{"id":40013,"date":"2024-08-01T10:42:37","date_gmt":"2024-08-01T03:42:37","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=40013"},"modified":"2024-08-01T10:42:37","modified_gmt":"2024-08-01T03:42:37","slug":"kalimat-langsung-dan-tidak-langsung-pengertian-ciri-dan-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/kalimat-langsung-dan-tidak-langsung-pengertian-ciri-dan-contoh.html","title":{"rendered":"Kalimat Langsung dan Tidak Langsung: Pengertian, Ciri, dan Contoh"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/kalimat-langsung-dan-tidak-langsung-pengertian-ciri-dan-contoh.html\/#Pengertian_Kalimat_Langsung_dan_Tidak_Langsung\" >Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/kalimat-langsung-dan-tidak-langsung-pengertian-ciri-dan-contoh.html\/#Ciri-Ciri_Kalimat_Langsung_dan_Tidak_Langsung\" >Ciri-Ciri Kalimat Langsung dan Tidak Langsung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/kalimat-langsung-dan-tidak-langsung-pengertian-ciri-dan-contoh.html\/#Contoh_Kalimat_Langsung_dan_Tidak_Langsung\" >Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content user-select-text\" tabindex=\"0\" aria-description=\"\" aria-label=\"Dikirim oleh Copilot: Berikut adalah artikel yang saya buat sesuai dengan permintaan Anda:\n\n# Kalimat Langsung dan Tidak Langsung: Pengertian, Ciri, dan Contoh\n\nKalimat langsung dan tidak langsung adalah dua jenis kalimat yang sering digunakan dalam berbagai teks, seperti berita, cerita, laporan, dan lain-lain. Kalimat langsung dan tidak langsung memiliki pengertian, ciri, dan struktur yang berbeda. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap dan rinci tentang kalimat langsung dan tidak langsung, beserta contoh-contohnya.\n\n## Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung\n\n**Kalimat langsung** adalah kalimat yang menirukan apa yang diujarkan orang secara cermat[^1^]. Kalimat langsung ini dapat berupa kalimat tanya, berita, atau kalimat perintah. Kalimat langsung biasanya digunakan untuk mengutip pernyataan seseorang secara harfiah, tanpa mengubah kata-katanya.\n\n**Kalimat tidak langsung** adalah kalimat yang melaporkan apa yang diujarkan orang lain[^2^]. Kalimat tidak langsung biasanya digunakan untuk menyampaikan makna atau isi pernyataan seseorang, dengan mengubah kata-kata atau struktur kalimatnya sesuai dengan konteks.\n\n## Ciri-Ciri Kalimat Langsung dan Tidak Langsung\n\nKalimat langsung dan tidak langsung memiliki ciri-ciri yang dapat membedakannya, yaitu:\n\n- **Kalimat langsung** memiliki ciri-ciri sebagai berikut[^3^]:\n    - Menggunakan tanda petik (&quot;...&quot;) untuk menandai awal dan akhir kalimat yang diucapkan.\n    - Menggunakan huruf kapital di awal kalimat yang diucapkan, kecuali jika kalimat tersebut merupakan bagian dari kalimat lain.\n    - Menggunakan tanda baca titik dua (:) sebelum kalimat yang diucapkan, jika kalimat tersebut didahului oleh kata pengantar, seperti kata ganti orang, nama, atau sebutan.\n    - Menggunakan tanda baca sesuai dengan jenis kalimat yang diucapkan, seperti tanda tanya (?), tanda seru (!), atau tanda titik (.).\n- **Kalimat tidak langsung** memiliki ciri-ciri sebagai berikut[^4^]:\n    - Menggunakan tanda baca koma (,) untuk memisahkan kalimat yang melaporkan dan kalimat yang dilaporkan, jika kalimat tersebut didahului oleh kata pengantar.\n    - Menggunakan huruf kecil di awal kalimat yang dilaporkan, kecuali jika kalimat tersebut merupakan kalimat pertama dalam paragraf.\n    - Menggunakan tanda baca titik (.) di akhir kalimat yang dilaporkan, kecuali jika kalimat tersebut merupakan kalimat tanya atau perintah.\n    - Mengubah kata-kata atau struktur kalimat yang dilaporkan sesuai dengan konteks, seperti mengubah kata ganti, kata depan, kata keterangan, atau mode kalimat.\n\n## Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung\n\nBerikut adalah beberapa contoh kalimat langsung dan tidak langsung, beserta perbedaannya:\n\n- Contoh 1:\n    - Kalimat langsung: &quot;Saya tidak mau makan nasi goreng,&quot; kata Rani dengan nada kesal.\n    - Kalimat tidak langsung: Rani mengatakan bahwa dia tidak mau makan nasi goreng dengan nada kesal.\n- Contoh 2:\n    - Kalimat langsung: &quot;Apakah kamu sudah belajar untuk ujian besok?&quot; tanya ibu kepada Andi.\n    - Kalimat tidak langsung: Ibu bertanya kepada Andi apakah dia sudah belajar untuk ujian besok.\n- Contoh 3:\n    - Kalimat langsung: &quot;Ayo, cepat bangun! Kamu sudah terlambat sekolah!&quot; teriak ayah dari luar kamar.\n    - Kalimat tidak langsung: Ayah memerintahkan anaknya untuk cepat bangun karena sudah terlambat sekolah dengan teriak dari luar kamar.\n\nDemikian artikel yang saya buat tentang kalimat langsung dan tidak langsung. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih. \ud83d\ude0a\"><\/p>\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard has-image\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Kalimat langsung dan tidak langsung adalah dua jenis kalimat yang sering digunakan dalam berbagai teks, seperti berita, cerita, laporan, dan lain-lain. Kalimat langsung dan tidak langsung memiliki pengertian, ciri, dan struktur yang berbeda. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap dan rinci tentang kalimat langsung dan tidak langsung, beserta contoh-contohnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Kalimat_Langsung_dan_Tidak_Langsung\"><\/span>Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><strong>Kalimat langsung<\/strong> adalah kalimat yang menirukan apa yang diujarkan orang secara cermat<sup class=\"citation-sup\">1<\/sup>. Kalimat langsung ini dapat berupa kalimat tanya, berita, atau kalimat perintah. Kalimat langsung biasanya digunakan untuk mengutip pernyataan seseorang secara harfiah, tanpa mengubah kata-katanya.<\/p>\n<p><strong>Kalimat tidak langsung<\/strong> adalah kalimat yang melaporkan apa yang diujarkan orang lain<sup class=\"citation-sup\">2<\/sup>. Kalimat tidak langsung biasanya digunakan untuk menyampaikan makna atau isi pernyataan seseorang, dengan mengubah kata-kata atau struktur kalimatnya sesuai dengan konteks.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Kalimat_Langsung_dan_Tidak_Langsung\"><\/span>Ciri-Ciri Kalimat Langsung dan Tidak Langsung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kalimat langsung dan tidak langsung memiliki ciri-ciri yang dapat membedakannya, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kalimat langsung<\/strong> memiliki ciri-ciri sebagai berikut<sup class=\"citation-sup\">3<\/sup>:\n<ul>\n<li>Menggunakan tanda petik (\u201c\u2026\u201d) untuk menandai awal dan akhir kalimat yang diucapkan.<\/li>\n<li>Menggunakan huruf kapital di awal kalimat yang diucapkan, kecuali jika kalimat tersebut merupakan bagian dari kalimat lain.<\/li>\n<li>Menggunakan tanda baca titik dua (:) sebelum kalimat yang diucapkan, jika kalimat tersebut didahului oleh kata pengantar, seperti kata ganti orang, nama, atau sebutan.<\/li>\n<li>Menggunakan tanda baca sesuai dengan jenis kalimat yang diucapkan, seperti tanda tanya (?), tanda seru (!), atau tanda titik (.).<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Kalimat tidak langsung<\/strong> memiliki ciri-ciri sebagai berikut<sup class=\"citation-sup\">4<\/sup>:\n<ul>\n<li>Menggunakan tanda baca koma (,) untuk memisahkan kalimat yang melaporkan dan kalimat yang dilaporkan, jika kalimat tersebut didahului oleh kata pengantar.<\/li>\n<li>Menggunakan huruf kecil di awal kalimat yang dilaporkan, kecuali jika kalimat tersebut merupakan kalimat pertama dalam paragraf.<\/li>\n<li>Menggunakan tanda baca titik (.) di akhir kalimat yang dilaporkan, kecuali jika kalimat tersebut merupakan kalimat tanya atau perintah.<\/li>\n<li>Mengubah kata-kata atau struktur kalimat yang dilaporkan sesuai dengan konteks, seperti mengubah kata ganti, kata depan, kata keterangan, atau mode kalimat.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Kalimat_Langsung_dan_Tidak_Langsung\"><\/span>Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut adalah beberapa contoh kalimat langsung dan tidak langsung, beserta perbedaannya:<\/p>\n<ul>\n<li>Contoh 1:\n<ul>\n<li>Kalimat langsung: \u201cSaya tidak mau makan nasi goreng,\u201d kata Rani dengan nada kesal.<\/li>\n<li>Kalimat tidak langsung: Rani mengatakan bahwa dia tidak mau makan nasi goreng dengan nada kesal.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Contoh 2:\n<ul>\n<li>Kalimat langsung: \u201cApakah kamu sudah belajar untuk ujian besok?\u201d tanya ibu kepada Andi.<\/li>\n<li>Kalimat tidak langsung: Ibu bertanya kepada Andi apakah dia sudah belajar untuk ujian besok.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Contoh 3:\n<ul>\n<li>Kalimat langsung: \u201cAyo, cepat bangun! Kamu sudah terlambat sekolah!\u201d teriak ayah dari luar kamar.<\/li>\n<li>Kalimat tidak langsung: Ayah memerintahkan anaknya untuk cepat bangun karena sudah terlambat sekolah dengan teriak dari luar kamar.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung, Beserta Perbedaannya &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-7069365\/contoh-kalimat-langsung-dan-tidak-langsung-beserta-perbedaannya.<br \/>\n(2) Contoh dan Pengertian Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung. https:\/\/katadata.co.id\/lifestyle\/edukasi\/61aa19cd07d48\/contoh-dan-pengertian-kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung.<br \/>\n(3) Apa Itu Kalimat Langsung &amp; Tidak Langsung: Pengertian, Ciri-cirinya. https:\/\/tirto.id\/apa-itu-kalimat-langsung-tidak-langsung-pengertian-ciri-cirinya-giSp.<br \/>\n(4) Contoh Kalimat Langsung &amp; Tidak Langsung serta Perbedaannya &#8211; Ruangguru. https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung.<br \/>\n(5) Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung: Pengertian, Ciri, Contoh &#8230;. https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/kalimat-langsung-kalimat-tidak-langsung\/.<br \/>\n(6) Contoh Kalimat Langsung &amp; Tidak Langsung serta Perbedaannya &#8211; Brain Academy. https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/kalimat-langsung-dan-tidak-langsung.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalimat langsung dan tidak langsung adalah dua jenis kalimat yang sering digunakan dalam berbagai teks, seperti berita, cerita, laporan, dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-40013","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40013"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40013\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}