{"id":5617,"date":"2023-09-07T02:22:29","date_gmt":"2023-09-07T02:22:29","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=5617"},"modified":"2023-12-06T00:35:53","modified_gmt":"2023-12-06T00:35:53","slug":"keragaman-dan-adaptasi-metabolisme-prokariot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/keragaman-dan-adaptasi-metabolisme-prokariot.html","title":{"rendered":"Keragaman dan Adaptasi Metabolisme Prokariot"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/keragaman-dan-adaptasi-metabolisme-prokariot.html\/#Ciri-Ciri_Metabolisme_Prokariot\" >Ciri-Ciri Metabolisme Prokariot<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/keragaman-dan-adaptasi-metabolisme-prokariot.html\/#Contoh_Metabolisme_Prokariot\" >Contoh Metabolisme Prokariot<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Metabolisme adalah seluruh reaksi biokimia yang bertujuan untuk mempertahankan kehidupan pada suatu organisme. Prokariot adalah organisme bersel tunggal yang tidak memiliki inti sel dan organel membran. Prokariot terbagi menjadi dua domain, yaitu Bakteri dan Archaea. Prokariot memiliki metabolisme yang sangat bervariasi dan dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Metabolisme_Prokariot\"><\/span>Ciri-Ciri Metabolisme Prokariot<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Metabolisme prokariot memiliki beberapa ciri-ciri khas, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Prokariot tidak memiliki mitokondria dan kloroplas, sehingga fosforilasi oksidatif dan fotosintesis terjadi di sepanjang membran plasma<sup>1<\/sup><\/li>\n<li>Prokariot memiliki satu lingkaran DNA kromosomal yang stabil, tersimpan dalam nukleoid, yang tidak memiliki membran nukleus. DNA prokariot juga dapat berada dalam bentuk plasmid, yaitu molekul DNA ekstra yang dapat ditransfer secara horizontal antar sel<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup><\/li>\n<li>Prokariot memiliki rasio luas permukaan terhadap isi yang tinggi, sehingga memiliki tingkat metabolik yang lebih tinggi, tingkat pertumbuhan yang lebih cepat, dan durasi perkembangbiakan yang pendek dibandingkan dengan eukariot<sup>1<\/sup><\/li>\n<li>Prokariot dapat melakukan berbagai jenis metabolisme energi, seperti respirasi aerobik, anaerobik, fermentasi, fotosintesis, kemolithotrofi, dan metanogenesis. Prokariot juga dapat menggunakan berbagai sumber karbon, nitrogen, sulfur, dan fosfor untuk sintesis biomolekul<sup>3<\/sup><sup>4<\/sup><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Metabolisme_Prokariot\"><\/span>Contoh Metabolisme Prokariot<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut adalah beberapa contoh metabolisme prokariot yang menunjukkan keragaman dan adaptasi mereka:<\/p>\n<ul>\n<li>Cyanobacteria adalah prokariot fotosintetik yang dapat menghasilkan oksigen dan karbohidrat dari air dan karbon dioksida dengan menggunakan energi cahaya. Cyanobacteria memiliki pigmen klorofil a dan fikosianin yang memberi warna biru-hijau pada sel mereka. Cyanobacteria juga dapat melakukan fiksasi nitrogen, yaitu mengubah nitrogen gas menjadi amonia yang dapat digunakan untuk sintesis asam amino<sup>5<\/sup><\/li>\n<li>Escherichia coli adalah prokariot yang hidup di usus manusia dan hewan lainnya. E. coli dapat melakukan respirasi aerobik dengan menggunakan glukosa sebagai sumber energi dan karbon, dan menghasilkan karbon dioksida dan air sebagai produk akhir. Namun, jika oksigen tidak tersedia, E. coli dapat melakukan fermentasi laktat dengan menghasilkan asam laktat sebagai produk akhir. E. coli juga dapat menggunakan senyawa organik lainnya selain glukosa sebagai substrat metabolisme<sup>6<\/sup><\/li>\n<li>Methanogens adalah prokariot yang termasuk dalam domain Archaea. Methanogens dapat melakukan metanogenesis, yaitu menghasilkan metana dari karbon dioksida dan hidrogen atau senyawa organik sederhana lainnya. Methanogens hidup di lingkungan anaerobik seperti rawa-rawa, saluran pencernaan hewan ruminansia, dan sedimen laut. Methanogens berperan penting dalam siklus karbon global dan merupakan sumber gas rumah kaca terbesar kedua setelah karbon dioksida.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber: 3<br \/>\n(1) Prokariota &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/<br \/>\n(2) Metabolisme &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/<br \/>\n(3) Prokaryote &#8211; Wikipedia. https:\/\/en.wikipedia.org\/<br \/>\n(4) (DOC) Sel Prokariotik | amirotul bahiyah &#8211; Academia.edu. https:\/\/www.academia.edu\/<br \/>\n(5) (DOC) SEL PROKARIOTIK | rus nina &#8211; Academia.edu. https:\/\/www.academia.edu\/<br \/>\n(6) (DOC) Sel Prokariot dan Eukariot | Yayuk Putri Rahayu &#8211; Academia.edu. https:\/\/www.academia.edu\/<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"ac-horizontal-separator\" aria-hidden=\"true\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Metabolisme adalah seluruh reaksi biokimia yang bertujuan untuk mempertahankan kehidupan pada suatu organisme. Prokariot adalah organisme bersel tunggal yang tidak memiliki inti sel dan organel&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-5617","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5617"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5617\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}