{"id":45285,"date":"2026-09-13T17:17:06","date_gmt":"2026-09-13T10:17:06","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html"},"modified":"2026-09-13T17:17:06","modified_gmt":"2026-09-13T10:17:06","slug":"cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html","title":{"rendered":"Cara Menggunakan Manajemen Referensi Mendeley dan Zotero untuk Sitasi Otomatis"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html\/#Fondasi_Epistemologis_dan_Urgensi_Manajemen_Referensi_Ilmiah\" >Fondasi Epistemologis dan Urgensi Manajemen Referensi Ilmiah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html\/#Arsitektur_Komparasi_Karakteristik_Inti_Mendeley_versus_Zotero\" >Arsitektur Komparasi: Karakteristik Inti Mendeley versus Zotero<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html\/#Alur_Praktis_Integrasi_dan_Pengoperasian_Mendeley_Reference_Manager\" >Alur Praktis Integrasi dan Pengoperasian Mendeley Reference Manager<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html\/#Optimalisasi_Mendeley_Cite_dan_Web_Importer\" >Optimalisasi Mendeley Cite dan Web Importer<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html\/#Implementasi_Komprehensif_Ekosistem_Zotero_dan_Kustomisasi_Metadata\" >Implementasi Komprehensif Ekosistem Zotero dan Kustomisasi Metadata<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html\/#Pemanfaatan_Zotero_Connector_dan_Ekstensi_CSL\" >Pemanfaatan Zotero Connector dan Ekstensi CSL<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html\/#Rekayasa_Sitasi_Otomatis_dan_Penyusunan_Bibliografi_pada_Pengolah_Kata\" >Rekayasa Sitasi Otomatis dan Penyusunan Bibliografi pada Pengolah Kata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi-otomatis.html\/#Mitigasi_Anomali_Metadata_dan_Penegakan_Integritas_Akademik\" >Mitigasi Anomali Metadata dan Penegakan Integritas Akademik<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Manajemen referensi merupakan instrumen komputasi akademik untuk menghimpun, mengorganisasi, dan menyisipkan sitasi serta bibliografi secara otomatis ke dalam naskah ilmiah berdasarkan standar pemformatan baku. Dalam lanskap penulisan karya ilmiah modern, ketepatan perujukan sumber primer memegang peranan krusial sebagai tolak ukur integritas intelektual dan kejujuran akademik. Pengelolaan sitasi manual sering kali memicu kekeliruan struktural, seperti ketidaksesuaian antara teks kutipan dengan daftar pustaka, kesalahan urutan nama pengarang, hingga deviasi gaya selingkung. Oleh karena itu, penguasaan aplikasi pengelola referensi seperti Mendeley dan Zotero menjadi kompetensi fundamental bagi setiap peneliti, dosen, maupun mahasiswa.<\/p>\n<p>Kebutuhan terhadap efisiensi penulisan mendorong evolusi perangkat lunak referensi dari sekadar repositori penyimpan berkas digital menjadi ekosistem kolaboratif yang terintegrasi langsung dengan perangkat lunak pengolah kata. Melalui artikel ini, kami menyajikan kajian komprehensif serta <strong>tutorial mendeley zotero sitasi jurnal<\/strong> yang aplikatif untuk membantu Anda menavigasi proses perujukan karya ilmiah secara presisi, sistematis, dan selaras dengan standar publikasi jurnal bereputasi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fondasi_Epistemologis_dan_Urgensi_Manajemen_Referensi_Ilmiah\"><\/span>Fondasi Epistemologis dan Urgensi Manajemen Referensi Ilmiah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Secara etimologis, istilah referensi berakar dari bahasa Latin <em>referre<\/em> yang bermakna membawa kembali atau mengarahkan pandangan pada sumber rujukan awal. Dalam tradisi keilmuan perguruan tinggi, sitasi bukan sekadar formalitas tipografis, melainkan pengakuan eksplisit atas genealogis ide dan argumen terdahulu. Pemanfaatan perangkat lunak manajemen referensi mengeliminasi bias teknis yang kerap muncul akibat kelalaian manusia, sekaligus menjamin penelusuran rekam jejak literatur yang akuntabel.<\/p>\n<p>Ketika menyusun artikel untuk jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi, konsistensi format sitasi menjadi parameter penilaian awal oleh dewan editor. Kegagalan mematuhi pedoman sitasi, baik APA (<em>American Psychological Association<\/em>), IEEE, Chicago, maupun Turabian, dapat berujung pada penolakan administratif sebelum naskah masuk ke meja penelaah sejawat (<em>peer reviewers<\/em>). Dengan memanfaatkan perangkat lunak referensi, perubahan gaya selingkung naskah dapat dieksekusi secara instan tanpa perlu merombak ratusan rujukan secara manual.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Arsitektur_Komparasi_Karakteristik_Inti_Mendeley_versus_Zotero\"><\/span>Arsitektur Komparasi: Karakteristik Inti Mendeley versus Zotero<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mendeley yang dikembangkan di bawah naungan Elsevier dan Zotero yang diinisiasi oleh Center for History and New Media di George Mason University merupakan dua perangkat lunak terdepan di dunia akademik. Keduanya menawarkan fungsionalitas otomasi sitasi yang andal, namun dibangun di atas filosofi arsitektur dan model lisensi yang berbeda.<\/p>\n<p>Mendeley mengadopsi pendekatan ekosistem tertutup dengan integrasi mendalam ke basis data Scopus dan ScienceDirect. Di sisi lain, Zotero mempertahankan arsitektur sumber terbuka (<em>open source<\/em>) yang didukung oleh komunitas global, memungkinkan fleksibilitas luar biasa melalui instalasi pengaya (<em>add-ons<\/em>) pihak ketiga. Pemahaman mengenai perbedaan mendasar kedua platform ini sangat esensial agar akademisi dapat memilih instrumen yang paling selaras dengan alur kerja riset masing-masing.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Dimensi Evaluasi<\/th>\n<th>Mendeley Reference Manager<\/th>\n<th>Zotero<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>Lisensi &amp; Pengembang<\/strong><\/td>\n<td>Proprietari (Elsevier)<\/td>\n<td>Sumber Terbuka \/ Open Source (Corporation for Digital Scholarship)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Penyimpanan Awan Gratis<\/strong><\/td>\n<td>2 GB (dapat ditingkatkan berbayar)<\/td>\n<td>300 MB (opsi WebDAV eksternal tak terbatas)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Integrasi Pengolah Kata<\/strong><\/td>\n<td>Mendeley Cite (Add-in Microsoft 365)<\/td>\n<td>Zotero Word Plugin &amp; Integrasi Google Docs Murni<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Ekstraksi Metadata PDF<\/strong><\/td>\n<td>Otomatis berbasis mesin pengenal teks Scopus<\/td>\n<td>Ekstraksi otomatis berbasis CrossRef, DOI, dan Google Scholar<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Fleksibilitas Pengaya<\/strong><\/td>\n<td>Terbatas pada fitur bawaan pengembang<\/td>\n<td>Sangat luas melalui repositori ekstensi komunitas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Kesesuaian Pengguna<\/strong><\/td>\n<td>Peneliti sains alam yang banyak mengakses portal Elsevier<\/td>\n<td>Peneliti humaniora, sosial, dan pengguna multi-sistem operasi<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alur_Praktis_Integrasi_dan_Pengoperasian_Mendeley_Reference_Manager\"><\/span>Alur Praktis Integrasi dan Pengoperasian Mendeley Reference Manager<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Langkah awal penggunaan Mendeley diawali dengan mengunduh <em>Mendeley Reference Manager<\/em> dari situs web resmi serta membuat akun akademik. Setelah proses pemasangan pada sistem operasi selesai, pengguna perlu mengintegrasikan peramban web dan aplikasi pengolah kata guna membangun jembatan data yang seamless.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Optimalisasi_Mendeley_Cite_dan_Web_Importer\"><\/span>Optimalisasi Mendeley Cite dan Web Importer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pilar utama efisiensi Mendeley bertumpu pada interaksi harmonis antara dua ekstensi pendukung, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Mendeley Web Importer:<\/strong> Ekstensi peramban yang berfungsi menangkap metadata artikel ilmiah, nama pengarang, judul jurnal, nomor DOI, hingga dokumen PDF lengkap secara langsung dari basis data seperti ScienceDirect, PubMed, dan IEEE Xplore ke dalam perpustakaan awan Anda.<\/li>\n<li><strong>Mendeley Cite:<\/strong> Pengaya resmi untuk Microsoft Word yang dapat dipasang melalui Microsoft AppSource. Ekstensi ini memungkinkan pengguna memanggil sitasi langsung dari panel samping Word tanpa perlu membuka jendela aplikasi utama.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk memasukkan referensi secara mandiri, pengguna cukup menyeret berkas PDF ke dalam antarmuka Mendeley. Sistem akan memindai pengidentifikasi objek digital (DOI) dan mengekstrak metadata secara otomatis. Apabila naskah tidak memiliki DOI, pengisian metadata manual melalui opsi <em>Add entry manually<\/em> wajib dilakukan untuk memastikan keakuratan volume, nomor terbitan, serta rentang halaman.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Implementasi_Komprehensif_Ekosistem_Zotero_dan_Kustomisasi_Metadata\"><\/span>Implementasi Komprehensif Ekosistem Zotero dan Kustomisasi Metadata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Zotero menawarkan pengalaman pengguna yang tangguh berkat kemampuannya memproses berbagai jenis dokumen, mulai dari artikel jurnal, monograf, arsip digital sejarah, hingga rekaman audio-visual. Proses instalasi mencakup pemasangan aplikasi desktop utama serta ekstensi peramban <em>Zotero Connector<\/em>.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemanfaatan_Zotero_Connector_dan_Ekstensi_CSL\"><\/span>Pemanfaatan Zotero Connector dan Ekstensi CSL<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kekuatan khas Zotero terletak pada kemampuan deteksi cerdas <em>Zotero Connector<\/em>. Saat pengguna membuka halaman katalog perpustakaan, repositori institusi, atau Google Scholar, ikon konektor di bilah peramban akan bertransformasi secara dinamis menyerupai ikon buku, lembaran artikel, atau folder koleksi. Hanya dengan satu klik, seluruh metadata bibliografi beserta dokumen lampiran terunduh ke dalam koleksi lokal.<\/p>\n<p>Selain itu, Zotero mendukung ribuan repositori <em>Citation Style Language<\/em> (CSL). Jika jurnal tujuan menerapkan modifikasi gaya rujukan khusus yang tidak tercantum dalam daftar standar, penulis dapat mengunduh berkas gaya selingkung langsung dari repositori resmi Zotero Style Repository dan memasangnya secara instan ke dalam program.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekayasa_Sitasi_Otomatis_dan_Penyusunan_Bibliografi_pada_Pengolah_Kata\"><\/span>Rekayasa Sitasi Otomatis dan Penyusunan Bibliografi pada Pengolah Kata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Penerapan praktis sitasi pada naskah artikel jurnal melibatkan serangkaian tahapan baku yang harus dijalankan secara cermat:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Penempatan Kursor:<\/strong> Letakkan kursor naskah tepat di akhir kalimat atau klausa yang memuat saduran argumen sebelum tanda baca titik.<\/li>\n<li><strong>Pemanggilan Perintah Sitasi:<\/strong> Pada Zotero, klik tab <em>Zotero<\/em> di menu pita Microsoft Word atau LibreOffice, lalu pilih opsi <em>Add\/Edit Citation<\/em>. Pada Mendeley, buka panel samping <em>Mendeley Cite<\/em> pada tab <em>References<\/em>.<\/li>\n<li><strong>Pencarian Kata Kunci:<\/strong> Ketikkan nama belakang penulis, tahun terbit, atau penggalan judul artikel pada bilah pencarian interaktif, lalu tekan tombol konfirmasi rujukan.<\/li>\n<li><strong>Pembuatan Daftar Pustaka Otomatis:<\/strong> Arahkan kursor ke bagian akhir naskah ilmiah di bawah tajuk Daftar Pustaka, kemudian pilih perintah <em>Insert Bibliography<\/em> (Mendeley) atau <em>Add\/Edit Bibliography<\/em> (Zotero). Seluruh sumber yang disitasi dalam badan tulisan akan dikompilasi secara otomatis sesuai urutan alfabetis atau numerik.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Keunggulan krusial dari mekanisme otomasi ini adalah sifatnya yang dinamis. Jika Anda menghapus satu paragraf yang memuat sitasi tertentu, penyegaran naskah (<em>refresh<\/em>) akan secara otomatis memutakhirkan daftar pustaka dan menghilangkan referensi yang tidak lagi terpakai, sehingga naskah terbebas dari sitasi hantu (<em>ghost citations<\/em>).<\/p>\n<div class=\"kajian-terkait-kampus\" style=\"background-color: #F8FAFC;border-left: 4px solid #D4AF37;padding: 14px 18px;margin: 24px 0;border-radius: 4px\">\n<p style=\"margin-top: 0;margin-bottom: 8px;font-weight: bold;color: #0F172A\">Baca juga:<\/p>\n<ul style=\"margin-bottom: 0;padding-left: 20px;color: #334155\">\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/tazkiyatun-nafs-pengendalian-nafsu-remaja\/\" title=\"Manajemen Nafsu (Tazkiyatun Nafs): Pengendalian Impuls Berbasis Spiritualitas Islam\">Manajemen Nafsu (Tazkiyatun Nafs): Pengendalian Impuls Berbasis Spiritualitas Islam<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/manajemen-screen-time-sehat-remaja\/\" title=\"Manajemen Screen Time Sehat untuk Keseimbangan Hidup dan Belajar Pelajar\">Manajemen Screen Time Sehat untuk Keseimbangan Hidup dan Belajar Pelajar<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/kebersihan-gigi-dan-mulut-sejak-dini-prasekolah\/\" title=\"Manajemen Kebersihan Gigi dan Mulut Sejak Dini di Satuan Prasekolah\">Manajemen Kebersihan Gigi dan Mulut Sejak Dini di Satuan Prasekolah<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mitigasi_Anomali_Metadata_dan_Penegakan_Integritas_Akademik\"><\/span>Mitigasi Anomali Metadata dan Penegakan Integritas Akademik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Meskipun teknologi otomasi menawarkan kemudahan luar biasa, mesin pengekstraksi metadata tidak sepenuhnya kebal terhadap galat. Anomali umum yang kerap muncul mencakup nama pengarang yang terpotong, penggunaan huruf kapital yang tidak konsisten (<em>title case<\/em> versus <em>sentence case<\/em>), serta ketiadaan nomor DOI aktif. Oleh karena itu, prinsip verifikasi humanis tetap menjadi benteng utama mutu karya ilmiah.<\/p>\n<p>Sebelum naskah diserahkan ke sistem submisi jurnal, penulis wajib memeriksa kesesuaian data katalog pada panel rujukan aplikasi. Pastikan kolom nama depan dan nama belakang terpisah dengan tepat, nama jurnal tidak disingkat secara keliru di luar konsensus baku, dan tautan pengenal digital dapat diakses secara daring. Harmonisasi antara ketepatan algoritma perangkat lunak manajemen referensi dan ketelitian telaah manual seorang akademisi menjamin naskah ilmiah memiliki kredibilitas metodologis yang kokoh serta siap bersaing di kancah publikasi ilmiah global.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manajemen referensi merupakan instrumen komputasi akademik untuk menghimpun, mengorganisasi, dan menyisipkan sitasi serta bibliografi secara otomatis ke dalam naskah ilmiah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45286,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3240],"tags":[13687,13684,13686,13688,13685],"class_list":["post-45285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial","tag-karya-ilmiah","tag-mendeley","tag-sitasi-otomatis","tag-tutorial-akademik","tag-zotero"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45285"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45285\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}