{"id":6259,"date":"2023-09-15T12:31:53","date_gmt":"2023-09-15T12:31:53","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=6259"},"modified":"2023-12-06T01:04:48","modified_gmt":"2023-12-06T01:04:48","slug":"cara-menghitung-nilai-maksimal-tes-cpns-skd-skb-dan-nilai-akhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menghitung-nilai-maksimal-tes-cpns-skd-skb-dan-nilai-akhir.html","title":{"rendered":"Cara Menghitung Nilai Maksimal Tes CPNS: SKD, SKB, dan Nilai Akhir"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menghitung-nilai-maksimal-tes-cpns-skd-skb-dan-nilai-akhir.html\/#Nilai_maksimal_SKD\" >Nilai maksimal SKD<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menghitung-nilai-maksimal-tes-cpns-skd-skb-dan-nilai-akhir.html\/#Nilai_maksimal_SKB\" >Nilai maksimal SKB<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/cara-menghitung-nilai-maksimal-tes-cpns-skd-skb-dan-nilai-akhir.html\/#Nilai_akhir_tes_CPNS\" >Nilai akhir tes CPNS<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Tes CPNS adalah tes yang harus diikuti oleh calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk dapat diterima sebagai aparatur sipil negara (ASN). Tes CPNS terdiri dari dua jenis, yaitu seleksi kemampuan dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Berapa nilai maksimal yang bisa dicapai oleh peserta tes CPNS?<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai_maksimal_SKD\"><\/span>Nilai maksimal SKD<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>SKD adalah tes yang mengukur kemampuan dasar peserta CPNS, yaitu tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). SKD dilakukan secara online dengan menggunakan sistem computer assisted test (CAT).<\/p>\n<p>Nilai maksimal SKD adalah 500. Nilai maksimal ini terdiri dari nilai maksimal TWK, TIU, dan TKP. Berikut ini adalah rincian nilai maksimal masing-masing jenis tes SKD:<\/p>\n<ul>\n<li>Nilai maksimal TWK adalah 150. TWK terdiri dari 35 soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan 30 menit. Setiap soal bernilai 5 jika benar, 0 jika salah, dan -1 jika tidak dijawab<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<li>Nilai maksimal TIU adalah 200. TIU terdiri dari 40 soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan 30 menit. Setiap soal bernilai 5 jika benar, 0 jika salah, dan -1 jika tidak dijawab<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<li>Nilai maksimal TKP adalah 150. TKP terdiri dari 35 soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan 45 menit. Setiap soal bernilai 5 jika benar, 0 jika salah, dan -1 jika tidak dijawab<sup>1<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk dapat lolos SKD, peserta CPNS harus memenuhi nilai ambang batas (passing grade) yang ditetapkan oleh pemerintah. Nilai ambang batas SKD adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Nilai ambang batas TWK adalah 65<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Nilai ambang batas TIU adalah 80<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<li>Nilai ambang batas TKP adalah 143<sup>2<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai_maksimal_SKB\"><\/span>Nilai maksimal SKB<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>SKB adalah tes yang mengukur kompetensi bidang peserta CPNS sesuai dengan formasi dan jabatan yang dipilih. SKB dilakukan secara tatap muka atau daring dengan menggunakan metode yang sesuai dengan jenis jabatan, seperti wawancara, tes tertulis, tes praktik, atau tes psikologi.<\/p>\n<p>Nilai maksimal SKB adalah 500. Nilai maksimal ini terdiri dari nilai maksimal masing-masing metode tes SKB. Berikut ini adalah rincian nilai maksimal masing-masing metode tes SKB:<\/p>\n<ul>\n<li>Nilai maksimal wawancara adalah 200. Wawancara dilakukan oleh tim penguji yang terdiri dari pejabat pembina kepegawaian, pejabat fungsional, dan psikolog. Wawancara bertujuan untuk menggali aspek-aspek seperti motivasi, integritas, komunikasi, kepemimpinan, dan pengetahuan umum<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Nilai maksimal tes tertulis adalah 200. Tes tertulis dilakukan oleh tim penguji yang terdiri dari pejabat fungsional dan akademisi. Tes tertulis bertujuan untuk menguji pengetahuan teoritis dan praktis peserta CPNS sesuai dengan bidang keahlian<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Nilai maksimal tes praktik adalah 200. Tes praktik dilakukan oleh tim penguji yang terdiri dari pejabat fungsional dan praktisi. Tes praktik bertujuan untuk menguji keterampilan teknis dan profesional peserta CPNS sesuai dengan bidang keahlian<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<li>Nilai maksimal tes psikologi adalah 200. Tes psikologi dilakukan oleh psikolog profesional yang bekerja sama dengan BKN. Tes psikologi bertujuan untuk mengukur aspek-aspek seperti kepribadian, minat, bakat, potensi, dan kesiapan kerja<sup>3<\/sup>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk dapat lolos SKB, peserta CPNS harus memenuhi nilai ambang batas (passing grade) yang ditetapkan oleh pemerintah. Nilai ambang batas SKB adalah 300<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai_akhir_tes_CPNS\"><\/span>Nilai akhir tes CPNS<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Nilai akhir tes CPNS adalah nilai yang menentukan kelulusan peserta CPNS. Nilai akhir tes CPNS dihitung dengan rumus sebagai berikut:<\/p>\n<p>Nilai akhir tes CPNS = (40% x nilai SKD) + (60% x nilai SKB)<\/p>\n<p>Nilai akhir tes CPNS harus lebih besar atau sama dengan 371 untuk dapat dinyatakan lulus<sup>4<\/sup>. Nilai akhir tes CPNS juga digunakan sebagai dasar untuk menentukan peringkat peserta CPNS sesuai dengan formasi dan jabatan yang dipilih.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n(1) Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). https:\/\/www.bkn.go.id\/layanan\/sscasn\/.<br \/>\n(2) Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara &#8211; SSCASN. https:\/\/sscasn.bkn.go.id\/.<br \/>\n(3) Apa Saja Tes CPNS 2021, Simulasi Tes Gratis, Cara Daftar &amp; Syarat. https:\/\/tirto.id\/apa-saja-tes-cpns-2021-simulasi-tes-gratis-cara-daftar-syarat-ggbJ.<br \/>\n(4) Jenis Tes CPNS 2023 Beserta Kisi-kisi, Waktu dan Jumlah Soalnya. https:\/\/finance.detik.com\/cpns\/d-6914600\/jenis-tes-cpns-2023-beserta-kisi-kisi-waktu-dan-jumlah-soalnya.<br \/>\n(5) Tes SKD CPNS 2023, Jenis Soal Beserta Kisi-Kisi Materinya. https:\/\/bisnis.tempo.co\/read\/1768520\/tes-skd-cpns-2023-jenis-soal-beserta-kisi-kisi-materinya.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tes CPNS adalah tes yang harus diikuti oleh calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk dapat diterima sebagai aparatur sipil negara&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-6259","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6259","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6259"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6259\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6259"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6259"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6259"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}