{"id":6524,"date":"2023-09-17T07:57:07","date_gmt":"2023-09-17T07:57:07","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=6524"},"modified":"2024-12-27T14:02:58","modified_gmt":"2024-12-27T07:02:58","slug":"sumber-historis-sosiologis-politik-pendidikan-pancasila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sumber-historis-sosiologis-politik-pendidikan-pancasila.html","title":{"rendered":"Sumber Historis, Sosiologis, Politik Pendidikan Pancasila"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_89 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sumber-historis-sosiologis-politik-pendidikan-pancasila.html\/#Sumber_Historis_Pendidikan_Pancasila\" >Sumber Historis Pendidikan Pancasila<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sumber-historis-sosiologis-politik-pendidikan-pancasila.html\/#Sumber_Sosiologis_Pendidikan_Pancasila\" >Sumber Sosiologis Pendidikan Pancasila<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sumber-historis-sosiologis-politik-pendidikan-pancasila.html\/#Sumber_Politik_Pendidikan_Pancasila\" >Sumber Politik Pendidikan Pancasila<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sumber-historis-sosiologis-politik-pendidikan-pancasila.html\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Pendidikan Pancasila merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa di perguruan tinggi. Pendidikan Pancasila bertujuan untuk membentuk karakter bangsa yang religius, nasionalis, demokratis, dan humanis sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Namun, untuk memahami dan mengaplikasikan Pancasila secara benar dan tepat, kita perlu mengetahui sumber-sumber pendidikan Pancasila dari aspek historis, sosiologis, dan politik. Sumber-sumber ini akan memberikan kita gambaran tentang latar belakang, proses, dan makna Pancasila dalam konteks sejarah, sosial, dan politik bangsa Indonesia.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_Historis_Pendidikan_Pancasila\"><\/span>Sumber Historis Pendidikan Pancasila<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sumber historis pendidikan Pancasila adalah sumber yang berkaitan dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam menemukan jati diri dan kepribadian bangsa yang dirumuskan dalam Pancasila. Sumber historis ini mencakup dokumen-dokumen penting seperti Proklamasi Kemerdekaan, Piagam Jakarta, Sidang BPUPKI dan PPKI, Pembukaan UUD 1945, dan lain-lain. Sumber historis ini juga mencakup tokoh-tokoh nasional yang berperan dalam perumusan dan pengamalan Pancasila seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Mohammad Yamin, Ki Hajar Dewantara, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Sumber historis pendidikan Pancasila memiliki pengaruh yang besar terhadap pengembangan materi dan substansi pendidikan Pancasila. Sumber historis ini memberikan kita pemahaman tentang bagaimana Pancasila lahir dari semangat kemerdekaan, persatuan, dan kebhinekaan bangsa Indonesia. Sumber historis ini juga memberikan kita inspirasi untuk menghargai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila sebagai warisan para pendiri bangsa. Sumber historis ini juga memberikan kita arah untuk melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia dalam menjaga kedaulatan, kesejahteraan, dan keadilan sosial.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_Sosiologis_Pendidikan_Pancasila\"><\/span>Sumber Sosiologis Pendidikan Pancasila<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sumber sosiologis pendidikan Pancasila adalah sumber yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang beragam dan dinamis. Sumber sosiologis ini mencakup aspek-aspek seperti budaya, adat istiadat, agama, bahasa, etnis, dan lain-lain. Sumber sosiologis ini juga mencakup fenomena-fenomena sosial yang terjadi di masyarakat Indonesia seperti globalisasi, modernisasi, pluralisme, konflik sosial, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Sumber sosiologis pendidikan Pancasila memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan materi dan substansi pendidikan Pancasila. Sumber sosiologis ini memberikan kita pemahaman tentang bagaimana Pancasila mengakomodasi keragaman dan kesamaan masyarakat Indonesia dalam suatu kesatuan nasional. Sumber sosiologis ini juga memberikan kita motivasi untuk mengembangkan sikap toleransi, gotong royong, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Sumber sosiologis ini juga memberikan kita tantangan untuk menghadapi perubahan-perubahan sosial yang terjadi di masyarakat Indonesia dengan bijaksana.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_Politik_Pendidikan_Pancasila\"><\/span>Sumber Politik Pendidikan Pancasila<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sumber politik pendidikan Pancasila adalah sumber yang berkaitan dengan kehidupan politik bangsa Indonesia yang menghadapi berbagai tantangan dan peluang. Sumber politik ini mencakup aspek-aspek seperti sistem pemerintahan, lembaga negara, partai politik, pemilu, organisasi massa, gerakan sosial, dan lain-lain. Sumber politik ini juga mencakup isu-isu politik yang relevan dengan kondisi dan kepentingan bangsa Indonesia seperti demokrasi, hak asasi manusia, korupsi, radikalisme, geopolitik, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Sumber politik pendidikan Pancasila memiliki pengaruh yang penting terhadap pengembangan materi dan substansi pendidikan Pancasila. Sumber politik ini memberikan kita pemahaman tentang bagaimana Pancasila menjadi dasar dan acuan dalam penyelenggaraan negara dan pemerintahan di Indonesia. Sumber politik ini juga memberikan kita dorongan untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan politik bangsa Indonesia sesuai dengan hak dan kewajiban sebagai warga negara. Sumber politik ini juga memberikan kita tanggung jawab untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional yang berlandaskan Pancasila.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sumber-sumber pendidikan Pancasila dari aspek historis, sosiologis, dan politik memiliki peranan penting dalam pengembangan materi dan substansi pendidikan Pancasila yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan bangsa Indonesia saat ini. Sumber-sumber ini memberikan kita wawasan, inspirasi, motivasi, tantangan, dorongan, dan tanggung jawab dalam memahami dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Oleh karena itu, kita perlu menggali, mengkaji, dan mengaplikasikan sumber-sumber ini secara kritis, kreatif, dan inovatif agar dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan Pancasila serta penguatan karakter bangsa.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"ac-horizontal-separator\" aria-hidden=\"true\">\n<p>Sumber:<\/p>\n<ul>\n<li>(1) &#8220;Menggali Sumber Historis, Sosiologis, Politis tentang Pancasila sebagai Sistem Filsafat&#8221; &#8211; https:\/\/www.academia.edu\/76959000<\/li>\n<li>(2) &#8220;Mengenali Sumber Historis, Sosiologis, dan Politis Tentang Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi&#8221; &#8211; https:\/\/www.academia.edu\/42297100<\/li>\n<li>(3) &#8220;Tinjauan Pancasila dari Segi Historis, Kultural, Yuridis, dan Filosofis&#8221; &#8211; https:\/\/www.academia.edu\/38845893<\/li>\n<li>(4) &#8220;PPT Pancasila&#8221; &#8211; https:\/\/www.academia.edu\/37283306<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan Pancasila merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa di perguruan tinggi. Pendidikan Pancasila bertujuan untuk&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-6524","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6524","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6524"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6524\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44001,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6524\/revisions\/44001"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6524"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6524"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6524"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}