{"id":7762,"date":"2023-09-29T13:11:42","date_gmt":"2023-09-29T13:11:42","guid":{"rendered":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/?p=7762"},"modified":"2024-12-27T13:53:25","modified_gmt":"2024-12-27T06:53:25","slug":"hari-batik-nasional-sejarah-makna-dan-perayaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/hari-batik-nasional-sejarah-makna-dan-perayaan.html","title":{"rendered":"Hari Batik Nasional: Sejarah, Makna, dan Perayaan"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/hari-batik-nasional-sejarah-makna-dan-perayaan.html\/#Sejarah_Hari_Batik_Nasional\" >Sejarah Hari Batik Nasional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/hari-batik-nasional-sejarah-makna-dan-perayaan.html\/#Makna_Hari_Batik_Nasional\" >Makna Hari Batik Nasional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/hari-batik-nasional-sejarah-makna-dan-perayaan.html\/#Perayaan_Hari_Batik_Nasional\" >Perayaan Hari Batik Nasional<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<div class=\"content\" tabindex=\"0\">\n<div class=\"ac-container ac-adaptiveCard\">\n<div class=\"ac-textBlock\">\n<p>Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Hari ini ditetapkan untuk menghormati dan melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada tahun 2009<sup>1<\/sup><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Hari_Batik_Nasional\"><\/span>Sejarah Hari Batik Nasional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Hari Batik Nasional berawal dari pengajuan batik Indonesia untuk mendapatkan status Intangible Cultural Heritage (ICH) melalui kantor UNESCO di Jakarta oleh kantor Menko Kesejahteraan Rakyat mewakili pemerintah dan komunitas batik Indonesia, pada 4 September 2008<sup>2<\/sup> Pengajuan ini didasarkan pada sejarah, nilai, dan keunikan batik sebagai salah satu bentuk seni dan budaya yang telah berkembang sejak zaman kerajaan Majapahit hingga kini<sup>3<\/sup><\/p>\n<p>Pada 9 Januari 2009, pengajuan batik untuk Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi UNESCO diterima secara resmi. Batik dikukuhkan pada sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Nonbendawi yang diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi pada 2 Oktober 2009. Pada sidang tersebut, batik resmi terdaftar sebagai Warisan Kemanusiaan Karya Agung Budaya Lisan dan Nonbendawi di UNESCO. Sebelumnya, UNESCO juga sudah mengakui keris dan wayang sebagai warisan budaya yang sama<sup>4<\/sup><\/p>\n<p>Momen penetapan tersebut diinisiasi oleh Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjadikan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Ketentuan ini dimuat dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 33 Tahun 2009 tentang Hari Batik Nasional yang dikeluarkan pada 17 November 2009. Melalui Keppres tersebut, Kementerian Dalam Negeri kemudian menerbitkan Surat Edaran Nomor 003.3\/10132\/SJ tentang Pemakaian Baju Batik dalam rangka Hari Batik Nasional. Melalui surat tersebut, Kemendagri mengimbau seluruh pegawai di pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten untuk mengenakan batik setiap Hari Batik Nasional.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Makna_Hari_Batik_Nasional\"><\/span>Makna Hari Batik Nasional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Hari Batik Nasional memiliki makna penting bagi bangsa Indonesia, khususnya para pelaku industri batik dan masyarakat pencinta batik. Hari ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai warisan budaya sendiri, sekaligus mempromosikan batik ke dunia internasional sebagai produk khas Indonesia yang memiliki nilai seni dan budaya tinggi.<\/p>\n<p>Hari Batik Nasional juga menjadi ajang untuk melestarikan dan mengembangkan batik sebagai salah satu identitas nasional yang harus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda. Dengan mengenakan batik, masyarakat Indonesia dapat menunjukkan rasa bangga dan cinta tanah air, serta menghargai keragaman motif, warna, dan makna batik yang mencerminkan kekayaan budaya daerah di Indonesia.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perayaan_Hari_Batik_Nasional\"><\/span>Perayaan Hari Batik Nasional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perayaan Hari Batik Nasional biasanya dilakukan dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengapresiasi dan mengedukasi masyarakat tentang batik. Beberapa kegiatan yang sering dilakukan antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengenakan baju batik sebagai bentuk partisipasi dalam memperingati hari ini. Banyak instansi pemerintah, swasta, sekolah, universitas, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum yang turut serta dalam kegiatan ini.<\/li>\n<li>Mengadakan pameran, festival, lomba, atau bazar batik yang menampilkan berbagai jenis batik dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan dan mempromosikan batik kepada masyarakat luas, sekaligus memberikan apresiasi kepada para pengrajin batik yang telah melestarikan dan mengembangkan batik.<\/li>\n<li>Mengadakan workshop, seminar, diskusi, atau pelatihan tentang batik yang membahas tentang sejarah, teknik, motif, warna, makna, dan perkembangan batik. Kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mengedukasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang batik, sekaligus memberikan inspirasi dan motivasi kepada para pelaku industri batik untuk terus berkarya dan berinovasi.<\/li>\n<li>Mengadakan kegiatan sosial yang berkaitan dengan batik, seperti memberikan bantuan atau donasi kepada para pengrajin batik yang membutuhkan, mengajak anak-anak atau remaja untuk belajar membuat batik, atau mengadakan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar sentra-sentra produksi batik. Kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<div class=\"ac-horizontal-separator\" aria-hidden=\"true\">Sumber:<br \/>\n(1) Hari Batik Nasional 2 Oktober 2023. https:\/\/www.detik.com\/jatim\/budaya\/d-6956252\/hari-batik-nasional-2-oktober-2023.<br \/>\n(2) Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober dan Maknanya bagi Indonesia. https:\/\/www.liputan6.com\/hot\/read\/5410420\/sejarah-hari-batik-nasional-2-oktober-dan-maknanya-bagi-indonesia.<br \/>\n(3) Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober 2023 dan Maknanya &#8211; detikcom. https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6955777\/sejarah-hari-batik-nasional-2-oktober-2023-dan-maknanya.<br \/>\n(4) Hari Batik Nasional &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Hari ini ditetapkan untuk menghormati dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[85],"tags":[],"class_list":["post-7762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7762"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43136,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7762\/revisions\/43136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/an-nur.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}