{"id":6876,"date":"2023-09-19T07:31:28","date_gmt":"2023-09-19T07:31:28","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=6876"},"modified":"2024-12-27T14:11:18","modified_gmt":"2024-12-27T07:11:18","slug":"sejarah-bahasa-indonesia-dari-melayu-hingga-menjadi-bahasa-persatuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-bahasa-indonesia-dari-melayu-hingga-menjadi-bahasa-persatuan.html","title":{"rendered":"Sejarah Bahasa Indonesia: Dari Melayu Hingga Menjadi Bahasa Persatuan"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-bahasa-indonesia-dari-melayu-hingga-menjadi-bahasa-persatuan.html\/#Asal-usul_Bahasa_Indonesia\" >Asal-usul Bahasa Indonesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-bahasa-indonesia-dari-melayu-hingga-menjadi-bahasa-persatuan.html\/#Perkembangan_Bahasa_Indonesia\" >Perkembangan Bahasa Indonesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/sejarah-bahasa-indonesia-dari-melayu-hingga-menjadi-bahasa-persatuan.html\/#Bahasa_Indonesia_Saat_Ini\" >Bahasa Indonesia Saat Ini<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa ini memiliki sejarah yang panjang dan menarik, yang mencerminkan perjalanan bangsa Indonesia dari masa lalu hingga sekarang. Dalam artikel ini, saya akan membahas tentang asal-usul, perkembangan, dan kedudukan bahasa Indonesia, serta fungsi-fungsi lainnya yang dimiliki oleh bahasa ini.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Asal-usul_Bahasa_Indonesia\"><\/span>Asal-usul Bahasa Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu, yang merupakan bahasa perhubungan di Nusantara sejak zaman Sriwijaya<sup>1<\/sup><sup>2<\/sup>. Bahasa Melayu adalah bahasa yang digunakan oleh para pedagang, pelaut, dan penguasa di kawasan maritim yang meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan sebagian Semenanjung Malaya<sup>2<\/sup>. Bahasa Melayu juga menjadi bahasa sastra dan agama bagi masyarakat Nusantara, terutama setelah masuknya pengaruh Islam<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Bahasa Melayu dipengaruhi oleh berbagai bahasa lain, baik dari dalam maupun luar Nusantara. Beberapa bahasa yang memberikan pengaruh besar terhadap bahasa Melayu adalah Sanskerta, Arab, Persia, Portugis, Belanda, Inggris, dan Cina<sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>. Pengaruh-pengaruh ini dapat dilihat dari kosakata-kosakata pinjaman yang masuk ke dalam bahasa Melayu, seperti <strong>karma<\/strong>, <strong>syahadat<\/strong>, <strong>sutra<\/strong>, <strong>gereja<\/strong>, <strong>kantor<\/strong>, <strong>sekolah<\/strong>, dan <strong>teh<\/strong><sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p>Bahasa Melayu memiliki dua jenis, yaitu Melayu Pasar dan Melayu Tinggi<sup>2<\/sup>. Melayu Pasar adalah bahasa yang digunakan oleh masyarakat umum untuk berkomunikasi sehari-hari. Bahasa ini bersifat sederhana, tidak baku, dan tidak memiliki aturan gramatikal yang ketat<sup>2<\/sup>. Melayu Tinggi adalah bahasa yang digunakan oleh kalangan terpelajar dan berpendidikan. Bahasa ini bersifat lebih kompleks, baku, dan memiliki aturan gramatikal yang jelas<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perkembangan_Bahasa_Indonesia\"><\/span>Perkembangan Bahasa Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bahasa Indonesia mulai berkembang seiring dengan kebangkitan nasional pada awal abad ke-20<sup>3<\/sup><sup>4<\/sup>. Pada masa ini, para pemuda dan tokoh nasionalis mulai menyadari pentingnya memiliki bahasa persatuan yang dapat mengikat seluruh rakyat Indonesia<sup>3<\/sup>. Mereka memilih bahasa Melayu sebagai dasar bahasa persatuan, karena bahasa ini sudah dikenal luas dan mudah dipelajari oleh masyarakat Nusantara<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Pada tanggal 28 Oktober 1928, bertepatan dengan Sumpah Pemuda, bahasa Indonesia resmi dijadikan sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia<sup>4<\/sup> . Dalam sumpah tersebut, para pemuda menyatakan bahwa mereka berikrar dengan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia<sup>4<\/sup>. Hal ini merupakan tonggak sejarah penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.<\/p>\n<p>Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa resmi negara dalam Undang-Undang Dasar 1945<sup>3<\/sup>. Bahasa Indonesia juga mengalami beberapa perubahan ejaan sepanjang sejarahnya. Beberapa ejaan yang pernah digunakan adalah ejaan Van Ophuijsen (1901), ejaan Soewandi (1947), ejaan Melindo (1972), dan ejaan yang disempurnakan (EYD) (1972)<sup>2<\/sup><sup>3<\/sup>. Ejaan yang disempurnakan (EYD) adalah ejaan yang digunakan hingga saat ini.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bahasa_Indonesia_Saat_Ini\"><\/span>Bahasa Indonesia Saat Ini<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Bahasa Indonesia saat ini merupakan bahasa resmi negara dan bahasa nasional yang digunakan oleh lebih dari 270 juta penduduk Indonesia<sup>3<\/sup>. Bahasa Indonesia juga merupakan salah satu bahasa resmi ASEAN dan bahasa kerja di beberapa organisasi internasional, seperti PBB, UNESCO, dan OPEC<sup>3<\/sup>. Bahasa Indonesia juga menjadi bahasa pengantar di sekolah-sekolah, perguruan tinggi, media massa, dan lembaga pemerintahan<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Bahasa Indonesia saat ini terus berkembang dan menyerap kosakata dari berbagai sumber, baik dalam maupun luar negeri<sup>3<\/sup>. Beberapa kosakata baru yang masuk ke dalam bahasa Indonesia adalah <strong>internet<\/strong>, <strong>komputer<\/strong>, <strong>virus<\/strong>, <strong>globalisasi<\/strong>, <strong>demokrasi<\/strong>, dan <strong>korupsi<\/strong><sup>3<\/sup>. Bahasa Indonesia juga memiliki berbagai ragam dan dialek, yang mencerminkan kekayaan dan keragaman budaya bangsa Indonesia<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<ol>\n<li>Yanuar, Fahmi Amin. &#8220;Sejarah Bahasa Indonesia.&#8221; Academia.edu. Diakses dari https:\/\/www.academia.edu\/15924825\/<\/li>\n<li>&#8220;Makalah Sejarah Bahasa Indonesia.&#8221; Academia.edu. Diakses dari https:\/\/www.academia.edu\/41200400\/<\/li>\n<li>&#8220;Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia (Presentasi PowerPoint).&#8221; Academia.edu. Diakses dari https:\/\/www.academia.edu\/5539312\/<\/li>\n<li>&#8220;Sejarah dan Perkembangan Bahasa Indonesia.&#8221; Academia.edu. Diakses dari https:\/\/www.academia.edu\/36014097\/<\/li>\n<\/ol>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa ini memiliki sejarah yang panjang dan menarik,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-6876","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6876","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6876"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6876\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44460,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6876\/revisions\/44460"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}