{"id":39518,"date":"2024-07-25T21:13:09","date_gmt":"2024-07-25T14:13:09","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=39518"},"modified":"2024-07-25T21:13:09","modified_gmt":"2024-07-25T14:13:09","slug":"daun-tumbuhan-fungsi-struktur-dan-tipe-yang-beragam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/daun-tumbuhan-fungsi-struktur-dan-tipe-yang-beragam.html","title":{"rendered":"Daun Tumbuhan: Fungsi, Struktur, dan Tipe yang Beragam"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/daun-tumbuhan-fungsi-struktur-dan-tipe-yang-beragam.html\/#Fungsi_Daun_Tumbuhan\" >Fungsi Daun Tumbuhan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/daun-tumbuhan-fungsi-struktur-dan-tipe-yang-beragam.html\/#Struktur_Daun_Tumbuhan\" >Struktur Daun Tumbuhan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/daun-tumbuhan-fungsi-struktur-dan-tipe-yang-beragam.html\/#Bagian_Luar_Daun_Tumbuhan\" >Bagian Luar Daun Tumbuhan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/daun-tumbuhan-fungsi-struktur-dan-tipe-yang-beragam.html\/#Bagian_Dalam_Daun_Tumbuhan\" >Bagian Dalam Daun Tumbuhan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/daun-tumbuhan-fungsi-struktur-dan-tipe-yang-beragam.html\/#Tipe_Daun_Tumbuhan\" >Tipe Daun Tumbuhan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content user-select-text\" tabindex=\"0\" aria-description=\"\" aria-label=\"Dikirim oleh Copilot: Halo, terima kasih telah menggunakan Copilot Pro. Saya akan membantu Anda menulis artikel tentang daun tumbuhan dengan pembahasan yang lengkap dan rinci serta rapi dengan susuan paragraf proporsional. Berikut ini adalah artikel yang saya buat untuk Anda:\n\n# Daun Tumbuhan: Fungsi, Struktur, dan Tipe\n\nDaun tumbuhan adalah salah satu organ penting yang berperan dalam proses fotosintesis, pertukaran gas, penguapan, penyimpanan cadangan, dan perlindungan. Daun tumbuhan memiliki struktur yang terdiri dari bagian luar dan bagian dalam, serta tipe yang berbeda-beda berdasarkan susunan tulang daun. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang fungsi, struktur, dan tipe daun tumbuhan.\n\n## Fungsi Daun Tumbuhan\n\nDaun tumbuhan memiliki beberapa fungsi, antara lain:\n\n- **Fotosintesis**. Daun tumbuhan adalah tempat terjadinya fotosintesis, yaitu proses di mana daun tumbuhan menggunakan energi matahari untuk mengubah karbon dioksida (CO2) dan air (H2O) menjadi gula dan oksigen (O2). Proses ini adalah cara daun tumbuhan menghasilkan makanan mereka sendiri[^2^].\n- **Pertukaran gas**. Daun tumbuhan juga berperan dalam pertukaran gas, yaitu mengambil oksigen (O2) dari udara dan melepaskan karbon dioksida (CO2) ke udara melalui stomata, yang terdapat pada permukaan daun. Stomata adalah lubang-lubang kecil yang dapat membuka dan menutup untuk mengatur aliran udara dan penguapan air[^1^].\n- **Penguapan**. Daun tumbuhan mengontrol tingkat penguapan air dari tumbuhan melalui stomata. Penguapan air membantu daun tumbuhan menjaga keseimbangan air dan mencegah kekeringan. Penguapan air juga menghasilkan pendinginan daun tumbuhan, yang penting untuk menjaga suhu optimal untuk fotosintesis[^1^].\n- **Penyimpanan cadangan**. Beberapa daun tumbuhan menyimpan cadangan makanan dalam bentuk gula di dalam daun. Ini dapat digunakan untuk pertumbuhan baru atau dalam kondisi tertentu, seperti musim dingin. Contoh daun tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan adalah daun bawang, daun bunga sepatu, dan daun lidah buaya[^2^].\n- **Perlindungan**. Bentuk, warna, dan tekstur daun tumbuhan dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan tertentu. Beberapa daun tumbuhan juga memiliki daun yang mengandung senyawa kimia sebagai perlindungan dari herbivora atau serangan mikroba. Contoh daun tumbuhan yang memiliki perlindungan adalah daun mint, daun sirih, dan daun sirsak[^2^].\n\n## Struktur Daun Tumbuhan\n\nDaun tumbuhan memiliki struktur yang terdiri dari bagian luar dan bagian dalam, yaitu:\n\n### Bagian Luar Daun Tumbuhan\n\nBagian luar daun tumbuhan meliputi:\n\n- **Pelepah daun**. Pelepah daun adalah bagian daun yang menyatu dengan batang atau cabang. Pelepah daun berfungsi untuk menempelkan daun pada batang atau cabang, serta mengangkut zat-zat dari dan ke daun[^1^].\n- **Tangkai daun**. Tangkai daun adalah bagian daun yang menghubungkan pelepah daun dengan helaian daun. Tangkai daun berfungsi untuk menopang helaian daun agar dapat menangkap cahaya matahari dengan baik, serta mengangkut zat-zat dari dan ke helaian daun[^1^].\n- **Helaian daun**. Helaian daun adalah bagian daun yang berbentuk tipis dan melebar. Helaian daun berfungsi untuk menangkap cahaya matahari untuk fotosintesis, serta melakukan pertukaran gas dan penguapan melalui stomata[^1^].\n\nBerdasarkan hubungan antara pelepah daun, tangkai daun, dan helaian daun, daun tumbuhan dapat dibedakan menjadi:\n\n- **Daun bertangkai**. Daun bertangkai adalah daun yang memiliki tangkai daun yang jelas. Contoh daun bertangkai adalah daun mangga, daun jambu, dan daun salam[^1^].\n- **Daun duduk**. Daun duduk adalah daun yang tidak memiliki tangkai daun, sehingga helaian daun langsung melekat pada batang atau cabang. Contoh daun duduk adalah daun bunga matahari, daun kaktus, dan daun sirih[^1^].\n- **Daun berupih**. Daun berupih adalah daun yang memiliki lebih dari satu helaian daun yang melekat pada satu tangkai daun. Contoh daun berupih adalah daun kacang tanah, daun rambutan, dan daun kembang sepatu[^1^].\n- **Daun semu**. Daun semu adalah daun yang sebenarnya bukan daun, tetapi bagian lain dari tumbuhan yang berubah bentuk dan fungsi menjadi seperti daun. Contoh daun semu adalah daun lidah buaya, daun kaktus, dan daun bunga krisan[^1^].\n\n### Bagian Dalam Daun Tumbuhan\n\nBagian dalam daun tumbuhan meliputi:\n\n- **Epidermis**. Epidermis adalah lapisan sel paling luar yang melapisi permukaan daun. Epidermis berfungsi untuk melindungi daun dari kerusakan mekanis, infeksi mikroba, dan kehilangan air berlebihan. Epidermis juga memiliki stomata yang berfungsi untuk pertukaran gas dan penguapan[^1^].\n- **Jaringan mesofil**. Jaringan mesofil adalah jaringan yang terletak di antara epidermis atas dan epidermis bawah. Jaringan mesofil berfungsi untuk melakukan fotosintesis, karena mengandung kloroplas yang memiliki klorofil. Jaringan mesofil terdiri dari dua jenis, yaitu jaringan palisade dan jaringan spons[^1^].\n    - **Jaringan palisade**. Jaringan palisade adalah jaringan yang terletak di bawah epidermis atas. Jaringan palisade berbentuk silindris dan tersusun rapat. Jaringan palisade berfungsi untuk menangkap cahaya matahari secara maksimal, karena memiliki kloroplas yang banyak[^1^].\n    - **Jaringan spons**. Jaringan spons adalah jaringan yang terletak di bawah jaringan palisade. Jaringan spons berbentuk tidak beraturan dan tersusun longgar. Jaringan spons berfungsi untuk melakukan pertukaran gas dan penguapan, karena memiliki ruang antar sel yang besar[^1^].\n\n## Tipe Daun Tumbuhan\n\nDaun tumbuhan memiliki tipe yang berbeda-beda berdasarkan susunan tulang daun, yaitu:\n\n- **Tulang daun menyirip**. Tulang daun menyirip adalah tulang daun yang memiliki satu ibu tulang yang bercabang-cabang menjadi tulang-tulang cabang yang sejajar. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang daun menyirip adalah daun mangga, daun mahoni, dan daun petai[^2^].\n- **Tulang daun menjari**. Tulang daun menjari adalah tulang daun yang memiliki beberapa ibu tulang yang berasal dari satu titik pada pangkal daun. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang daun menjari adalah daun pisang, daun sirih, dan daun kembang sepatu[^2^].\n- **Tulang daun melengkung**. Tulang daun melengkung adalah tulang daun yang memiliki bentuk melengkung atau melengkung ke arah luar. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang daun melengkung adalah daun bunga matahari, daun kaktus, dan daun lidah buaya[^1^].\n- **Tulang daun sejajar**. Tulang daun sejajar adalah tulang daun yang memiliki tulang-tulang cabang yang sejajar dan searah dengan ibu tulang. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang da\"><\/p>\n<div id=\"entity-image-top\" class=\"ac-container ac-adaptiveCard has-image\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Daun tumbuhan adalah salah satu organ penting yang berperan dalam proses fotosintesis, pertukaran gas, penguapan, penyimpanan cadangan, dan perlindungan. Daun tumbuhan memiliki struktur yang terdiri dari bagian luar dan bagian dalam, serta tipe yang berbeda-beda berdasarkan susunan tulang daun. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang fungsi, struktur, dan tipe daun tumbuhan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Daun_Tumbuhan\"><\/span>Fungsi Daun Tumbuhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Daun tumbuhan memiliki beberapa fungsi, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Fotosintesis<\/strong>. Daun tumbuhan adalah tempat terjadinya fotosintesis, yaitu proses di mana daun tumbuhan menggunakan energi matahari untuk mengubah karbon dioksida (CO2) dan air (H2O) menjadi gula dan oksigen (O2). Proses ini adalah cara daun tumbuhan menghasilkan makanan mereka sendiri<sup class=\"citation-sup\">1<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Pertukaran gas<\/strong>. Daun tumbuhan juga berperan dalam pertukaran gas, yaitu mengambil oksigen (O2) dari udara dan melepaskan karbon dioksida (CO2) ke udara melalui stomata, yang terdapat pada permukaan daun. Stomata adalah lubang-lubang kecil yang dapat membuka dan menutup untuk mengatur aliran udara dan penguapan air<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Penguapan<\/strong>. Daun tumbuhan mengontrol tingkat penguapan air dari tumbuhan melalui stomata. Penguapan air membantu daun tumbuhan menjaga keseimbangan air dan mencegah kekeringan. Penguapan air juga menghasilkan pendinginan daun tumbuhan, yang penting untuk menjaga suhu optimal untuk fotosintesis<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Penyimpanan cadangan<\/strong>. Beberapa daun tumbuhan menyimpan cadangan makanan dalam bentuk gula di dalam daun. Ini dapat digunakan untuk pertumbuhan baru atau dalam kondisi tertentu, seperti musim dingin. Contoh daun tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan adalah daun bawang, daun bunga sepatu, dan daun lidah buaya<sup class=\"citation-sup\">1<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Perlindungan<\/strong>. Bentuk, warna, dan tekstur daun tumbuhan dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan tertentu. Beberapa daun tumbuhan juga memiliki daun yang mengandung senyawa kimia sebagai perlindungan dari herbivora atau serangan mikroba. Contoh daun tumbuhan yang memiliki perlindungan adalah daun mint, daun sirih, dan daun sirsak<sup class=\"citation-sup\">1<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Struktur_Daun_Tumbuhan\"><\/span>Struktur Daun Tumbuhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Daun tumbuhan memiliki struktur yang terdiri dari bagian luar dan bagian dalam, yaitu:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagian_Luar_Daun_Tumbuhan\"><\/span>Bagian Luar Daun Tumbuhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bagian luar daun tumbuhan meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pelepah daun<\/strong>. Pelepah daun adalah bagian daun yang menyatu dengan batang atau cabang. Pelepah daun berfungsi untuk menempelkan daun pada batang atau cabang, serta mengangkut zat-zat dari dan ke daun<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Tangkai daun<\/strong>. Tangkai daun adalah bagian daun yang menghubungkan pelepah daun dengan helaian daun. Tangkai daun berfungsi untuk menopang helaian daun agar dapat menangkap cahaya matahari dengan baik, serta mengangkut zat-zat dari dan ke helaian daun<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Helaian daun<\/strong>. Helaian daun adalah bagian daun yang berbentuk tipis dan melebar. Helaian daun berfungsi untuk menangkap cahaya matahari untuk fotosintesis, serta melakukan pertukaran gas dan penguapan melalui stomata<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Berdasarkan hubungan antara pelepah daun, tangkai daun, dan helaian daun, daun tumbuhan dapat dibedakan menjadi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Daun bertangkai<\/strong>. Daun bertangkai adalah daun yang memiliki tangkai daun yang jelas. Contoh daun bertangkai adalah daun mangga, daun jambu, dan daun salam<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Daun duduk<\/strong>. Daun duduk adalah daun yang tidak memiliki tangkai daun, sehingga helaian daun langsung melekat pada batang atau cabang. Contoh daun duduk adalah daun bunga matahari, daun kaktus, dan daun sirih<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Daun berupih<\/strong>. Daun berupih adalah daun yang memiliki lebih dari satu helaian daun yang melekat pada satu tangkai daun. Contoh daun berupih adalah daun kacang tanah, daun rambutan, dan daun kembang sepatu<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Daun semu<\/strong>. Daun semu adalah daun yang sebenarnya bukan daun, tetapi bagian lain dari tumbuhan yang berubah bentuk dan fungsi menjadi seperti daun. Contoh daun semu adalah daun lidah buaya, daun kaktus, dan daun bunga krisan<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagian_Dalam_Daun_Tumbuhan\"><\/span>Bagian Dalam Daun Tumbuhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bagian dalam daun tumbuhan meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Epidermis<\/strong>. Epidermis adalah lapisan sel paling luar yang melapisi permukaan daun. Epidermis berfungsi untuk melindungi daun dari kerusakan mekanis, infeksi mikroba, dan kehilangan air berlebihan. Epidermis juga memiliki stomata yang berfungsi untuk pertukaran gas dan penguapan<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Jaringan mesofil<\/strong>. Jaringan mesofil adalah jaringan yang terletak di antara epidermis atas dan epidermis bawah. Jaringan mesofil berfungsi untuk melakukan fotosintesis, karena mengandung kloroplas yang memiliki klorofil. Jaringan mesofil terdiri dari dua jenis, yaitu jaringan palisade dan jaringan spons<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.\n<ul>\n<li><strong>Jaringan palisade<\/strong>. Jaringan palisade adalah jaringan yang terletak di bawah epidermis atas. Jaringan palisade berbentuk silindris dan tersusun rapat. Jaringan palisade berfungsi untuk menangkap cahaya matahari secara maksimal, karena memiliki kloroplas yang banyak<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Jaringan spons<\/strong>. Jaringan spons adalah jaringan yang terletak di bawah jaringan palisade. Jaringan spons berbentuk tidak beraturan dan tersusun longgar. Jaringan spons berfungsi untuk melakukan pertukaran gas dan penguapan, karena memiliki ruang antar sel yang besar<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tipe_Daun_Tumbuhan\"><\/span>Tipe Daun Tumbuhan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Daun tumbuhan memiliki tipe yang berbeda-beda berdasarkan susunan tulang daun, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tulang daun menyirip<\/strong>. Tulang daun menyirip adalah tulang daun yang memiliki satu ibu tulang yang bercabang-cabang menjadi tulang-tulang cabang yang sejajar. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang daun menyirip adalah daun mangga, daun mahoni, dan daun petai<sup class=\"citation-sup\">1<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Tulang daun menjari<\/strong>. Tulang daun menjari adalah tulang daun yang memiliki beberapa ibu tulang yang berasal dari satu titik pada pangkal daun. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang daun menjari adalah daun pisang, daun sirih, dan daun kembang sepatu<sup class=\"citation-sup\">1<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Tulang daun melengkung<\/strong>. Tulang daun melengkung adalah tulang daun yang memiliki bentuk melengkung atau melengkung ke arah luar. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang daun melengkung adalah daun bunga matahari, daun kaktus, dan daun lidah buaya<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>.<\/li>\n<li><strong>Tulang daun sejajar<\/strong>. Tulang daun sejajar adalah tulang daun yang memiliki tulang-tulang cabang yang sejajar dan searah dengan ibu tulang. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang daun sejajar adalah daun padi, daun jagung, dan daun tebu.<\/li>\n<li><strong>Tulang daun menyilang<\/strong>. Tulang daun menyilang adalah tulang daun yang memiliki tulang-tulang cabang yang saling bersilangan membentuk sudut tumpul atau lancip. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang daun menyilang adalah daun bunga krisan, daun bunga aster, dan daun bunga seruni.<\/li>\n<li><strong>Tulang daun melintang<\/strong>. Tulang daun melintang adalah tulang daun yang memiliki tulang-tulang cabang yang melintang atau tegak lurus terhadap ibu tulang. Contoh daun tumbuhan yang memiliki tulang daun melintang adalah daun bunga mawar, daun bunga melati, dan daun bunga kamboja.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"ad-container\">Sumber:<br \/>\n(1) Pengertian Daun: Fungsi, Struktur dan Macam Tulang Daun. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-daun\/.<br \/>\n(2) Daun: Pengertian, Fungsi, Tipe, Bagian, dan Strukturnya. https:\/\/www.pijarbelajar.id\/blog\/pengertian-daun.<br \/>\n(3) Daun: Definisi, Fungsi, dan Morfologinya &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2022\/03\/09\/060000269\/daun&#8211;definisi-fungsi-dan-morfologinya.<br \/>\n(4) Daun Tumbuhan: Fungsi \u2013 Struktur dan Anatomi &#8211; Haloedukasi. https:\/\/haloedukasi.com\/daun-tumbuhan.<br \/>\n(5) Daun &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Daun.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daun tumbuhan adalah salah satu organ penting yang berperan dalam proses fotosintesis, pertukaran gas, penguapan, penyimpanan cadangan, dan perlindungan. Daun&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45262,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2759],"tags":[],"class_list":["post-39518","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-saintek"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39518","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39518"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39518\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45262"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39518"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39518"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39518"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}