{"id":6199,"date":"2023-09-15T02:11:10","date_gmt":"2023-09-15T02:11:10","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=6199"},"modified":"2023-09-15T02:11:10","modified_gmt":"2023-09-15T02:11:10","slug":"pengertian-syarat-hak-kewajiban-dan-perbedaan-pegawai-negeri-sipil-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-syarat-hak-kewajiban-dan-perbedaan-pegawai-negeri-sipil-daerah.html","title":{"rendered":"Pengertian, Syarat, Hak, Kewajiban, dan Perbedaan Pegawai Negeri Sipil Daerah"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-syarat-hak-kewajiban-dan-perbedaan-pegawai-negeri-sipil-daerah.html\/#Syarat_dan_proses_menjadi_PNSD\" >Syarat dan proses menjadi PNSD<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-syarat-hak-kewajiban-dan-perbedaan-pegawai-negeri-sipil-daerah.html\/#Hak_dan_kewajiban_PNSD\" >Hak dan kewajiban PNSD<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/pengertian-syarat-hak-kewajiban-dan-perbedaan-pegawai-negeri-sipil-daerah.html\/#Perbedaan_antara_PNSD_dan_PNS_pusat\" >Perbedaan antara PNSD dan PNS pusat<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Pegawai negeri sipil daerah (PNSD) adalah pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di pemerintahan daerah, baik provinsi, kabupaten, kota, maupun desa. PNSD merupakan bagian dari aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas untuk melayani masyarakat dan menjalankan kebijakan pemerintah di tingkat daerah.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Syarat_dan_proses_menjadi_PNSD\"><\/span>Syarat dan proses menjadi PNSD<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Untuk menjadi PNSD, seseorang harus memenuhi syarat-syarat berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Warga negara Indonesia<\/li>\n<li>Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat pendaftaran<\/li>\n<li>Berpendidikan minimal SMA\/sederajat atau sesuai dengan kualifikasi jabatan yang dibutuhkan<\/li>\n<li>Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap<\/li>\n<li>Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit TNI, anggota Polri, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta<\/li>\n<li>Tidak berkedudukan sebagai calon atau anggota legislatif<\/li>\n<li>Sehat jasmani dan rohani<\/li>\n<li>Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia<\/li>\n<\/ul>\n<p>Proses menjadi PNSD meliputi tahapan-tahapan berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Pendaftaran online melalui portal [SSCN BKN]<\/li>\n<li>Seleksi administrasi untuk memverifikasi kelengkapan dokumen dan persyaratan<\/li>\n<li>Seleksi kompetensi dasar (SKD) yang terdiri dari tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, dan tes karakteristik pribadi<\/li>\n<li>Seleksi kompetensi bidang (SKB) yang terdiri dari tes pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan bidang jabatan yang dilamar<\/li>\n<li>Pengumuman hasil akhir dan penetapan calon PNSD<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hak_dan_kewajiban_PNSD\"><\/span>Hak dan kewajiban PNSD<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>PNSD memiliki hak dan kewajiban yang diatur oleh undang-undang dan peraturan perundang-undangan. Beberapa hak PNSD antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Mendapatkan penghasilan sesuai dengan jabatan, kinerja, dan masa kerja<\/li>\n<li>Mendapatkan tunjangan, fasilitas, dan perlindungan sosial<\/li>\n<li>Mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan karier<\/li>\n<li>Mendapatkan perlakuan yang adil dan tidak diskriminatif<\/li>\n<li>Mendapatkan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas<\/li>\n<\/ul>\n<p>Beberapa kewajiban PNSD antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia<\/li>\n<li>Menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, integritas, netralitas, dan akuntabilitas<\/li>\n<li>Melayani masyarakat dengan cepat, tepat, ramah, dan adil<\/li>\n<li>Menjaga kehormatan, martabat, dan citra ASN<\/li>\n<li>Menjaga kerahasiaan informasi yang berkaitan dengan jabatan<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_antara_PNSD_dan_PNS_pusat\"><\/span>Perbedaan antara PNSD dan PNS pusat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>PNSD berbeda dengan PNS pusat dalam hal asal usul, kedudukan, pengangkatan, pemindahan, pemberhentian, pengawasan, dan sanksi. Perbedaan-perbedaan tersebut dijelaskan sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Asal usul: PNSD berasal dari daerah yang bersangkutan atau dari daerah lain yang bersedia pindah ke daerah tersebut. PNS pusat berasal dari seluruh wilayah Indonesia.<\/li>\n<li>Kedudukan: PNSD merupakan unsur penyelenggara pemerintahan daerah. PNS pusat merupakan unsur penyelenggara pemerintahan pusat.<\/li>\n<li>Pengangkatan: PNSD diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian daerah (PPKD) yang berwenang, yaitu gubernur, bupati, walikota, atau kepala desa. PNS pusat diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian pusat (PPKP) yang berwenang, yaitu presiden, menteri, atau kepala lembaga.<\/li>\n<li>Pemindahan: PNSD dapat dipindahkan antar daerah dengan persetujuan PPKD dan PNSD yang bersangkutan. PNS pusat dapat dipindahkan antar instansi pusat tanpa persetujuan PNS yang bersangkutan.<\/li>\n<li>Pemberhentian: PNSD diberhentikan oleh PPKD yang berwenang dengan alasan tertentu, seperti pensiun, meninggal, atau melanggar disiplin. PNS pusat diberhentikan oleh PPKP yang berwenang dengan alasan yang sama.<\/li>\n<li>Pengawasan: PNSD diawasi oleh PPKD yang berwenang dan inspektorat daerah. PNS pusat diawasi oleh PPKP yang berwenang dan inspektorat jenderal.<\/li>\n<li>Sanksi: PNSD yang melanggar disiplin dapat dikenakan sanksi administratif oleh PPKD yang berwenang, seperti teguran, penundaan kenaikan gaji, penurunan pangkat, atau pemecatan. PNS pusat yang melanggar disiplin dapat dikenakan sanksi administratif oleh PPKP yang berwenang dengan jenis sanksi yang sama.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pegawai negeri sipil daerah (PNSD) adalah pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di pemerintahan daerah, baik provinsi, kabupaten, kota, maupun&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-6199","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6199","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6199"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6199\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6199"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6199"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6199"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}