{"id":40978,"date":"2024-10-15T11:19:30","date_gmt":"2024-10-15T04:19:30","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=40978"},"modified":"2024-10-15T11:19:30","modified_gmt":"2024-10-15T04:19:30","slug":"jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html","title":{"rendered":"Jenis-Jenis Penelitian Sosial: Pengertian dan Contoh Lengkap"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_89 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#1_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Pendekatan\" >1. Jenis Penelitian Berdasarkan Pendekatan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#a_Penelitian_Kualitatif\" >a. Penelitian Kualitatif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#b_Penelitian_Kuantitatif\" >b. Penelitian Kuantitatif<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#2_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Tujuan\" >2. Jenis Penelitian Berdasarkan Tujuan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#a_Penelitian_Eksploratif\" >a. Penelitian Eksploratif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#b_Penelitian_Deskriptif\" >b. Penelitian Deskriptif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#c_Penelitian_Eksplanatif\" >c. Penelitian Eksplanatif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#d_Penelitian_Verifikatif\" >d. Penelitian Verifikatif<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#3_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Tempat_Pelaksanaannya\" >3. Jenis Penelitian Berdasarkan Tempat Pelaksanaannya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#a_Penelitian_Lapangan_Field_Research\" >a. Penelitian Lapangan (Field Research)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#b_Penelitian_Perpustakaan_Library_Research\" >b. Penelitian Perpustakaan (Library Research)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#c_Penelitian_Laboratorium\" >c. Penelitian Laboratorium<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#4_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Waktu\" >4. Jenis Penelitian Berdasarkan Waktu<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#a_Penelitian_Cross-Sectional\" >a. Penelitian Cross-Sectional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#b_Penelitian_Longitudinal\" >b. Penelitian Longitudinal<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#5_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Sumber_Data\" >5. Jenis Penelitian Berdasarkan Sumber Data<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#a_Penelitian_Primer\" >a. Penelitian Primer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/jenis-jenis-penelitian-sosial-pengertian-dan-contoh-lengkap.html\/#b_Penelitian_Sekunder\" >b. Penelitian Sekunder<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Penelitian sosial merupakan proses sistematis untuk memahami fenomena sosial dalam masyarakat. Terdapat beberapa jenis penelitian sosial yang diklasifikasikan berdasarkan berbagai pendekatan, tujuan, tempat pelaksanaan, dan metode yang digunakan. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis penelitian sosial yang umum digunakan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Pendekatan\"><\/span>1. Jenis Penelitian Berdasarkan Pendekatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Penelitian_Kualitatif\"><\/span>a. Penelitian Kualitatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami fenomena sosial secara mendalam melalui data deskriptif. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan analisis teks. Biasanya, penelitian kualitatif lebih berfokus pada makna dari interaksi sosial, pengalaman individu, atau fenomena sosial tertentu. Contohnya, penelitian mengenai persepsi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Penelitian_Kuantitatif\"><\/span>b. Penelitian Kuantitatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian kuantitatif menggunakan data yang dapat diukur secara numerik. Data dikumpulkan melalui survei, kuesioner, dan eksperimen, lalu dianalisis menggunakan metode statistik. Tujuannya adalah untuk menguji hipotesis dan menemukan hubungan antara variabel yang diteliti. Contoh penelitian ini adalah survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Tujuan\"><\/span>2. Jenis Penelitian Berdasarkan Tujuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Penelitian_Eksploratif\"><\/span>a. Penelitian Eksploratif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian ini dilakukan untuk menggali dan menemukan informasi atau pengetahuan baru mengenai fenomena yang belum banyak diketahui. Biasanya, penelitian ini dilakukan pada tahap awal untuk mendapatkan wawasan awal mengenai masalah tertentu.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Penelitian_Deskriptif\"><\/span>b. Penelitian Deskriptif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jenis penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran rinci mengenai suatu fenomena atau gejala sosial. Peneliti tidak berusaha mengubah atau memanipulasi fenomena, tetapi hanya mendokumentasikannya. Misalnya, penelitian yang menggambarkan pola perilaku konsumsi masyarakat urban.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Penelitian_Eksplanatif\"><\/span>c. Penelitian Eksplanatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian eksplanatif bertujuan untuk menjelaskan penyebab terjadinya suatu fenomena sosial. Penelitian ini menguji hubungan sebab-akibat antara variabel-variabel yang terlibat. Misalnya, penelitian mengenai pengaruh pendidikan terhadap mobilitas sosial.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"d_Penelitian_Verifikatif\"><\/span>d. Penelitian Verifikatif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian ini berfokus pada pengujian teori atau hipotesis yang sudah ada, biasanya dengan menggunakan data yang diperoleh dari penelitian lapangan atau literatur sebelumnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Tempat_Pelaksanaannya\"><\/span>3. Jenis Penelitian Berdasarkan Tempat Pelaksanaannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Penelitian_Lapangan_Field_Research\"><\/span>a. Penelitian Lapangan (Field Research)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian ini dilakukan langsung di lapangan untuk mengamati fenomena sosial secara langsung. Peneliti melakukan observasi terhadap perilaku atau interaksi sosial di lokasi yang sedang diteliti.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Penelitian_Perpustakaan_Library_Research\"><\/span>b. Penelitian Perpustakaan (Library Research)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis sumber-sumber literatur atau dokumen yang sudah ada. Jenis penelitian ini sering digunakan untuk mengkaji teori atau konsep tertentu yang sudah ditulis sebelumnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Penelitian_Laboratorium\"><\/span>c. Penelitian Laboratorium<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dilakukan di lingkungan yang terkendali, biasanya di laboratorium, untuk menguji hipotesis atau teori dengan lebih presisi. Meski jarang digunakan dalam penelitian sosial, penelitian ini bisa diterapkan dalam psikologi sosial atau eksperimen sosiologi tertentu.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Waktu\"><\/span>4. Jenis Penelitian Berdasarkan Waktu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Penelitian_Cross-Sectional\"><\/span>a. Penelitian Cross-Sectional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian ini dilakukan pada satu titik waktu tertentu, dengan tujuan memotret kondisi sosial pada saat itu. Data dikumpulkan hanya sekali dan dianalisis untuk menggambarkan fenomena yang sedang berlangsung. Misalnya, survei perilaku konsumen dalam satu periode waktu tertentu.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Penelitian_Longitudinal\"><\/span>b. Penelitian Longitudinal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian ini dilakukan selama periode waktu yang panjang, biasanya untuk memantau perubahan sosial. Contohnya, penelitian mengenai perkembangan pendidikan anak-anak dari tingkat SD hingga SMA.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Jenis_Penelitian_Berdasarkan_Sumber_Data\"><\/span>5. Jenis Penelitian Berdasarkan Sumber Data<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Penelitian_Primer\"><\/span>a. Penelitian Primer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian primer menggunakan data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti melalui metode seperti wawancara, survei, atau eksperimen. Penelitian ini memberikan data yang lebih akurat dan spesifik sesuai dengan pertanyaan penelitian.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Penelitian_Sekunder\"><\/span>b. Penelitian Sekunder<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penelitian sekunder menggunakan data yang sudah ada, seperti laporan penelitian sebelumnya, statistik resmi, atau literatur ilmiah. Tujuannya adalah untuk menganalisis ulang data yang sudah ada dengan sudut pandang yang baru.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penelitian sosial merupakan proses sistematis untuk memahami fenomena sosial dalam masyarakat. Terdapat beberapa jenis penelitian sosial yang diklasifikasikan berdasarkan berbagai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45264,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2758],"tags":[],"class_list":["post-40978","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ilmu-sosial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40978"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40978\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}