{"id":41318,"date":"2024-11-03T08:24:53","date_gmt":"2024-11-03T01:24:53","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=41318"},"modified":"2024-11-03T08:24:53","modified_gmt":"2024-11-03T01:24:53","slug":"silsilah-kerajaan-kediri-sejarah-raja-raja-dan-peninggalannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/silsilah-kerajaan-kediri-sejarah-raja-raja-dan-peninggalannya.html","title":{"rendered":"Silsilah Kerajaan Kediri: Sejarah, Raja-Raja, dan Peninggalannya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/silsilah-kerajaan-kediri-sejarah-raja-raja-dan-peninggalannya.html\/#Asal_Usul_dan_Pembentukan_Kerajaan_Kediri\" >Asal Usul dan Pembentukan Kerajaan Kediri<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/silsilah-kerajaan-kediri-sejarah-raja-raja-dan-peninggalannya.html\/#Silsilah_Raja-Raja_Kerajaan_Kediri\" >Silsilah Raja-Raja Kerajaan Kediri<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/silsilah-kerajaan-kediri-sejarah-raja-raja-dan-peninggalannya.html\/#Masa_Kejayaan_di_Bawah_Prabu_Jayabaya\" >Masa Kejayaan di Bawah Prabu Jayabaya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/silsilah-kerajaan-kediri-sejarah-raja-raja-dan-peninggalannya.html\/#Keruntuhan_Kerajaan_Kediri\" >Keruntuhan Kerajaan Kediri<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Kerajaan Kediri, juga dikenal sebagai Kerajaan Panjalu, merupakan salah satu kerajaan Hindu-Buddha yang pernah berjaya di Nusantara. Berdiri pada abad ke-11 hingga awal abad ke-13, kerajaan ini memiliki sejarah yang kaya dan kompleks, terutama terkait dengan silsilah raja-rajanya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Asal_Usul_dan_Pembentukan_Kerajaan_Kediri\"><\/span>Asal Usul dan Pembentukan Kerajaan Kediri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setelah Raja Airlangga memerintah Kerajaan Kahuripan, ia memutuskan untuk membagi kerajaannya menjadi dua pada tahun 1042 Masehi guna menghindari konflik antara kedua putranya. Pembagian ini menghasilkan dua kerajaan: Jenggala dengan ibu kota di Kahuripan dan Panjalu (Kediri) dengan ibu kota di Daha. Sri Samarawijaya, salah satu putra Airlangga, menjadi penguasa pertama Kerajaan Panjalu.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Silsilah_Raja-Raja_Kerajaan_Kediri\"><\/span>Silsilah Raja-Raja Kerajaan Kediri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Kediri:<\/p>\n<ol>\n<li>Sri Samarawijaya (1042\u20131051 M): Sebagai pendiri dan raja pertama, ia memimpin setelah pembagian kerajaan oleh Airlangga.<\/li>\n<li>Sri Jayawarsa (1104 M): Informasi mengenai pemerintahannya ditemukan dalam Prasasti Sirah Keting, yang menyebutkan pemberian hadiah kepada rakyat desa sebagai tanda penghargaan.<\/li>\n<li>Sri Bameswara (1117\u20131130 M): Meninggalkan beberapa prasasti yang ditemukan di Tulungagung dan Kertosono, yang banyak memuat masalah keagamaan.<\/li>\n<li>Prabu Jayabaya (1135\u20131157 M): Di bawah kepemimpinannya, Kerajaan Kediri mencapai puncak kejayaannya. Ia dikenal sebagai raja yang bijaksana dan memiliki visi untuk menyejahterakan rakyatnya.<\/li>\n<li>Sri Sarweswara (1159\u20131161 M): Dikenal sebagai raja yang taat beragama dan memegang teguh adat istiadat serta budaya yang ada pada saat itu.<\/li>\n<li>Sri Aryeswara (1171 M): Informasi mengenai pemerintahannya ditemukan dalam Prasasti Angin, yang menyebutkan lambang kerajaan berupa Ganesha.<\/li>\n<li>Sri Gandra (1181 M): Pemerintahannya diketahui melalui Prasasti Jaring, yang menyebutkan penggunaan istilah-istilah hewan untuk menyebut pejabat tinggi kerajaan.<\/li>\n<li>Sri Kameswara (1182\u20131185 M): Pada masa pemerintahannya, seni sastra berkembang pesat dengan karya terkenal seperti Kitab Smaradhana karya Mpu Dharmaja.<\/li>\n<li>Sri Kertajaya (1190\u20131222 M): Raja terakhir Kerajaan Kediri yang terlibat perselisihan dengan kaum brahmana, yang akhirnya menyebabkan keruntuhan kerajaan ini.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Masa_Kejayaan_di_Bawah_Prabu_Jayabaya\"><\/span>Masa Kejayaan di Bawah Prabu Jayabaya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Masa pemerintahan Prabu Jayabaya dianggap sebagai era keemasan Kerajaan Kediri. Ia dikenal sebagai raja yang bijaksana dan memiliki visi untuk menyejahterakan rakyatnya. Strategi kepemimpinannya yang efektif membuat kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keruntuhan_Kerajaan_Kediri\"><\/span>Keruntuhan Kerajaan Kediri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kerajaan Kediri mengalami keruntuhan pada masa pemerintahan Sri Kertajaya. Perselisihan antara raja dan kaum brahmana menyebabkan kaum brahmana meminta perlindungan kepada Ken Arok, penguasa Tumapel. Pertempuran di Ganter pada tahun 1222 Masehi berakhir dengan kekalahan Sri Kertajaya, menandai berakhirnya Kerajaan Kediri dan awal berdirinya Kerajaan Singasari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kerajaan Kediri, juga dikenal sebagai Kerajaan Panjalu, merupakan salah satu kerajaan Hindu-Buddha yang pernah berjaya di Nusantara. Berdiri pada abad&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45263,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4003],"tags":[],"class_list":["post-41318","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41318","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41318"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41318\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}