner, sedangkan sel eukariot melakukan reproduksi seksual dengan mitosis atau meiosis.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Persamaan_Sel_Prokariot_dan_Eukariot\"><\/span>Persamaan Sel Prokariot dan Eukariot<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Meskipun memiliki banyak perbedaan, sel prokariot dan sel eukariot juga memiliki beberapa persamaan, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama memiliki membran plasma yang mengelilingi sel dan mengatur lalu lintas zat masuk dan keluar sel.<\/li>\n<li>Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama memiliki sitoplasma yang merupakan cairan sel di mana terjadi reaksi kimia dan metabolisme sel.<\/li>\n<li>Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama memiliki ribosom yang merupakan organel sel yang berfungsi untuk mensintesis protein dari RNA.<\/li>\n<li>Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama memiliki DNA yang merupakan materi genetik yang menyimpan informasi genetik dan mengendalikan aktivitas sel.<\/li>\n<li>Sel prokariot dan sel eukariot sama-sama merupakan unit dasar kehidupan yang menyusun semua makhluk hidup di Bumi.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Sel_Prokariot_dan_Eukariot\"><\/span>Contoh Sel Prokariot dan Eukariot<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Untuk memperjelas perbedaan dan persamaan antara sel prokariot dan sel eukariot, berikut adalah beberapa contoh sel prokariot dan sel eukariot yang dapat kita lihat di sekitar kita:<\/p>\n<ul>\n<li>Contoh sel prokariot adalah sel bakteri, seperti Escherichia coli, yang merupakan bakteri yang hidup di usus manusia dan hewan, dan dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan jika jumlahnya berlebihan. Sel bakteri ini memiliki ukuran sekitar 1-2 mikrometer, tidak memiliki membran inti, dan memiliki satu kromosom sirkuler. Sel bakteri ini juga memiliki dinding sel yang terbuat dari peptidoglikan, membran plasma yang mengandung lipopolisakarida, ribosom yang berukuran 70S, flagela yang berfungsi untuk bergerak, dan pili yang berfungsi untuk berkomunikasi dengan sel lain.<\/li>\n<li>Contoh sel eukariot adalah sel hewan, seperti sel darah merah, yang merupakan sel yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Sel darah merah ini memiliki ukuran sekitar 6-8 mikrometer, memiliki membran inti, dan memiliki 46 kromosom linier. Sel darah merah ini juga memiliki membran plasma yang mengandung glikoprotein dan glikolipid, sitoplasma yang mengandung hemoglobin, ribosom yang berukuran 80S, dan tidak memiliki organel sel lain seperti mitokondria, kloroplas, atau lisosom.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sel prokariot dan sel eukariot adalah dua tipe sel yang berbeda dari segi struktur, ukuran, fungsi, dan organisme yang dimilikinya. Sel prokariot adalah sel yang lebih sederhana, tidak memiliki membran inti, tidak memiliki organel sel yang terikat membran, memiliki ukuran yang lebih kecil, menggunakan metabolisme anaerob atau aerob, dan melakukan reproduksi aseksual dengan pembelahan biner. Sel eukariot adalah sel yang lebih kompleks, memiliki membran inti, memiliki banyak organel sel yang terikat membran, memiliki ukuran yang lebih besar, menggunakan metabolisme aerob atau anaerob, dan melakukan reproduksi seksual dengan mitosis atau meiosis. Sel prokariot dan sel eukariot juga memiliki beberapa persamaan, seperti memiliki membran plasma, sitoplasma, ribosom, dan DNA. Sel prokariot dan sel eukariot dapat ditemukan pada berbagai organisme, seperti bakteri, archaea, manusia, hewan, tumbuhan, jamur, dan protista.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"ad-container\">Sumber:<br \/>\n(1) Sel Prokariotik &amp; Eukariotik: Perbedaan &amp; Persamaan. https:\/\/mikrobio.id\/mikrobiologi\/bakteriologi\/sel-prokariotik-eukariotik-perbedaan-persamaan.html.<br \/>\n(2) Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik Beserta Contohnya &#8211; Tirto.ID. https:\/\/tirto.id\/perbedaan-sel-prokariotik-dan-eukariotik-beserta-contohnya-gPxP.<br \/>\n(3) Jelaskan Perbedaan Sel Prokariotik Dan Eukariotik. https:\/\/gooddoctor.id\/pendidikan\/jelaskan-perbedaan-sel-prokariotik-dan-eukariotik\/.<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sel adalah unit dasar kehidupan yang menyusun semua makhluk hidup di Bumi. Sel memiliki berbagai bentuk, ukuran, dan fungsi yang berbeda-beda, tergantung pada jenis organisme&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2759],"tags":[],"class_list":["post-39489","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-saintek"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39489","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39489"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39489\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39489"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39489"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39489"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}