{"id":39842,"date":"2024-07-28T14:52:38","date_gmt":"2024-07-28T07:52:38","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=39842"},"modified":"2024-07-28T14:52:38","modified_gmt":"2024-07-28T07:52:38","slug":"gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh.html","title":{"rendered":"Gerak Tropisme pada Tumbuhan: Pengertian, Jenis, dan Contoh"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh.html\/#Pengertian_Gerak_Tropisme\" >Pengertian Gerak Tropisme<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh.html\/#Jenis-Jenis_Gerak_Tropisme\" >Jenis-Jenis Gerak Tropisme<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh.html\/#Fototropisme\" >Fototropisme<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh.html\/#Geotropisme\" >Geotropisme<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh.html\/#Hidrotropisme\" >Hidrotropisme<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh.html\/#Kemotropisme\" >Kemotropisme<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh.html\/#Tigmotropisme\" >Tigmotropisme<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan-pengertian-jenis-dan-contoh.html\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content user-select-text\" tabindex=\"0\" aria-description=\"\" aria-label=\"Dikirim oleh Copilot: Halo, ini adalah Copilot Pro. Saya dapat membantu Anda membuat artikel profesional dengan pembahasan yang lengkap dan rinci. Berikut adalah artikel yang saya buat untuk Anda tentang gerak tropisme:\n\n# Gerak Tropisme pada Tumbuhan\n\nTumbuhan adalah makhluk hidup yang tidak dapat berpindah tempat secara bebas seperti hewan. Namun, tumbuhan tetap dapat bergerak sebagai respon terhadap rangsangan yang berasal dari lingkungannya. Salah satu jenis gerak yang terjadi pada tumbuhan adalah gerak tropisme. Apa itu gerak tropisme? Bagaimana jenis-jenis dan contoh-contohnya? Mari kita simak penjelasan berikut ini.\n\n## Pengertian Gerak Tropisme\n\nGerak tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan[^1^]. Rangsangan yang dapat memicu gerak tropisme antara lain adalah cahaya, gravitasi, air, zat kimia, dan sentuhan. Gerak tropisme dibedakan menjadi dua macam, yaitu:\n\n- Gerak tropisme positif, yaitu gerak tropisme yang arah geraknya menuju atau searah dengan arah datangnya rangsangan.\n- Gerak tropisme negatif, yaitu gerak tropisme yang arah geraknya menjauhi atau berlawanan dengan arah datangnya rangsangan.\n\nGerak tropisme merupakan adaptasi tumbuhan untuk mendapatkan kondisi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Misalnya, tumbuhan mengarahkan daunnya ke arah cahaya untuk meningkatkan fotosintesis, atau mengarahkan akarnya ke arah air untuk mendapatkan sumber hidrasi.\n\n## Jenis-Jenis Gerak Tropisme\n\nBerdasarkan jenis rangsangannya, gerak tropisme dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:\n\n### Fototropisme\n\nFototropisme atau heliotropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan berupa cahaya matahari[^2^]. Arah gerak fototropisme ditentukan oleh intensitas cahaya yang diterima oleh tumbuhan. Jika intensitas cahaya sama di kedua sisi tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika intensitas cahaya berbeda, maka tumbuhan akan tumbuh membengkok ke arah cahaya yang lebih terang. Hal ini disebabkan oleh perbedaan konsentrasi auksin, yaitu zat pengatur tumbuh yang ada di ujung tumbuhan. Auksin akan berpindah ke sisi tumbuhan yang lebih gelap, sehingga memacu pertumbuhan sel lebih cepat di sisi tersebut[^3^].\n\nContoh gerak fototropisme positif adalah gerak batang tumbuhan yang mengikuti arah cahaya matahari. Contoh gerak fototropisme negatif adalah gerak akar tumbuhan yang menjauhi cahaya matahari.\n\n### Geotropisme\n\nGeotropisme atau gravitropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan gaya gravitasi bumi[^2^]. Arah gerak geotropisme ditentukan oleh arah gaya gravitasi yang bekerja pada tumbuhan. Jika gaya gravitasi sejajar dengan sumbu tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika gaya gravitasi tidak sejajar dengan sumbu tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh membengkok ke arah gaya gravitasi. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekanan osmotik pada sel-sel tumbuhan yang dipengaruhi oleh gravitasi[^3^].\n\nContoh gerak geotropisme positif adalah gerak akar tumbuhan yang tumbuh ke arah pusat bumi. Contoh gerak geotropisme negatif adalah gerak batang tumbuhan yang tumbuh menjauhi pusat bumi.\n\n### Hidrotropisme\n\nHidrotropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan berupa air[^2^]. Arah gerak hidrotropisme ditentukan oleh ketersediaan air di sekitar tumbuhan. Jika ketersediaan air sama di kedua sisi tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika ketersediaan air berbeda, maka tumbuhan akan tumbuh membengkok ke arah air yang lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh perbedaan potensial air pada sel-sel tumbuhan yang dipengaruhi oleh kandungan air[^3^].\n\nContoh gerak hidrotropisme positif adalah gerak akar tumbuhan yang tumbuh ke arah sumber air. Contoh gerak hidrotropisme negatif adalah gerak daun tumbuhan yang menjauhi sumber air.\n\n### Kemotropisme\n\nKemotropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan berupa zat kimia[^2^]. Arah gerak kemotropisme ditentukan oleh konsentrasi zat kimia di sekitar tumbuhan. Jika konsentrasi zat kimia sama di kedua sisi tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika konsentrasi zat kimia berbeda, maka tumbuhan akan tumbuh membengkok ke arah zat kimia yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh perbedaan afinitas reseptor pada sel-sel tumbuhan yang dipengaruhi oleh zat kimia[^3^].\n\nContoh gerak kemotropisme positif adalah gerak akar tumbuhan yang tumbuh ke arah unsur hara atau pupuk dalam tanah. Contoh gerak kemotropisme negatif adalah gerak batang tumbuhan yang menjauhi zat racun dalam tanah.\n\n### Tigmotropisme\n\nTigmotropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan berupa sentuhan benda yang lebih keras[^2^]. Arah gerak tigmotropisme ditentukan oleh arah sentuhan yang diterima oleh tumbuhan. Jika tidak ada sentuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika ada sentuhan, maka tumbuhan akan tumbuh melilit atau melengkung mengikuti bentuk benda yang disentuh. Hal ini disebabkan oleh perubahan bentuk sel-sel tumbuhan yang dipengaruhi oleh tekanan[^3^].\n\nContoh gerak tigmotropisme adalah gerak sulur tumbuhan yang melilit benda keras seperti tonggak kayu atau pagar besi.\n\n## Kesimpulan\n\nGerak tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan dari lingkungannya. Jenis-jenis gerak tropisme antara lain adalah fototropisme, geotropisme, hidrotropisme, kemotropisme, dan tigmotropisme. Gerak tropisme merupakan adaptasi tumbuhan untuk mendapatkan kondisi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangannya.\n\nSemoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Terima kasih telah menggunakan Copilot Pro. \ud83d\ude0a\"><\/p>\n<div id=\"entity-image-top\" class=\"ac-container ac-adaptiveCard has-image\">\n<div>\n<div class=\"entity-image\"><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Tumbuhan adalah makhluk hidup yang tidak dapat berpindah tempat secara bebas seperti hewan. Namun, tumbuhan tetap dapat bergerak sebagai respon terhadap rangsangan yang berasal dari lingkungannya. Salah satu jenis gerak yang terjadi pada tumbuhan adalah gerak tropisme. Apa itu gerak tropisme? Bagaimana jenis-jenis dan contoh-contohnya? Mari kita simak penjelasan berikut ini.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Gerak_Tropisme\"><\/span>Pengertian Gerak Tropisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Gerak tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan<sup class=\"citation-sup\">1<\/sup>. Rangsangan yang dapat memicu gerak tropisme antara lain adalah cahaya, gravitasi, air, zat kimia, dan sentuhan. Gerak tropisme dibedakan menjadi dua macam, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Gerak tropisme positif, yaitu gerak tropisme yang arah geraknya menuju atau searah dengan arah datangnya rangsangan.<\/li>\n<li>Gerak tropisme negatif, yaitu gerak tropisme yang arah geraknya menjauhi atau berlawanan dengan arah datangnya rangsangan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Gerak tropisme merupakan adaptasi tumbuhan untuk mendapatkan kondisi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Misalnya, tumbuhan mengarahkan daunnya ke arah cahaya untuk meningkatkan fotosintesis, atau mengarahkan akarnya ke arah air untuk mendapatkan sumber hidrasi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Gerak_Tropisme\"><\/span>Jenis-Jenis Gerak Tropisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berdasarkan jenis rangsangannya, gerak tropisme dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fototropisme\"><\/span>Fototropisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Fototropisme atau heliotropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan berupa cahaya matahari<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>. Arah gerak fototropisme ditentukan oleh intensitas cahaya yang diterima oleh tumbuhan. Jika intensitas cahaya sama di kedua sisi tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika intensitas cahaya berbeda, maka tumbuhan akan tumbuh membengkok ke arah cahaya yang lebih terang. Hal ini disebabkan oleh perbedaan konsentrasi auksin, yaitu zat pengatur tumbuh yang ada di ujung tumbuhan. Auksin akan berpindah ke sisi tumbuhan yang lebih gelap, sehingga memacu pertumbuhan sel lebih cepat di sisi tersebut<sup class=\"citation-sup\">3<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh gerak fototropisme positif adalah gerak batang tumbuhan yang mengikuti arah cahaya matahari. Contoh gerak fototropisme negatif adalah gerak akar tumbuhan yang menjauhi cahaya matahari.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Geotropisme\"><\/span>Geotropisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Geotropisme atau gravitropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan gaya gravitasi bumi<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>. Arah gerak geotropisme ditentukan oleh arah gaya gravitasi yang bekerja pada tumbuhan. Jika gaya gravitasi sejajar dengan sumbu tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika gaya gravitasi tidak sejajar dengan sumbu tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh membengkok ke arah gaya gravitasi. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekanan osmotik pada sel-sel tumbuhan yang dipengaruhi oleh gravitasi<sup class=\"citation-sup\">3<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh gerak geotropisme positif adalah gerak akar tumbuhan yang tumbuh ke arah pusat bumi. Contoh gerak geotropisme negatif adalah gerak batang tumbuhan yang tumbuh menjauhi pusat bumi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hidrotropisme\"><\/span>Hidrotropisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Hidrotropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan berupa air<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>. Arah gerak hidrotropisme ditentukan oleh ketersediaan air di sekitar tumbuhan. Jika ketersediaan air sama di kedua sisi tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika ketersediaan air berbeda, maka tumbuhan akan tumbuh membengkok ke arah air yang lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh perbedaan potensial air pada sel-sel tumbuhan yang dipengaruhi oleh kandungan air<sup class=\"citation-sup\">3<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh gerak hidrotropisme positif adalah gerak akar tumbuhan yang tumbuh ke arah sumber air. Contoh gerak hidrotropisme negatif adalah gerak daun tumbuhan yang menjauhi sumber air.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kemotropisme\"><\/span>Kemotropisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kemotropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan berupa zat kimia<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>. Arah gerak kemotropisme ditentukan oleh konsentrasi zat kimia di sekitar tumbuhan. Jika konsentrasi zat kimia sama di kedua sisi tumbuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika konsentrasi zat kimia berbeda, maka tumbuhan akan tumbuh membengkok ke arah zat kimia yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh perbedaan afinitas reseptor pada sel-sel tumbuhan yang dipengaruhi oleh zat kimia<sup class=\"citation-sup\">3<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh gerak kemotropisme positif adalah gerak akar tumbuhan yang tumbuh ke arah unsur hara atau pupuk dalam tanah. Contoh gerak kemotropisme negatif adalah gerak batang tumbuhan yang menjauhi zat racun dalam tanah.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tigmotropisme\"><\/span>Tigmotropisme<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tigmotropisme adalah gerak tropisme yang disebabkan oleh rangsangan berupa sentuhan benda yang lebih keras<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>. Arah gerak tigmotropisme ditentukan oleh arah sentuhan yang diterima oleh tumbuhan. Jika tidak ada sentuhan, maka tumbuhan akan tumbuh lurus. Namun, jika ada sentuhan, maka tumbuhan akan tumbuh melilit atau melengkung mengikuti bentuk benda yang disentuh. Hal ini disebabkan oleh perubahan bentuk sel-sel tumbuhan yang dipengaruhi oleh tekanan<sup class=\"citation-sup\">3<\/sup>.<\/p>\n<p>Contoh gerak tigmotropisme adalah gerak sulur tumbuhan yang melilit benda keras seperti tonggak kayu atau pagar besi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Gerak tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan dari lingkungannya. Jenis-jenis gerak tropisme antara lain adalah fototropisme, geotropisme, hidrotropisme, kemotropisme, dan tigmotropisme. Gerak tropisme merupakan adaptasi tumbuhan untuk mendapatkan kondisi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangannya.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"ad-container\">Sumber:<br \/>\n(1) Gerak Tropisme: Pengertian \u2013 Jenis dan Contohnya &#8211; Haloedukasi. https:\/\/haloedukasi.com\/gerak-tropisme-pengertian-jenis-dan-contohnya.<br \/>\n(2) Jenis-jenis Gerak Tropisme Tumbuhan &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/sains\/read\/2021\/12\/10\/173200423\/jenis-jenis-gerak-tropisme-tumbuhan.<br \/>\n(3) Gerak Tropisme pada Tumbuhan &#8211; Kompas.com. https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2020\/07\/10\/193000069\/gerak-tropisme-pada-tumbuhan.<br \/>\n(4) Gerak tumbuhan &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Gerak_tumbuhan.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tumbuhan adalah makhluk hidup yang tidak dapat berpindah tempat secara bebas seperti hewan. Namun, tumbuhan tetap dapat bergerak sebagai respon&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45262,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2759],"tags":[],"class_list":["post-39842","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-saintek"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39842","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39842"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39842\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45262"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}