{"id":5921,"date":"2023-09-12T01:03:03","date_gmt":"2023-09-12T01:03:03","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=5921"},"modified":"2023-12-06T01:04:11","modified_gmt":"2023-12-06T01:04:11","slug":"lambung-fungsi-struktur-dan-penyakit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/lambung-fungsi-struktur-dan-penyakit.html","title":{"rendered":"Lambung: Fungsi, Struktur, dan Penyakit"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/lambung-fungsi-struktur-dan-penyakit.html\/#Struktur_Lambung\" >Struktur Lambung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/lambung-fungsi-struktur-dan-penyakit.html\/#Fungsi_Lambung\" >Fungsi Lambung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/lambung-fungsi-struktur-dan-penyakit.html\/#Penyakit_Lambung\" >Penyakit Lambung<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Lambung adalah salah satu organ pencernaan yang berbentuk seperti kantong dan terletak di bawah sekat rongga badan. Lambung berfungsi sebagai tempat di mana makanan dicerna dan sejumlah kecil sari-sari makanan diserap. Lambung juga menghasilkan berbagai jenis cairan, seperti enzim, asam lambung, dan hormon, yang membantu proses pencernaan. Lambung dapat mengembang dan menampung sekitar satu liter makanan pada manusia dewasa<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Struktur_Lambung\"><\/span>Struktur Lambung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Lambung dapat dibagi menjadi tiga daerah, yaitu daerah kardia, fundus, dan pilorus<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<ul>\n<li>Kardia adalah bagian atas lambung, daerah pintu masuk makanan dari kerongkongan. Di daerah ini terdapat kelenjar kardia yang menghasilkan lendir untuk melindungi lambung dari asam lambung<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Fundus adalah bagian tengah lambung, bentuknya membulat. Di daerah ini terdapat kelenjar fundus yang menghasilkan asam lambung (HCl), pepsinogen (enzim pencernaan protein), faktor intrinsik (protein yang membantu penyerapan vitamin B12), dan gastrin (hormon yang merangsang sekresi asam lambung)<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Pilorus adalah bagian bawah lambung, daerah yang berhubungan dengan usus 12 jari atau duodenum. Di daerah ini terdapat kelenjar pilorus yang menghasilkan lendir dan hormon somatostatin (hormon yang menghambat sekresi asam lambung)<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dinding lambung tersusun dari empat lapisan, yaitu mukosa, submukosa, muskularis, dan serosa<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<ul>\n<li>Mukosa adalah lapisan dalam lambung yang berhubungan langsung dengan makanan. Lapisan ini memiliki banyak lipatan atau rugae yang memperbesar luas permukaan lambung. Lapisan ini juga memiliki banyak kelenjar yang mengeluarkan cairan lambung<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<li>Submukosa adalah lapisan di bawah mukosa yang mengandung pembuluh darah, saraf, dan jaringan ikat. Lapisan ini berfungsi untuk memberi nutrisi dan oksigen ke sel-sel lambung serta membawa sari-sari makanan yang diserap<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<li>Muskularis adalah lapisan otot polos yang membantu pergerakan lambung. Lapisan ini terdiri dari tiga lapisan otot, yaitu otot melingkar, memanjang, dan menyerong. Kontraksi ketiga lapisan otot ini menyebabkan gerak peristaltik (gerak menggelombang) yang mengaduk-aduk makanan di dalam lambung<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<li>Serosa adalah lapisan terluar lambung yang berfungsi sebagai lapisan pelindung. Lapisan ini tersusun dari jaringan ikat dan epitel tipis<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Lambung\"><\/span>Fungsi Lambung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Lambung memiliki beberapa fungsi penting dalam sistem pencernaan, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Menyimpan makanan sementara sebelum disalurkan ke usus halus dengan kecepatan tertentu. Lambung dapat menyesuaikan volume dan tekanannya sesuai dengan jumlah makanan yang masuk<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Mencerna makanan secara mekanik dengan gerak peristaltik dan secara kimiawi dengan cairan lambung. Cairan lambung mengandung asam klorida (HCl) yang dapat membunuh bakteri dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin (enzim pencernaan protein). Cairan lambung juga mengandung enzim lain seperti lipase (enzim pencernaan lemak) dan renin (enzim pencernaan susu)<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Menyerap sejumlah kecil sari-sari makanan seperti air, garam mineral, glukosa, alkohol, obat-obatan, dan vitamin B12. Sari-sari makanan ini kemudian dibawa oleh pembuluh darah ke seluruh tubuh<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Mengatur sekresi hormon yang berpengaruh pada proses pencernaan. Hormon-hormon yang dihasilkan lambung antara lain adalah gastrin, somatostatin, ghrelin, dan histamin. Hormon-hormon ini dapat merangsang atau menghambat sekresi asam lambung, gerak peristaltik, rasa lapar, dan sekresi enzim lain<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyakit_Lambung\"><\/span>Penyakit Lambung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Lambung dapat mengalami gangguan atau penyakit akibat berbagai faktor, seperti infeksi bakteri, konsumsi makanan pedas, asam, atau berlemak, stres, merokok, minum alkohol, atau penggunaan obat-obatan tertentu. Beberapa penyakit lambung yang umum terjadi adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Gastritis adalah peradangan pada lapisan mukosa lambung yang disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori, penggunaan obat anti inflamasi non steroid (OAINS), atau stres berat. Gejala gastritis antara lain adalah nyeri ulu hati, mual, muntah, perut kembung, dan nafsu makan berkurang<sup>4<\/sup>.<\/li>\n<li>Tukak lambung atau ulkus peptikum adalah luka pada lapisan mukosa lambung yang meluas ke lapisan submukosa atau muskularis. Penyebab tukak lambung antara lain adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori, penggunaan obat OAINS, sindrom Zollinger-Ellison (peningkatan produksi hormon gastrin), atau stres berat. Gejala tukak lambung antara lain adalah nyeri ulu hati yang terasa seperti ditusuk-tusuk, mual, muntah darah, buang air besar berwarna hitam, dan anemia<sup>5<\/sup>.<\/li>\n<li>Kanker lambung adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali pada lambung yang dapat menyebar ke organ lain. Penyebab kanker lambung antara lain adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori, polip lambung, riwayat keluarga, merokok, minum alkohol, atau konsumsi makanan yang diasinkan atau diasap. Gejala kanker lambung antara lain adalah nyeri ulu hati yang tidak kunjung sembuh, penurunan berat badan tanpa sebab, mual, muntah darah, buang air besar berwarna hitam, dan kelelahan<sup>6<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Source:<br \/>\n(1) Lambung &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Lambung.<br \/>\n(2) Asam lambung &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Asam_lambung.<br \/>\n(3) Pengertian Lambung &#8211; Fungsi, Struktur Anatomi dan Jenis Penyakit pada &#8230;. https:\/\/ipa.pelajaran.co.id\/lambung\/.<br \/>\n(4) (DOC) Lambung | uma yanti &#8211; Academia.edu. https:\/\/www.academia.edu\/34661530\/Lambung.<br \/>\n(5) (PDF) Lambung | Temo srs &#8211; Academia.edu. https:\/\/www.academia.edu\/7258404\/Lambung.<br \/>\n(6) (PDF) Tukak lambung | silvia oktaviani &#8211; Academia.edu. https:\/\/www.academia.edu\/38045749\/Tukak_lambung.<br \/>\n(7) Lambung &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Lambung.<br \/>\n(8) Asam lambung &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Asam_lambung.<br \/>\n(9) Pengertian Lambung &#8211; Fungsi, Struktur Anatomi dan Jenis Penyakit pada &#8230;. https:\/\/ipa.pelajaran.co.id\/lambung\/.<br \/>\n(10) (PDF) Lambung | Temo srs &#8211; Academia.edu. https:\/\/www.academia.edu\/7258404\/Lambung.<br \/>\n(11) (PDF) Tukak lambung | silvia oktaviani &#8211; Academia.edu. https:\/\/www.academia.edu\/38045749\/Tukak_lambung.<br \/>\n(12) (DOC) Lambung | uma yanti &#8211; Academia.edu. https:\/\/www.academia.edu\/34661530\/Lambung.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lambung adalah salah satu organ pencernaan yang berbentuk seperti kantong dan terletak di bawah sekat rongga badan. Lambung berfungsi sebagai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-5921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5921"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5921\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}