{"id":45336,"date":"2026-09-14T16:13:38","date_gmt":"2026-09-14T09:13:38","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html"},"modified":"2026-09-14T16:13:38","modified_gmt":"2026-09-14T09:13:38","slug":"cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html","title":{"rendered":"Cara Menggunakan Manajemen Referensi Mendeley dan Zotero untuk Sitasi Otomatis"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html\/#Fondasi_Penting_Sitasi_Digital_dalam_Penulisan_Karya_Ilmiah\" >Fondasi Penting Sitasi Digital dalam Penulisan Karya Ilmiah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html\/#Mengenal_Arsitektur_Kerja_Mendeley_dan_Zotero\" >Mengenal Arsitektur Kerja Mendeley dan Zotero<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html\/#Komparasi_Fitur_Utama_Mendeley_vs_Zotero\" >Komparasi Fitur Utama Mendeley vs Zotero<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html\/#Panduan_Praktis_Integrasi_Mendeley_ke_Pengolah_Kata\" >Panduan Praktis Integrasi Mendeley ke Pengolah Kata<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html\/#Pemasangan_Mendeley_Cite_dan_Pengelolaan_Metadata\" >Pemasangan Mendeley Cite dan Pengelolaan Metadata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html\/#Teknik_Penyisipan_Sitasi_dan_Pembuatan_Bibliografi_Otomatis\" >Teknik Penyisipan Sitasi dan Pembuatan Bibliografi Otomatis<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html\/#Panduan_Praktis_Pemanfaatan_Zotero_untuk_Naskah_Akademik\" >Panduan Praktis Pemanfaatan Zotero untuk Naskah Akademik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menggunakan-manajemen-referensi-mendeley-dan-zotero-untuk-sitasi.html\/#Tips_Menjaga_Kebersihan_Metadata_Rujukan_Ilmiah\" >Tips Menjaga Kebersihan Metadata Rujukan Ilmiah<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<p>Tutorial Mendeley Zotero sitasi jurnal adalah panduan praktis mengelola kepustakaan digital dan menyisipkan rujukan ilmiah secara otomatis ke lembar kerja naskah tanpa repot mengetik daftar pustaka manual. Menulis karya ilmiah seperti skripsi, tesis, disertasi, maupun artikel jurnal bereputasi menuntut ketelitian tinggi dalam menyusun daftar rujukan. Masalah klasik yang sering dihadapi mahasiswa dan peneliti pemula adalah ketidaksesuaian antara kutipan di dalam tubuh teks dengan daftar pustaka di bagian akhir dokumen. Mengetik nama pengarang, tahun terbit, judul jurnal, volume, nomor terbitan, dan halaman secara manual bukan hanya menyita waktu berharga, melainkan juga membuka peluang terjadinya kekeliruan ketik yang dapat merusak kredibilitas akademik.<\/p>\n<p>Hadirnya perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley dan Zotero menawarkan solusi cerdas yang mengubah cara kita mendokumentasikan literatur. Kedua aplikasi ini bertindak sebagai perpustakaan pribadi digital yang mampu menyimpan berkas dokumen, mengekstraksi data bibliografi secara instan, serta berkomunikasi langsung dengan pengolah kata. Dengan sekali klik, sitasi akan tertanam rapi dan daftar pustaka tersusun otomatis mengikuti gaya selingkung yang ditargetkan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fondasi_Penting_Sitasi_Digital_dalam_Penulisan_Karya_Ilmiah\"><\/span>Fondasi Penting Sitasi Digital dalam Penulisan Karya Ilmiah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sitasi bukan sekadar formalitas pelengkap lembar akhir skripsi, melainkan bukti pertanggungjawaban moral dan penghargaan atas gagasan peneliti terdahulu. Ketepatan dalam merujuk menjadi tolok ukur utama integritas penulis dalam menghindari jebakan plagiarisme. Dalam lanskap publikasi mutakhir, pengelola jurnal bereputasi nasional maupun internasional umumnya mewajibkan penggunaan perangkat lunak sitasi standar guna memastikan setiap sumber memiliki jejak digital yang valid.<\/p>\n<p>Sebagaimana diungkapkan oleh Octariani Pramiastuti dan Desi Sri Rejeki (2020) dalam riset pelatihan sitasi karya ilmiah, pengenalan aplikasi referensi seperti Mendeley terbukti meningkatkan produktivitas serta pemahaman mahasiswa dalam mematuhi kaidah penulisan ilmiah. Mahasiswa yang semula menghabiskan waktu berhari-hari hanya untuk mencocokkan titik koma pada daftar pustaka dapat mengalihkan fokus mereka pada penguatan analisis data dan penyusunan argumen. Digitalisasi rujukan ini memastikan seluruh metadata artikel, mulai dari nama penulis hingga tautan identitas digital, terekam secara konsisten.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengenal_Arsitektur_Kerja_Mendeley_dan_Zotero\"><\/span>Mengenal Arsitektur Kerja Mendeley dan Zotero<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kendati memiliki tujuan akhir yang serupa, Mendeley dan Zotero dibangun di atas ekosistem pengembangan yang berbeda. Mendeley dikembangkan di bawah naungan korporasi penerbit Elsevier. Aplikasi ini sangat terintegrasi dengan basis data Scopus dan ekosistem publikasi akademik komersial. Mendeley membagi layanannya ke dalam aplikasi desktop (Mendeley Reference Manager), pustaka awan berbasis peramban (Web Library), penangkap metadata peramban (Mendeley Web Importer), dan pengaya pengolah kata (Mendeley Cite).<\/p>\n<p>Di sisi lain, Zotero merupakan perangkat lunak bersumber terbuka yang dikembangkan oleh Corporation for Digital Scholarship. Zotero sangat dicintai oleh kalangan akademisi independen karena sifatnya yang transparan, fleksibel, dan tidak terikat pada kepentingan penerbit komersial tertentu. Zotero memiliki kemampuan tangkapan metadata yang luar biasa luwes melalui Zotero Connector, mendukung beragam sistem operasi, serta menyediakan ruang bagi komunitas untuk mengembangkan berbagai modul tambahan mandiri.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komparasi_Fitur_Utama_Mendeley_vs_Zotero\"><\/span>Komparasi Fitur Utama Mendeley vs Zotero<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Memilih antara Mendeley dan Zotero sering kali bergantung pada preferensi alur kerja, kebutuhan kolaborasi tim, dan kapasitas penyimpanan yang diharapkan oleh penulis. Tabel sintesis berikut merangkum perbedaan esensial dari kedua perangkat manajemen referensi tersebut:<\/p>\n<table border=\"1\" cellpadding=\"8\" cellspacing=\"0\" style=\"width:100%;border-collapse:collapse;margin-bottom:20px\">\n<thead>\n<tr style=\"background-color:#f2f4f8\">\n<th>Parameter Fitur<\/th>\n<th>Mendeley Reference Manager<\/th>\n<th>Zotero<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>Lisensi &amp; Pengembang<\/strong><\/td>\n<td>Freemium (Milik Elsevier)<\/td>\n<td>Open Source (Komunitas Nirlaba)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Kapasitas Cloud Gratis<\/strong><\/td>\n<td>2 Gigabyte<\/td>\n<td>300 Megabyte (dapat ditambah penyimpanan mandiri)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Integrasi Peramban Web<\/strong><\/td>\n<td>Mendeley Web Importer<\/td>\n<td>Zotero Connector (sangat responsif pada aneka situs)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Pengaya Pengolah Kata<\/strong><\/td>\n<td>Mendeley Cite (Word 365 \/ Store Plugin)<\/td>\n<td>Zotero Word Plugin &amp; Integrasi Google Docs bawaan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Fitur Pembaca Dokumen<\/strong><\/td>\n<td>Anotasi dan sorotan bawaan di aplikasi<\/td>\n<td>Penampil PDF internal lengkap dengan ekstraksi catatan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Dukungan Plugin Komunitas<\/strong><\/td>\n<td>Terbatas pada ekosistem resmi<\/td>\n<td>Sangat luas melalui repositori add-on pihak ketiga<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Panduan_Praktis_Integrasi_Mendeley_ke_Pengolah_Kata\"><\/span>Panduan Praktis Integrasi Mendeley ke Pengolah Kata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Penggunaan Mendeley modern kini berpusat pada aplikasi Mendeley Reference Manager dan pengaya Mendeley Cite. Alur kerjanya dirancang ringkas agar dapat dioperasikan oleh pengguna baru sekalipun.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemasangan_Mendeley_Cite_dan_Pengelolaan_Metadata\"><\/span>Pemasangan Mendeley Cite dan Pengelolaan Metadata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Langkah awal dimulai dengan mengunduh dan memasang aplikasi Mendeley Reference Manager pada komputer, kemudian membuat akun resmi. Setelah itu, buka Microsoft Word dan pasang pengaya Mendeley Cite melalui menu penambahan aplikasi (Add-ins atau Office Store). Untuk mengumpulkan referensi, pengguna cukup menyeret berkas PDF artikel ke dalam lembar aplikasi Mendeley. Secara otomatis, sistem akan membaca teks dokumen dan mengisi kolom judul, penulis, tahun, serta nama berkas jurnal. Pengguna disarankan selalu memeriksa keakuratan data tersebut agar tidak ada nama pengarang yang terbalik atau judul yang terpotong.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Penyisipan_Sitasi_dan_Pembuatan_Bibliografi_Otomatis\"><\/span>Teknik Penyisipan Sitasi dan Pembuatan Bibliografi Otomatis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ketika menulis paragraf di pengolah kata, letakkan kursor pada kalimat yang memerlukan rujukan. Buka bilah Mendeley Cite di sebelah kanan layar, cari judul artikel atau nama penulis pada kotak pencarian, centang kotak yang sesuai, lalu tekan tombol Insert Citation. Format sitasi akan langsung tertulis rapi, misalnya (Pramiastuti &amp; Rejeki, 2020). Apabila naskah telah tuntas, arahkan kursor ke halaman paling akhir pada bab Daftar Pustaka, klik ikon titik tiga pada menu Mendeley Cite, kemudian pilih opsi Insert Bibliography. Seluruh pustaka yang dikutip di dalam naskah akan tersusun secara alfabetis tanpa ada satu pun sumber yang tertinggal.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Panduan_Praktis_Pemanfaatan_Zotero_untuk_Naskah_Akademik\"><\/span>Panduan Praktis Pemanfaatan Zotero untuk Naskah Akademik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Zotero menawarkan efisiensi tinggi berkat integrasinya yang mulus dengan peramban web dan pengolah kata. Penelitian Pat Kurniati dan Haris Maiza Putra (2022) menegaskan bahwa kemudahan belajar menulis jurnal menggunakan referensi otomatis Zotero memberikan dorongan signifikan bagi penulis pemula dalam menghasilkan naskah bermutu sesuai standar ilmiah.<\/p>\n<p>Untuk menggunakan Zotero, pasang program aplikasi utama beserta Zotero Connector pada peramban web seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox. Saat Anda berselancar mencari artikel ilmiah di Google Scholar atau basis data jurnal, ikon Zotero pada pojok kanan peramban akan berubah bentuk menjadi lembaran artikel. Cukup satu kali klik pada ikon tersebut, artikel beserta metadata lengkap dan berkas PDF akan tersimpan langsung ke folder koleksi Zotero di komputer Anda.<\/p>\n<p>Di dalam Microsoft Word maupun Google Docs, menu Zotero akan muncul secara otomatis pada bilah atas. Klik tombol Add\/Edit Citation untuk memasukkan rujukan. Jendela pencarian merah khas Zotero akan muncul; ketikkan kata kunci yang diinginkan dan tekan tombol enter. Keunggulan istimewa Zotero terletak pada fleksibilitas pergantian gaya selingkung. Jika pengelola jurnal meminta gaya penulisan IEEE alih-alih APA edisi ketujuh, Anda cukup membuka Document Preferences pada Zotero dan memilih format baru. Seluruh kutipan dan daftar pustaka akan berubah sekejap mata tanpa perlu mengedit naskah satu per satu.<\/p>\n<div class=\"kajian-terkait-kampus\" style=\"background-color: #F8FAFC;border-left: 4px solid #D4AF37;padding: 14px 18px;margin: 24px 0;border-radius: 4px\">\n<p style=\"margin-top: 0;margin-bottom: 8px;font-weight: bold;color: #0F172A\">Baca juga:<\/p>\n<ul style=\"margin-bottom: 0;padding-left: 20px;color: #334155\">\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/menyesal-masuk-jurusan-manajemen-baca-realita-prospek-kerjanya-dulu\/\" title=\"Menyesal Masuk Jurusan Manajemen? Baca Realita &amp; Prospek Kerjanya Dulu!\">Menyesal Masuk Jurusan Manajemen? Baca Realita &amp; Prospek Kerjanya Dulu!<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/optimalisasi-reference-manager-panduan-mendeley-dan-zotero\/\" title=\"Optimalisasi Reference Manager: Panduan Menggunakan Mendeley dan Zotero\">Optimalisasi Reference Manager: Panduan Menggunakan Mendeley dan Zotero<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/tazkiyatun-nafs-pengendalian-nafsu-remaja\/\" title=\"Manajemen Nafsu (Tazkiyatun Nafs): Pengendalian Impuls Berbasis Spiritualitas Islam\">Manajemen Nafsu (Tazkiyatun Nafs): Pengendalian Impuls Berbasis Spiritualitas Islam<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Menjaga_Kebersihan_Metadata_Rujukan_Ilmiah\"><\/span>Tips Menjaga Kebersihan Metadata Rujukan Ilmiah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kecanggihan perangkat lunak sitasi sangat bergantung pada kebersihan data mentah yang dimasukkan oleh pengguna. Mesin tidak dapat memperbaiki metadata yang cacat sejak awal. Oleh sebab itu, terapkan beberapa kebiasaan baik berikut saat membangun pangkalan data rujukan:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Periksa Kelengkapan Nama Pengarang:<\/strong> Pastikan nama depan dan nama belakang penulis terisi pada kolom yang benar, terutama untuk nama penulis tunggal khas Indonesia atau lembaga resmi.<\/li>\n<li><strong>Cermati Format Kapitalisasi Judul:<\/strong> Sesuaikan penggunaan huruf kapital pada judul artikel dengan pedoman bahasa yang berlaku agar tidak muncul huruf kapital semua pada daftar pustaka akhir.<\/li>\n<li><strong>Lengkapi Nomor dan Halaman:<\/strong> Pastikan informasi volume terbitan, nomor isu jurnal, dan rentang nomor halaman tercatat lengkap di kolom metadata.<\/li>\n<li><strong>Verifikasi Tautan Digital Object Identifier:<\/strong> Simpan nomor unik artikel ilmiah secara valid untuk memudahkan peninjau naskah memeriksa sumber orisinal secara daring.<\/li>\n<li><strong>Pembersihan Duplikasi Rutin:<\/strong> Manfaatkan fitur pemeriksa entri ganda untuk menggabungkan berkas pustaka yang terduplikasi di dalam koleksi Anda.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Menguasai perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley dan Zotero bukan sekadar penguasaan teknis atas sebuah aplikasi komputer, melainkan langkah nyata dalam merawat tradisi ilmiah yang jujur, cermat, dan berwawasan luas. Ketika beban teknis pengutipan telah terkelola secara otomatis dan sistematis, energi intelektual seorang penulis dapat sepenuhnya tercurah untuk menyajikan gagasan yang mendalam, argumen yang kukuh, serta kontribusi pemikiran yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tutorial Mendeley Zotero sitasi jurnal adalah panduan praktis mengelola kepustakaan digital dan menyisipkan rujukan ilmiah secara otomatis ke lembar kerja&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45337,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3240],"tags":[13687,13789,13684,13686,13685],"class_list":["post-45336","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial","tag-karya-ilmiah","tag-manajemen-referensi","tag-mendeley","tag-sitasi-otomatis","tag-zotero"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45336","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45336"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45336\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45337"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45336"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45336"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45336"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}