{"id":45227,"date":"2025-09-02T14:13:46","date_gmt":"2025-09-02T07:13:46","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=45227"},"modified":"2025-09-02T14:13:46","modified_gmt":"2025-09-02T07:13:46","slug":"sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html","title":{"rendered":"Sejarah Penemuan Bola Lampu: Dari Edison hingga LED"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Awal_Mula_Penemuan_Bola_Lampu\" >Awal Mula Penemuan Bola Lampu<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Percobaan_Awal_dengan_Listrik_dan_Cahaya\" >Percobaan Awal dengan Listrik dan Cahaya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Kontribusi_Joseph_Swan_dan_Ilmuwan_Eropa\" >Kontribusi Joseph Swan dan Ilmuwan Eropa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Peran_Thomas_Edison_dalam_Menyempurnakan_Lampu_Pijar\" >Peran Thomas Edison dalam Menyempurnakan Lampu Pijar<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Perjalanan_Panjang_Perkembangan_Teknologi_Lampu\" >Perjalanan Panjang Perkembangan Teknologi Lampu<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Dari_Lampu_Pijar_ke_Lampu_Neon_dan_Fluorescent\" >Dari Lampu Pijar ke Lampu Neon dan Fluorescent<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Lahirnya_Lampu_Halogen_dan_CFL\" >Lahirnya Lampu Halogen dan CFL<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Revolusi_Lampu_LED_Modern\" >Revolusi Lampu LED Modern<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Dampak_Penemuan_Bola_Lampu_bagi_Kehidupan\" >Dampak Penemuan Bola Lampu bagi Kehidupan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Timeline_Sejarah_Bola_Lampu\" >Timeline Sejarah Bola Lampu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#FAQ_tentang_Sejarah_Bola_Lampu\" >FAQ tentang Sejarah Bola Lampu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-penemuan-bola-lampu-dari-edison-hingga-led.html\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p data-start=\"1923\" data-end=\"2335\">Bola lampu adalah perangkat pencahayaan buatan yang bekerja dengan mengubah energi listrik menjadi cahaya. Prinsip kerjanya bervariasi, mulai dari pemanasan filamen karbon atau tungsten (lampu pijar), pelepasan gas (lampu neon), hingga penggunaan semikonduktor (lampu LED). Penemuan ini memungkinkan manusia beraktivitas tanpa bergantung pada cahaya alami atau api, sehingga menandai era baru peradaban modern.<\/p>\n<hr data-start=\"2337\" data-end=\"2340\" \/>\n<h2 data-start=\"2342\" data-end=\"2376\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Awal_Mula_Penemuan_Bola_Lampu\"><\/span>Awal Mula Penemuan Bola Lampu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3 data-start=\"2378\" data-end=\"2424\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Percobaan_Awal_dengan_Listrik_dan_Cahaya\"><\/span>Percobaan Awal dengan Listrik dan Cahaya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"2425\" data-end=\"2768\">Perjalanan panjang bola lampu dimulai pada awal abad ke-19. Tahun 1802, Humphry Davy, seorang ilmuwan Inggris, menciptakan cahaya listrik pertama dengan menghubungkan baterai pada potongan karbon. Percobaannya menghasilkan cahaya terang, tetapi tidak praktis karena hanya bertahan sebentar dan membutuhkan energi besar [SUMBER otoritatif B].<\/p>\n<p data-start=\"2770\" data-end=\"2981\">Setelah itu, banyak ilmuwan lain mencoba berbagai material untuk membuat sumber cahaya listrik lebih stabil. Namun, kebanyakan percobaan gagal karena filamen cepat terbakar atau biaya produksinya sangat mahal.<\/p>\n<h3 data-start=\"2983\" data-end=\"3029\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kontribusi_Joseph_Swan_dan_Ilmuwan_Eropa\"><\/span>Kontribusi Joseph Swan dan Ilmuwan Eropa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"3030\" data-end=\"3350\">Joseph Swan dari Inggris adalah tokoh penting yang sering terlupakan. Pada tahun 1860-an, ia berhasil menciptakan lampu pijar dengan filamen karbon dalam tabung kaca vakum. Namun, lampunya masih kurang efisien dan hanya bertahan singkat. Meski begitu, kontribusi Swan membuktikan bahwa lampu pijar bukan sekadar mimpi.<\/p>\n<p data-start=\"3352\" data-end=\"3561\">Selain Swan, ilmuwan dari Prancis, Jerman, dan Rusia juga melakukan riset serupa. Hal ini menunjukkan bahwa penemuan bola lampu bukan hasil kerja satu orang, melainkan perkembangan kolektif ilmu pengetahuan.<\/p>\n<h3 data-start=\"3563\" data-end=\"3621\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_Thomas_Edison_dalam_Menyempurnakan_Lampu_Pijar\"><\/span>Peran Thomas Edison dalam Menyempurnakan Lampu Pijar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"3622\" data-end=\"3940\">Nama Thomas Alva Edison kemudian mencuat sebagai sosok yang berhasil menyempurnakan teknologi lampu pijar. Pada tahun 1879, Edison menemukan kombinasi filamen karbon yang bisa bertahan lebih lama, hingga 40 jam pemakaian. Setahun kemudian, ia meningkatkan kualitas lampu sehingga mampu bertahan lebih dari 1.200 jam.<\/p>\n<p data-start=\"3942\" data-end=\"4193\">Keunggulan Edison bukan hanya pada penemuannya, tetapi juga keberhasilannya membangun sistem distribusi listrik. Dengan begitu, lampu tidak hanya menjadi barang percobaan laboratorium, tetapi bisa digunakan secara massal di rumah, jalan, dan pabrik.<\/p>\n<hr data-start=\"4195\" data-end=\"4198\" \/>\n<h2 data-start=\"4200\" data-end=\"4252\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perjalanan_Panjang_Perkembangan_Teknologi_Lampu\"><\/span>Perjalanan Panjang Perkembangan Teknologi Lampu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3 data-start=\"4254\" data-end=\"4306\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Lampu_Pijar_ke_Lampu_Neon_dan_Fluorescent\"><\/span>Dari Lampu Pijar ke Lampu Neon dan Fluorescent<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"4307\" data-end=\"4575\">Setelah lampu pijar sukses dipasarkan, inovasi berikutnya muncul pada awal abad ke-20 dengan lampu neon. Georges Claude dari Prancis memperkenalkan lampu tabung berisi gas neon pada 1910. Lampu ini sangat populer untuk reklame karena menghasilkan cahaya warna-warni.<\/p>\n<p data-start=\"4577\" data-end=\"4769\">Tak lama kemudian, lampu fluorescent dikembangkan. Lampu ini bekerja dengan memanfaatkan uap merkuri dan lapisan fosfor, menghasilkan cahaya lebih terang dengan konsumsi energi lebih rendah.<\/p>\n<h3 data-start=\"4771\" data-end=\"4807\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lahirnya_Lampu_Halogen_dan_CFL\"><\/span>Lahirnya Lampu Halogen dan CFL<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"4808\" data-end=\"4954\">Era 1950-an menghadirkan lampu halogen, versi lebih efisien dari lampu pijar. Lampu ini menggunakan gas halogen yang memperpanjang umur filamen.<\/p>\n<p data-start=\"4956\" data-end=\"5097\">Kemudian pada 1980-an, Compact Fluorescent Lamp (CFL) mulai populer. CFL menjadi alternatif hemat energi dibanding lampu pijar tradisional.<\/p>\n<h3 data-start=\"5099\" data-end=\"5130\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Revolusi_Lampu_LED_Modern\"><\/span>Revolusi Lampu LED Modern<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p data-start=\"5131\" data-end=\"5412\">Memasuki abad ke-21, lampu Light Emitting Diode (LED) mendominasi pasar. LED jauh lebih hemat energi, tahan lama hingga puluhan ribu jam, serta ramah lingkungan. Tidak hanya digunakan untuk penerangan rumah, LED juga diaplikasikan pada televisi, ponsel, hingga lampu lalu lintas.<\/p>\n<hr data-start=\"5414\" data-end=\"5417\" \/>\n<h2 data-start=\"5419\" data-end=\"5465\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Penemuan_Bola_Lampu_bagi_Kehidupan\"><\/span>Dampak Penemuan Bola Lampu bagi Kehidupan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-start=\"5467\" data-end=\"5585\">Bola lampu bukan sekadar alat penerangan, tetapi juga simbol kemajuan teknologi. Berikut beberapa dampak pentingnya:<\/p>\n<ul data-start=\"5587\" data-end=\"6099\">\n<li data-start=\"5587\" data-end=\"5709\">\n<p data-start=\"5589\" data-end=\"5709\">Ekonomi: Memperpanjang jam kerja pabrik, meningkatkan produktivitas industri, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5710\" data-end=\"5830\">\n<p data-start=\"5712\" data-end=\"5830\">Sosial: Memungkinkan masyarakat beraktivitas pada malam hari, termasuk belajar, berolahraga, dan bersosialisasi.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5831\" data-end=\"5955\">\n<p data-start=\"5833\" data-end=\"5955\">Budaya: Kehadiran lampu membuka ruang hiburan malam, seni pertunjukan, hingga budaya \u201ckota yang tidak pernah tidur\u201d.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"5956\" data-end=\"6099\">\n<p data-start=\"5958\" data-end=\"6099\">Teknologi: Penemuan bola lampu menjadi dasar perkembangan sistem listrik modern yang mendukung komputer, internet, dan inovasi lainnya.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"6101\" data-end=\"6189\">Tanpa bola lampu, dunia modern yang kita kenal hari ini mungkin tidak akan pernah ada.<\/p>\n<p data-start=\"6191\" data-end=\"6293\">Untuk pembahasan lebih lanjut tentang inovasi energi modern, baca juga: [LINK ke artikel terkait A].<\/p>\n<hr data-start=\"6295\" data-end=\"6298\" \/>\n<h2 data-start=\"6300\" data-end=\"6332\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Timeline_Sejarah_Bola_Lampu\"><\/span>Timeline Sejarah Bola Lampu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<div class=\"_tableContainer_1rjym_1\">\n<div class=\"_tableWrapper_1rjym_13 group flex w-fit flex-col-reverse\" tabindex=\"-1\">\n<table class=\"w-fit min-w-(--thread-content-width)\" data-start=\"6334\" data-end=\"7031\">\n<thead data-start=\"6334\" data-end=\"6379\">\n<tr data-start=\"6334\" data-end=\"6379\">\n<th data-start=\"6334\" data-end=\"6342\" data-col-size=\"sm\">Tahun<\/th>\n<th data-start=\"6342\" data-end=\"6363\" data-col-size=\"sm\">Penemu \/ Peristiwa<\/th>\n<th data-start=\"6363\" data-end=\"6379\" data-col-size=\"md\">Keterangan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody data-start=\"6426\" data-end=\"7031\">\n<tr data-start=\"6426\" data-end=\"6506\">\n<td data-start=\"6426\" data-end=\"6434\" data-col-size=\"sm\">1802<\/td>\n<td data-start=\"6434\" data-end=\"6455\" data-col-size=\"sm\">Humphry Davy<\/td>\n<td data-start=\"6455\" data-end=\"6506\" data-col-size=\"md\">Membuat cahaya listrik pertama dengan karbon.<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"6507\" data-end=\"6584\">\n<td data-start=\"6507\" data-end=\"6515\" data-col-size=\"sm\">1860<\/td>\n<td data-start=\"6515\" data-end=\"6536\" data-col-size=\"sm\">Joseph Swan<\/td>\n<td data-start=\"6536\" data-end=\"6584\" data-col-size=\"md\">Lampu pijar filamen karbon, belum efisien.<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"6585\" data-end=\"6663\">\n<td data-start=\"6585\" data-end=\"6593\" data-col-size=\"sm\">1879<\/td>\n<td data-start=\"6593\" data-end=\"6614\" data-col-size=\"sm\">Thomas Edison<\/td>\n<td data-start=\"6614\" data-end=\"6663\" data-col-size=\"md\">Lampu pijar praktis dengan daya tahan lama.<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"6664\" data-end=\"6725\">\n<td data-start=\"6664\" data-end=\"6672\" data-col-size=\"sm\">1910<\/td>\n<td data-start=\"6672\" data-end=\"6693\" data-col-size=\"sm\">Georges Claude<\/td>\n<td data-start=\"6693\" data-end=\"6725\" data-col-size=\"md\">Memperkenalkan lampu neon.<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"6726\" data-end=\"6807\">\n<td data-start=\"6726\" data-end=\"6734\" data-col-size=\"sm\">1930<\/td>\n<td data-start=\"6734\" data-end=\"6761\" data-col-size=\"sm\">Pengembangan Fluorescent<\/td>\n<td data-start=\"6761\" data-end=\"6807\" data-col-size=\"md\">Lampu hemat energi berbasis uap merkuri.<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"6808\" data-end=\"6869\">\n<td data-start=\"6808\" data-end=\"6816\" data-col-size=\"sm\">1950<\/td>\n<td data-start=\"6816\" data-end=\"6837\" data-col-size=\"sm\">Lampu Halogen<\/td>\n<td data-start=\"6837\" data-end=\"6869\" data-col-size=\"md\">Versi efisien lampu pijar.<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"6870\" data-end=\"6941\">\n<td data-start=\"6870\" data-end=\"6878\" data-col-size=\"sm\">1980<\/td>\n<td data-start=\"6878\" data-end=\"6911\" data-col-size=\"sm\">CFL (Compact Fluorescent Lamp)<\/td>\n<td data-start=\"6911\" data-end=\"6941\" data-col-size=\"md\">Alternatif hemat energi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"6942\" data-end=\"7031\">\n<td data-start=\"6942\" data-end=\"6950\" data-col-size=\"sm\">2000+<\/td>\n<td data-start=\"6950\" data-end=\"6971\" data-col-size=\"sm\">Lampu LED Modern<\/td>\n<td data-start=\"6971\" data-end=\"7031\" data-col-size=\"md\">Teknologi semikonduktor, tahan lama, ramah lingkungan.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<hr data-start=\"7033\" data-end=\"7036\" \/>\n<h2 data-start=\"7038\" data-end=\"7073\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"FAQ_tentang_Sejarah_Bola_Lampu\"><\/span>FAQ tentang Sejarah Bola Lampu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-start=\"7075\" data-end=\"7264\">1. Siapa penemu bola lampu pertama?<br data-start=\"7114\" data-end=\"7117\" \/>Humphry Davy adalah orang pertama yang membuat cahaya listrik, tetapi Thomas Edison menyempurnakan lampu pijar sehingga praktis digunakan massal.<\/p>\n<p data-start=\"7266\" data-end=\"7431\">2. Apa perbedaan lampu pijar dan LED?<br data-start=\"7307\" data-end=\"7310\" \/>Lampu pijar menggunakan filamen yang dipanaskan, sedangkan LED memakai semikonduktor yang lebih efisien dan tahan lama.<\/p>\n<p data-start=\"7433\" data-end=\"7596\">3. Apakah Joseph Swan juga menemukan bola lampu?<br data-start=\"7485\" data-end=\"7488\" \/>Ya, Swan menciptakan lampu pijar lebih dulu, namun tidak komersial. Edison yang berhasil mempopulerkannya.<\/p>\n<p data-start=\"7598\" data-end=\"7739\">4. Mengapa lampu neon populer di abad ke-20?<br data-start=\"7646\" data-end=\"7649\" \/>Karena mampu menghasilkan cahaya warna-warni yang cocok untuk reklame dan dekorasi kota.<\/p>\n<p data-start=\"7741\" data-end=\"7881\">5. Mengapa LED dianggap revolusi dalam penerangan?<br data-start=\"7795\" data-end=\"7798\" \/>Karena hemat energi, ramah lingkungan, dan bisa bertahan hingga puluhan ribu jam.<\/p>\n<hr data-start=\"7883\" data-end=\"7886\" \/>\n<h2 data-start=\"7888\" data-end=\"7903\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-start=\"7905\" data-end=\"8224\">Sejarah penemuan bola lampu adalah kisah panjang tentang inovasi dan kegigihan. Dari Humphry Davy, Joseph Swan, hingga Thomas Edison, masing-masing berkontribusi pada lahirnya cahaya buatan yang mengubah dunia. Perkembangan selanjutnya membawa kita pada lampu neon, fluorescent, hingga LED yang kita nikmati saat ini.<\/p>\n<p data-start=\"8226\" data-end=\"8394\">Bola lampu bukan hanya simbol teknologi, tetapi juga fondasi bagi peradaban modern. Dengan penerangan, manusia mampu belajar, bekerja, dan berkarya tanpa batas waktu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bola lampu adalah perangkat pencahayaan buatan yang bekerja dengan mengubah energi listrik menjadi cahaya. Prinsip kerjanya bervariasi, mulai dari pemanasan filamen karbon atau tungsten (lampu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45228,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[13635,13641,13634,13640,13637,13639,13633,13638,13632,13636],"class_list":["post-45227","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam","tag-edison","tag-inovasi","tag-lampu","tag-led","tag-listrik","tag-neon","tag-penemuan","tag-pijar","tag-sejarah","tag-teknologi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45227","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45227"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45227\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45229,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45227\/revisions\/45229"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}